Denzel Bentley punya alasan pribadi untuk ikut bicara polemik Hamzah Sheeraz dan Janibek Alimkhanuly yang terus di bahas atas keputusan organisasi yang menunjuk nya sebagai lawan, dia merasa pernah berada di sisi yang di rugikan oleh keputusan badan tinju tanpa mendapatkan gelombang perhatian sebesar yang kini di terima sang juara WBO tersebut.
Waktu itu ketika dia berjuang mendapatkan status juara setelah masalah Janibek mencuat, banyak orang hanya berani mengeluh di belakang, sekarang saat nama Sheeraz ikut terseret media ramai, platform tinju ikut bersuara dan semua orang seakan baru menemukan masalah yang sama.
Bentley pun mempertanyakan hal itu secara terbuka karena perjalanan nya untuk mengangkat sabuk tidak berlangsung dengan cara yang tiba tiba dapat pengumuman langsung bertarung.
Setelah lama menunggu kesempatan dia harus melewati jalur gelar interim sebelum kemudian memperoleh status juara, pada April 2026 Bentley mengalahkan Endry Saavedra untuk merebut sabuk interim WBO kelas menengah.
Ada bagian dari perjalanan yang membuat nya kecewa, kala itu semesti nya mendapatkan perhatian lebih besar dari publik dan media tinju, Bentley mengatakan banyak orang sebenar nya mengetahui bahwa ada sesuatu yang tidak beres bahkan mendatangi nya secara pribadi dan mengakui bahwa situasi nya memang mengecewakan.
Tetapi saat Bentley berharap orang orang itu menyuarakan nya dengan terbuka hampir tidak ada yang melakukan nya, inilah yang sampai sekarang masih mengganjal di dalam hati nya.
Ketika diri nya berada dalam posisi terjepit tidak banyak platform besar yang menjadikan persoalan itu sebagai topik utama, sekarang saat Sheeraz menghadapi persoalan terkait Janibek respons nya membludak.
Nama Sheeraz memang memiliki daya tarik besar di pasar tinju Inggris, setiap perkembangan yang menyangkut karir nya otomatis mendapatkan perhatian luas, Bentley tidak menyalahkan karena memperjuangkan kepentingan nya.
Rasa jijik Bentley adalah perbedaan energi yang di tunjukkan publik, menurut nya perhatian tidak seharus nya bergantung pada seberapa besar nama seorang petinju.
Ketika ada nama besar bisa menghasilkan perhatian, perdebatan bahkan klik sedangkan petinju yang masih membangun nama harus menghadapi masalah sendirian, itulah standar ganda yang sebenar nya sedang di soroti Bentley.
“Mereka sudah melakukan hal seperti ini sejak dulu, saya bisa menyebutkan daftar petarung yang gagal tes obat tetapi tetap bertanding, gagal tes tetapi masih mempertahankan gelar atau bahkan mendapatkan kesempatan perebutan gelar meski tidak masuk peringkat, apa pun itu memang begitulah dunia yang kita jalani, saya sendiri pernah mengalami nya, jadi sekarang saya sudah tidak peduli, “Ya sudah, persetan, saya tahu seperti apa kalian, jadi untuk apa saya peduli?”
Walau kecewa, Bentley tidak sedang mencari simpati juga tidak ingin orang menganggap komentar nya sebagai usaha untuk mendapatkan gelar dunia tanpa memenangkan nya di atas ring.
Dia sadar bahwa bila terlalu banyak berbicara orang bisa dengan mudah menuduh nya sedang mencari keuntungan dari kontroversi dan hanya berharap pertarungan yang melibatkan nya waktu itu bisa mendapatkan perlakuan yang lebih adil.
Saat ini Bentley belum ada jadwal bertarung setelah kabar terbaru nya menjadi free agent, tapi dia mengatakan tetap berlatih di gym untuk mempersiapkan bila ada kesempatan datang.
Baca juga:
#DenzelBentley #HamzahSheeraz #JanibekAlimkhanuly









