Headline

“Kamu Bukan Pelatih Tapi Badut!” Pelatih Rolly dan Teofimo Sr Saling Serang

Pelatih Rolly dan Teofimo saling serang

Perseteruan Rolando Rolly Romero dan Teofimo Lopez ternyata bukan satu satu nya yang memanaskan konferensi pers terakhir, menjelang pertarungan mereka di Las Vegas, kamera beralih kepada dua sosok di sudut ring.

Pelatih Rolly Ismael Salas terlibat adu mulut dengan Teofimo Lopez Sr setelah pembicaraan mengenai persiapan kedua petinju mulai melebar, suasana yang awal nya masih terkendali berubah menjadi saling serang ketika mereka mulai mempertanyakan kapasitas masing masing.

Salas sebelumnya di tanya soal pernyataan nya bahwa pertarungan nanti bakal menjadi pertarungan catur, dia juga mengatakan persiapan menghadapi Teofimo lebih mudah di bandingkan ketika mempersiapkan Rolly menghadapi Ryan Garcia, dia memilih tidak banyak bicara mengenai strategi yang sudah di siapkan karena semua jawaban baru akan terlihat ketika kedua petinju berada di dalam ring.

“Saya tidak suka banyak bicara, saya tidak perlu menunjukkan apa pun sekarang, kami melakukan pekerjaan yang sebenarnya dan kalian akan melihat nya pada Sabtu malam, apa pun yang bisa kalian katakan saya tidak mau menempatkan diri di level mereka, saya punya level sendiri, saya seorang pelatih, bukan badut, hari pertarungan adalah saat kami menunjukkan apa yang kami punya, sesederhana itu,” kata Salas.

Ucapan itu kemudian membawa pembicaraan kepada Teofimo Lopez Sr yang selama ini menjadi figur penting di sudut anak nya, ketika di tanya apakah layak di sebut sebagai pelatih, Salas balik mempertanyakan berapa banyak juara yang pernah di buat nya, balasan dari ayah mantan juara WBO itu kemudian mengingatkan bahwa diri nya pernah mendapatkan penghargaan Trainer of the Year pada 2020.

Salas tidak terkejut, perdebatan pun berubah menjadi serangan pribadi, Teofimo Sr menilai Salas adalah pihak yang lebih dulu menyebut orang lain sebagai badut dan Salas membalas bahwa justru dia yang memulai persoalan tersebut.

Tak lama kemudian Teofimo Sr mengucapkan kata yang membuat suasana semakin panas dengan menyuruh Salas kembali ke Kuba, dia tak diam justru menjadikan asal usul nya menjadi bagian dari pembelaan.

“Saya sangat bangga menjadi orang Kuba, saya tidak pernah menyembunyikan bahwa terlahir dari sana, tapi saya sudah membuat 25 juara dunia sepanjang hidup saya, bukan hanya petinju Kuba, jadi jangan bicara seolah-olah Anda tidak tahu, saya bekerja keras dan tahu apa yang akan saya lakukan,” balas Salas.

Perdebatan kemudian semakin tak terkendali, kedua nya saling memotong pembicaraan sementara orang orang di sekitar mereka berusaha menjaga situasi agar tidak berkembang menjadi keributan fisik.

Di tengah panas nya pertikaian tersebut Teofimo Sr tetap menunjukkan sang anak akan menang bahkan menyatakan Rolly tidak akan mampu menyentuh Teofimo di setiap ronde.

Salas sendiri juga yakin sama anak asuh nya, dia menilai hasil pertarungan nanti akan membuktikan siapa yang benar dan siapa yang hanya banyak bicara sebelum bel berbunyi.

Perang kata kata antara kubu ini akan di buktikan pada 22 Agustus, sebelum Rolly dan Teofimo bertarung para pelatih mereka sudah lebih dulu menjalani pertarungan sendiri di atas panggung.

#TeofimoLopez #RolandoRomero

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top