Di tengah tarik ulur drama duel Joshua vs Fury yang terus di bicarakan, ada 1 komentar dari heavyweight Inggris Johnny Fisher.
Fisher di tanya mengenai perkembangan pertarungan yang sudah lama di nanti itu dalam wawancara nya bersama Seconds Out, dia menilai masih sulit mengetahui apa yang sebenar nya sedang terjadi di balik semua nya tapi punya satu dugaan kuat soal kenapa pembicaraan masih berjalan alot.
Dia melihat ada kemungkinan kubu Joshua dan Eddie Hearn sedang berusaha mendapatkan bayaran yang lebih besar.
“Saya pikir sekarang Eddie dan AJ pasti meminta lebih banyak uang, mereka bilang pertarungan itu tidak jadi dan akan di gelar di Amerika, sekarang semua nya akan bolak-balik lagi, ketika mereka mulai saling menyerang dan berteriak terkadang itu pertanda bagus karena pertarungan nya semakin dekat, tapi di lain waktu itu tidak berarti apa-apa.”
Sebelum itu Fury menyerang sangat pedas kepada Joshua dan Hearn menuding pihak lawan nya terlalu mengejar uang, sedangkan dia sendiri mengaku siap bertarung di mana saja.
Fisher sendiri tidak terlalu jauh masuk ke dalam konflik tersebut, selama kedua pihak masih terus membicarakan pertarungan, berarti laga ini tetap mempunyai nilai besar, tetapi sampai sekarang tidak ada kepastian apakah semua pembicaraan itu akan berujung pada tanggal di tetapkan.
“Kita semua masih dalam kegelapan dan masih terus membicarakan nya, jadi pertarungan ini pasti masih sangat bernilai, sekarang kita lihat saja bagaimana semua nya berjalan,” lanjut Fisher.
Tak lama di minta memilih siapa yang bakal menang bila Joshua dan Fury bertemu, Fisher tidak membutuhkan waktu lama untuk menentukan pilihan nya lebih menjagokan mantan juara kelas berat WBC.
Dia juga mengingatkan bahwa Joshua tetap memiliki senjata mematikan, Fisher menunjuk kekuatan pukulan nya sebagai alasan kenapa tidak berani berkata Fury pasti menang KO.
Dari pengalaman joshua ketika menghadapi bahaya juga sudah menunjukkan bahwa sang mantan juara dunia masih mampu menemukan pukulan yang mengubah jalan nya pertandingan, contoh nya duel terakhir nya melawan Kristian Prenga di pukul jatuh di awal lalu bangkit menghajar sampai terbaring di atas tali.
Pendek kata Fisher melihat Fury sebagai favorit, tapi bukan Joshua tidak punya peluang menang karena di kelas berat sedikit saja hilang fokus sudah pasti akan berakhir.
Di luar bahasan itu Fisher bercerita perpindahan nya dari Matchroom ke Zuffa Boxing, dia mengatakan punya kenangan luar biasa dengan promotor Eddie Hearn dan mengaku senang terbang ke New York melakukan kegiatan di fanatics convention juga hadir di Dublin menyaksikan langsung duel Aaron McKenna vs Etinosa Oliha.
Dalam persiapan melawan Michael Pirotton pada September mendatang Fisher memberikan perbedaan, di Zuffa Boxing menurut nya tidak ada beda panjang satu pertarungan selesai 6 menit kemudian laga lain di mulai.
Di Mathcroom juga produksi luar biasa, dia mengatakan tidak punya alasan untuk mengkritik bagaimana mereka menjalankan nya.
Baca juga:
#JohnnyFisher #AnthonyJoshua #TysonFury









