Headline

Duel Unifikasi Bergetar! Navarrete vs O’Shaquie Foster Akhirnya Terwujud Pada 24 Oktober?

Duel unifikasi Navarrete lawan Foster teradi 24 oktober mendatang

Pertarungan unifikasi kelas junior ringan antara Emanuel Navarrete dan O’Shaquie Foster akhir nya mendapatkan tanggal dan lokasi.

Kedua juara dunia tersebut di jadwalkan bertemu pada 24 Oktober di Alamodome, San Antonio dalam duel 130 pound yang mempertemukan sabuk dari kubu Navarrete dan Foster.

Informasi mengenai pertarungan ini di sampaikan Chris Mannix ketika menjadi bagian dari siaran langsung laga Claressa Shields vs Kaye Scott di DAZN yang di kutip oleh The Ring lewat unggahan nya di media sosial X.

unggahan Ring Magazine duel Navarrete melawan Foster
Sumber: Ring Magazine Via X

Duel ini menjadi kesempatan bagi Navarrete untuk kembali mempertaruhkan status nya sebagai salah satu penguasa kelas junior ringan, saat ini memiliki rekor 40-2-1 dengan 33 kemenangan KO dan merupakan juara dunia IBF serta WBO.

Foster hadir dengan rekor 25-3 dan 12 KO, petinju asal Houston itu memegang sabuk WBC dan akan berusaha menambah gelar dunia lain nya ke dalam koleksi nya.

Meski pertarungan ini di sebut sebagai duel unifikasi, belum tentu seluruh sabuk yang saat ini di miliki Navarrete akan ikut di perebutkan, sebab WBO sebelum nya telah memerintahkan Navarrete untuk menghadapi penantang wajib nya Charly Suarez.

Kondisi tersebut membuat Navarrete berpotensi harus mengosongkan sabuk WBO apabila memilih melanjutkan pertarungan melawan Foster.

Pernyataan Resmi Presiden WBO.

Perkembangan terbaru datang langsung dari Presiden WBO Gustavo Olivieri, melalui pernyataan resm inya, Olivieri mengungkap bahwa pihak Navarrete telah memberi tahu WBO mengenai tercapainya kesepakatan dengan O’Shaquie Foster untuk menggelar pertarungan unifikasi.

pernyataan resmi presiden WBO tentang duel unifikasi Navarrete vs Foster
Sumber: Gustavo Olivieri Via X

Tim Navarrete juga menyampaikan keinginan nya untuk tetap mempertahankan sabuk WBO kelas junior ringan sebagai bagian dari pertarungan tersebut, namun eputusan mengenai hal tersebut berada di tangan organisasi.

Olivieri menjelaskan bahwa pertarungan Navarrete-Foster merupakan salah satu duel paling signifikan dan menarik yang dapat di buat di kelas 130 pound tetapi seluruh argumen dan posisi pihak pihak yang berkepentingan tetap harus di tinjau sesuai aturan.

Persoalan tersebut kini telah di teruskan kepada WBO Championship Committee untuk di pertimbangkan dan di tentukan berdasarkan prosedur yang berlaku di badan tinju.

Selain kesepakatan kedua petinju untuk bertarung, WBO harus menentukan bagaimana status gelar milik Navarrete akan di perlakukan dalam duel unifikasi.

Navarrete terakhir kali naik ring pada Februari, dalam pertarungan dia menghadapi Eduardo Nunez dan akhir nya menyelesaikan pertandingan pada ronde ke-11 lewat penghentian.

Hasil ini membuat petinju berusia 31 tahun itu berhasil menyatukan sabuk IBF dan WBO, setelah menjadi pemegang dua gelar, Navarrete akan menghadapi tantangan berbeda karena lawan nya juga datang sebagai seorang juara dunia.

Foster baru saja menyelesaikan duel pada Mei ketika berhadapan dengan Raymond Ford, pertarungan berlangsung selama 12 ronde dan berakhir dengan keputusan mayoritas.

Kemenangan atas Ford menjadi modal untuk Foster sebelum menghadapi Navarrete.

Alamodome di San Antonio di pilih sebagai lokasi duel yang mempertemukan dua juara, bila seluruh rencana berjalan sesuai kesepakatan, 24 Oktober akan menjadi tanggal ketika Navarrete dan Foster menyelesaikan perebutan supremasi kelas junior ringan di atas ring.

Keberadaan perintah wajib WBO kepada Navarrete membuat status sabuk yang di pertaruhkan masih menjadi salah satu hal penting untuk di pantau ke depan nya.

#EmanuelNavarrete #O’shaquieFoster #WBC #IBF

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top