Headline

1 Tahun Lebih Menepi, Vergil Ortiz Akhirnya Hadapi Thurman

Ortiz kembli ke ring melawan Thurman

Vergil Ortiz Jr harus menunggu hingga penghujung 2026 untuk kembali bertanding, setelah lama tak mendapat lawan yang cocok akhirnya di jadwalkan menghadapi Keith Thurman pada 5 Desember dalam duel 12 ronde yang akan di siarkan DAZN melalui pay-per-view (PPV).

Sebelum nama Thurman muncul, rencana Ortiz untuk naik ring dia di gembar gemborkan dengan Jaron Ennis, tapi duel yang di nantikan tak kunjung terwujud, waktu terus berjalan tanpa kepastian sang mantan juara dunia siap menjadi lawan yang di pilih untuk mengisi jadwal.

Jeda panjang ini membuat aktivitas Ortiz patut di perhatikan, sepanjang 2025 dia hanya bertarung dua kali, duel kali ini akan menjadi penampilan pertama nya itu pun masih baru berlangsung pada Desember, berarti melewati lebih dari setahun tanpa bertanding.

Padahal, Ortiz sedang berada dalam masa terbaik untuk membangun karie nya, dia memiliki rekor tanpa cacat 24 kemenangan, 22 di antara nya melalui KO, pertarungan terakhir nya pada November 2025 berakhir dengan kemenangan cepat atas Erickson Lubin yang di hentikan nya dalam 2 ronde, sebelumnya dia juga melewati ujian berat melawan Israil Madrimov dan Serhii Bohachuk.

Setelah lama menunggu kesempatan bertanding, Ortiz mendapatkan lawan yang punya nama besar, tetapi kondisi Thurman menimbulkan pertanyaan tersendiri mengenai seberapa bagus duel ini nanti nya.

Thurman berusia 37 tahun, pada Maret lalu dia kalah dari Sebastian Fundora dalam pertarungan yang memperlihatkan berat nya tantangan menghadapi petinju aktif di level atas, sekarang justru mempertemukan nya dengan Ortiz petinju ganas yang memiliki pukulan keras.

Ada pula perubahan kelas, Thurman membangun karir nya di kelas welter 147 pound, sedangkan duel melawan Ortiz di jadwalkan berlangsung di kelas menengah 160 pound, nama nya memang punya nilai jual, dulu pernah mengalahkan Shawn Porter dan Danny Garcia, 2 kemenangan itu menjadikan nya sebagai salah satu petinju elite kelas welter pada masa itu, namun pencapaian nya terjadi kurang lebih 10 tahun yang lalu, tidak bisa di setarakan dengan kemampuan nya menghadapi juara WBC interim sekarang.

Oscar De La Hoya selaku promotor Ortiz, turut memberikan komentar tentang Thurman yang menyebut nya cerdik dan pengalaman pernah menghadapi petinju terbaik di masa lalu.

Terhambat nya karir Ortiz juga tak lepas dari perselisihan dengan De La Hoya terkait masalah hukum, walaupun akhirnya mereka berdamai tetap melanjutkan kerja sama sampai sekarang.

Thurman juga tak kalah lihai jika urusan kata kata, itu sudah menjadi ciri khas nya sewaktu masih aktif di kela Welter, yang paling terkenal dia menyindir Manny Pacquiao pukulan nya seperti T-rex, di dalam ring memang bertahan sampai 12 ronde tetapi sempat di jatuhkan dan hanya kalah angka tipis sekaligus kehilangan gelar WBA nya.

Pertarungan Ortiz melawan Thurman akan menjadi partai pendamping duel David Benavidez vs Michal Cieslak untuk unifikasi gelar kelas penjelajah, dia berkata kembali dengan pembalasan dendam, akan membawa pertarungan panas penuh aksi melawan singa muda.

Daya tarik acara mulai di pertanyakan oleh para penggemar, Benavidez melawan Cieslak juga di ulik dari keseimbangan pertarungan, walaupun petinju berpengalaman, tetapi dia pernah kalah dari Lawrence Okolie dan Ilunga Makabu. 

Tapi kita tidak bisa menyalahkan Benavidez seolah olah memilih lawan kacangan, ini adalah perintah resmi dari bandan tinju karena Cieslak pemegang gelar Interim, setelah urusan ini selesai petinju berjuluk Mexican Monster itu sudah menyusun rencana duel besar melawan Jai Opetaia tahun depan.

Duel melawan Thurman ini setidaknya membuka jalan Ortiz untuk kembali bertanding setelah rencana melawan Ennis hanya berkutat di media sosial, kubu mereka sudah sangat siap naik ring, ending nya tetap sama tak ada jalan untuk kesepakatan sampai juara dunia WBA dan WBO itu akan bertarung untuk unifikasi IBF yang di pegang oleh Josh Kelly.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top