Headline

Baru Sekali Kalah, Oleksandr Gvozdyk Malah Dibuang Zuffa Boxing

Zuffa putus kontrak Gvozdyk

Nasib Oleksandr Gvozdyk semakin tidak menentu, mantan juara dunia kelas berat ringan harus menerima kenyataan bahwa perjalanan singkat nya bersama Zuffa Boxing telah berakhir.

Situasi ini semakin pahit, perpisahan itu terjadi setelah hanya satu pertarungan dan satu kekalahan, Gvozdyk menjalani debut nya bersama Zuffa pada Februari ketika menghadapi Radivoje Kalajdzic.

Pertarungan tersebut awal nya dipandang sebagai duel berimbang antara dua petinju veteran yang masih ingin membuktikan diri, Gvozdyk bahkan terlihat berada di jalur kemenangan.

Petinju Ukraina itu menjatuhkan Kalajdzic sebanyak dua kali dan membangun keunggulan angka yang cukup besar, namun semua nya berubah pada ronde ke 7.

Kalajdzic berhasil menjatuhkan Gvozdyk, tidak lama kemudian dia kembali terjatuh untuk kedua kali nya dan pertarungan akhirnya dihentikan ketika dia masih berada dalam posisi berdiri, kekalahan itu menjadi pukulan berat bagi petinju yang pernah berada di puncak.

Jauh sebelum mengalami nasib seperti sekarang, Gvozdyk merupakan salah satu nama paling berbahaya di kelas 175 pound, pada 2018 dia merebut gelar WBC dengan menghentikan Adonis Stevenson pada ronde ke-11, kemenangan itu mengakhiri masa pemerintahan panjang Stevenson sebagai juara dunia.

Pertarungan itu sendiri meninggalkan konsekuensi serius bagi Stevenson yang mengalami cidera otak setelah menerima kekalahan, Gvozdyk kemudian mempertahankan sabuk WBC sebelum menghadapi Artur Beterbiev pada 2019.

Beterbiev menghentikan nya pada ronde ke-10 dan memberikan kekalahan pertama dalam karir profesional Gvozdyk, setelah itu dia kembali ke ring dan masih mampu mencatat kemenangan, pada 2024 dia harus mengakui keunggulan David Benavidez melalui keputusan mutlak.

Ketika mendapatkan kesempatan bersama Zuffa, Gvozdyk tentu berharap pertarungan melawan Kalajdzic bisa menjadi awal dari perjalanan baru, yang terjadi justru mengecewakan.

Gvozdyk mengungkapkan bahwa Zuffa memutus kontrak nya saat kekalahan, setelah pertarungan melawan Kalajdzic selesai, situasi nya terasa normal, dia beristirahat dan kemudian mulai kembali berlatih sesuai rencana untuk mempersiapkan pertandingan berikut nya, dia memperkirakan mulai mempersiapkan diri sekitar Mei.

Sebelum rencana itu berjalan lebih jauh kabar buruk datang, bulan April Gvozdyk di beritahu bahwa diri nya menerima email mengenai pemutusan kontrak dengan Zuffa.

Gvozdyk juga memahami bahwa promotor memang memiliki hak untuk mengakhiri kontrak setelah seorang petinju mengalami kekalahan tetapi dari sudut pandang sang mantan juara dunia, keputusan itu tetap menjadi pukulan yang berat di terima terutama setelah dia merasa pertarungan nya melawan Kalajdzic berjalan bagus dan mendapatkan banyak respons positif.

Kalajdzic sendiri tetap berada dalam rencana Zuffa dan sudah mendapatkan pertandingan berikut nya, dia di jadwalkan menghadapi Craig Richards pada 26 September.

Gvozdyk kini berusia 39 tahun, pada tahap ini mengenai masa depan nya menjadi semakin sulit di jawab, sang mantan juara masih memiliki pengalaman dan nama besar tetapi kekalahan dari Kalajdzic serta berakhir nya kontrak membuat masa depan nya berada dalam tanda tanya.

Bisa saja Gvozdyk mencari promotor baru dan mencoba sekali lagi tapi tidak menutup kemungkinan pula bahwa situasi ini menjadi salah satu pertanda bahwa karir profesional nya sudah mendekati garis akhir dan dia bukan satu satu nya petinju yang mengalami nasib serupa, Zuffa juga mengakhiri kerja sama nya dengan Robert Meriwether setelah kalah dari Tony Hirsch Jr pada April.

#Oleksandrgvozdyk #ZuffaBoxing #DanaWhite

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top