Perseteruan lama antara Ryan Garcia dan Devin Haney memanas lagi, tetapi kali ini pemicu nya bukan langsung dari mulut mereka berdua.
Jack Catterall tiba tiba masuk ke tengah rivalitas tersebut setelah petinju Inggris itu secara terbuka membela Haney dan kembali menyinggung kontroversi pada 2024 berubah menjadi no contest.
Garcia tidak tinggal diam, dia langsung membalas Catterall dengan kata keras, menjelaskan versi mengenai kasus doping yang membuat nya mendapat hukuman, sebelum kemudian menyerang balik petinju Inggris tersebut, perang kata-kata itu berkembang menjadi tantangan pertarungan.
Catterall membuka persoalan dengan sebuah unggahan di media sosial pribadi nya yang menunjukkan rasa hormatnya kepada Haney, dia menyebut sebagai petinju sejati dan menilai kekalahan dari Garcia tidak mengubah pandangan nya terhadap kemampuan sang juara dunia WBO.
Catterall bahkan mengaitkan kekalahan itu dengan kasus zat terlarang yang menyeret Garcia setelah pertarungan mereka, dia juga menilai pertarungan melawan Haney layak di wujudkan karena kedua nya berada di bawah platform DAZN sehingga pihak penyiar seharus nya ikut mendorong duel ini.
“Saya menghormati Devin Haney, dia orang sejati dan dia hanya kalah dari penipu obat-obatan, jadi dia tak terkalahkan di mata saya, saya terjun ke tinju untuk menantang diri saya melawan yang terbaik, DAZN seharus nya secara aktif mendorong pertarungan ini karena kami berdua berada di platform yang sama.”
Kata tentang penipu obat-obatan itulah yang kemudian membuat Garcia langsung bereaksi dengan buka suara soal kasus yang terus menghantui nya.
Garcia kemudian memberikan penjelasan mengenai kasus yang membuatbnya menjalani hukuman setelah pertarungan melawan Haney, dia tidak merasa memperoleh keuntungan dari sesuatu yang dibtemukan dalam sistem nya dan mengatakan kondisi fisik nya saat bertarung juga tidak memungkinkan mendapatkan manfaat seperti yang di tuduhkan.
Juara WBC itu juga menjelaskan mengapa diri nya memilih tidak melanjutkan proses pembelaan terhadap kasus tersebut.
“Saya tidak melanjutkan kasus Anda karena mereka bilang apa pun yang terjadi, Anda pasti akan didenda dan diskors. Jadi saya memutuskan untuk tidak memperebutkan kasus itu dan menjalani hukuman saya. Saya tidak pernah mengonsumsi apa pun dan saya entah diserang atau terkontaminasi.”
Pernyataan itu menjadi respons langsung terhadap sindiran Catterall, kasus yang di maksud berkaitan dengan temuan ostarine, zat terlarang yang menjadi persoalan besar setelah pertarungan Garcia-Haney.
Hasil pertarungan yang sebelumnya di menangkan Garcia akhir nya berubah menjadi no contest, sementara Garcia kemudian menjalani masa hukuman.
Garcia mungkin berharap penjelasan nya bisa mengakhiri persoalan yang terjadi malah sebalik nya, Catterall kembali membalas dan kali ini serangan nya tidak hanya berkutat pada kontroversi doping,ndia menyindir posisi Garcia sebagai salah satu bintang terbesar dalam olahraga dan membandingkan perjalanan karir kedua nya juga mengatakan diri nya harus bekerja jauh lebih keras untuk mendapatkan kesempatan besar.
“Mungkin kamu menganggap nya tidak relevan Ryan Garcia, tapi kamu sudah di beri hadiah pertandingan gelar dunia setelah kalah dari Rolly karena kamu adalah bintang TikTok, aku harus meraih segalanya dengan cara sulit, tidak ada yang disajikan di piring seperti kamu, kamu si cacat kecil.
Serangan itu merujuk pada perjalanan Garcia setelah kekalahan nya dari Rolando Rolly Romero, sedangkan Catterall jelas merasa harus menempuh jalan yang lebih panjang untuk mendapatkan pertarungan besar dan dia tetap menjadi perhatian meskipun mengalami kekalahan.
Di bagian lain balasan nya, Catterall menaikkan tensi dengan menawarkan jalan keluar yang pada Garcia, dia menantang untuk bertarung dengan nya jika nanti berhasil memenangkan pertarungan nya melawan Conor Benn.
“Kalau kamu menang dalam pertarunganmu, datanglah bertarung denganku selanjutnya, kamu cacing kecil.”
Catterall bahkan menyertakan emoji jarum suntik dalam tantangan itu membuat sindiran nya terhadap kontroversi ostarine Garcia menjadi semakin terang.
Dengan begitu, percakapan yang awalnya hanya berkaitan dengan Devin Haney berubah menjadi potensi pertarungan baru Jack Catterall vs Ryan Garcia.
Catterall memang tengah memburu pertarungan besar di kelas welterweight, sebelum nya dia sudah di sandingkan dengan Haney sebagai salah satu opsi besar tapi hilang tak ada kabar.
Garcia sendiri juga bukan nama asing bagi Catterall. Namanya pernah muncul sebagai salah satu lawan potensial Catterall, meskipun pada saat itu terdapat opsi lain yang sedang di pertimbangkan.
Perang komentar yang terjadi sekarang memiliki latar belakang, Catterall bukan hanya mencari keributan di media sosial tapi sedang mencari pertarungan besar, dan Garciandengan popularitas nya yang sangat tinggi, jelas merupakan salah satu nama paling bernilai yang bisa berada di seberang nya.
Ini bisa saja berhenti sebagai perseteruan media sosial, tetapi bila Garcia mempertahankan gelar dan Catterall masih berada di jalur yang sama, pertengkaran mereka sudah memiliki satu tujuan yang sangat jelas.
Baca juga:
#JackCatterall #RyanGarcia #DevinHaney









