Rafael Espinoza tetap akan mempertahankan gelar juara dunia kelas bulu WBO pada 31 Oktober, tetapi lawan yang harus di hadapinya berubah mendadak, Lorenzo Parra penantang wajib asal Venezuela yang semula di jadwalkan bertarung dengan nya batal tampill, sebagai ganti nya Ricardo Blandon dari Nikaragua mendapat kesempatan menantang sang juara di Kingdom Arena Riyadh Arab Saudi.
Pergantian tersebut telah di konfirmasi Presiden WBO Gustavo Olivieri, Blandon yang menempati peringkat ke-15 dalam daftar penantang WBO akan masuk ke kartu pertandingan Canelo Alvarez melawan Christian Mbilli yang bertajuk Mexico vs The World dan disiarkan langsung oleh DAZN.
Perubahan lawan ini berarti persiapan Espinoza harus di sesuaikan dalam waktu singkat, dia masih tak terkalahkan 28 kemenangan dengan 24 kemenangan KO.
Parra terpaksa mundur setelah ada laporan mengenai kendala dalam pemeriksaan medis, WBO tidak memberikan rincian mengenai masalah itu, Blandon tanpa pikir panjang siap perang walaupun waktu nya singkat.
Sang juara mengaku menerima perubahan tersebut sudah bagian dari resiko yang selalu ada dalam tinju, Espinoza memahami bahwa lawan pengganti juga akan datang dengan motivasi besar, Blandon yang memiliki rekor 21 kemenangan dan 6 kekalahan dengan 14 KO, memang belum memiliki reputasi sebesar Parra di level dunia, tapi kesempatan merebut gelar juara dunia tentu bisa membuat nya tampil dengan ambisi tinggi.
Sudah banyak lawan pengganti dadakan malah memberikan kejutan besar dari dulu, yang paling terbaru adalah Sergio Mendoza masuk setelah Collazo mundur karena cidera melawan Ricardo Sandoval, hasil nya mengerikan, sang juara di pukul jatuh 2 kali sebelum di akhiri pada ronde ke 5 dan membawa pulang 2 sabuk sekaligus.
Saat ini Espinoza mengatakan siap menghadapi siapa pun yang berada di hadapan nya, dia juga menyadari bahwa Blandon akan berusaha memanfaatkan nya untuk mengubah perjalanan karir nya.
Olivieri kemudian menjelaskan bahwa perubahan tersebut di lakukan setelah WBO menerima pemberitahuan resmi dari Canelo Promotions, Middle East Professional Boxing Commission, otoritas yang bertanggung jawab atas regulasi pertandingan di Riyadh memutuskan tidak mengizinkan Parra tampil menghadapi Espinoza.
Keputusan itu kata Olivieri, di dasarkan pada aturan, regulasi dan kebijakan komisi tersebut, WBO menyatakan menghormati kewenangan badan setempat dalam menentukan siapa yang boleh bertanding.
Setelah Parra di pastikan tidak bisa tampil, Canelo Promotions mengajukan permohonan agar Blandon di tetapkan sebagai pengganti, WBO akhir nya menyetujui permintaan itu dengan mempertimbangkan waktu penyelenggaraan yang sudah dekat, terbatas nya kesempatan mencari petinju pengganti yang memenuhi syarat serta kepentingan juara, promotor, penyelenggara dan penggemar tinju.
Meski pertandingan tetap berjalan, perubahan lawan ini mungkin akan mengurangi daya tarik duel Espinoza bagi sebagian penggemar sebab Blandon belum banyak teruji menghadapi petinju papan atas dunia, dari segi nama dan rekam jejak, kedua nya menawarkan tantangan yang berbeda bagi sang juara.
Di luar perubahan pada partai Espinoza, acara Canelo melawan Mbilli juga tengah menghadapi sedikit masalah karena situasi keamanan di kawasan, ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman memicu desakan dari sejumlah pihak agar acara itu di tunda atau di pindahkan ke lokasi lain.
Tetapi Turki Alalshikh sudah mengonfirmasi lewat unggahan di X, bahwa Canelo akan tetap berangkat apapun yang terjadi dan tidak takut sama sekali dengan kekacauan di sana, di dukung lagi oleh Presiden WBC Mauricio Sulaiaman juga sudah menyiapkan tiket untuk berangkat menyaksikan langsung duel ini.
Dengan jadwal yang semakin dekat, Espinoza kini harus bersiap menghadapi Blandon sementara penyelenggara tetap berupaya memastikan seluruh rangkaian pertandingan di Riyadh berjalan sesuai rencana.








