Headline

Gassiev Keberatan WBA Siapkan Gelar Super untuk Fury-Joshua

Gassiev keberatan atas rencan Fury vs Joshua

Sampai saat ini WBA belum memberikan klarifikasi resmi tentang kabar melibatkan kejuaraan super kosong yang akan diberikan kepada duel Fury vs Joshua.

Ketidakjelasan tersebut mulai memancing keberatan dari Murat Gassiev, saat ini dia berstatus sebagai pemegang sabuk WBA kelas berat, sehingga muncul nya rencana Fury dan Joshua bertarung untuk gelar super membuat posisi nya ikut di pertanyakan.

Gassiev menyampaikan nya melalui akun Instagram pribadi mengatakan bahwa dia maupun tim nya tidak pernah di mintai pendapat sebelum kabar mengenai rencana itu.

Sumber: Murat Gassiev via Instagram

Menurut Gassiev status seorang juara seharus nya di tentukan melalui pertarungan di atas ring, bukan hanya melalui keputusan administratif atau pengumuman di luar ring, dia juga bilang tidak menolak harus menghadapi Fury maupun Joshua secara langsung.

Gassiev bahkan menyatakan kesiapan nya melawan siapa pun, baik dalam waktu dekat maupun ketika waktu nya ditentukan kemudian, menghadapi Fury atau Joshua bukanlah sesuatu yang perlu di perdebatkan, yang di permasalahkan nya justru proses penentuan status gelar tersebut, dia tidak menerima jika masa depan gelar nya di tentukan hanya di atas kertas atau lewat pengumuman.

“Tidak ada yang bertanya kepada saya atau tim saya mengenai apa pun sebelum keputusan ini dibuat, saya mempertahankan gelar ini di atas ring, bukan melalui siaran pers, saya siap melawan siapa pun – Fury, Joshua, siapa pun – besok, bulan depan, kapan pun waktu nya cocok itu u tidak pernah menjadi persoalan, saya tidak akan menerima situasi ketika masa depan seorang juara di tentukan di atas kertas bukan di dalam ring.. tulis Gassiev di Instagram.”

Keberatan Gassiev kemudian di bawa lebih jauh oleh tim nya, perwakilan sang petinju telah mengajukan keberatan resmi kepada WBA dan meminta memberikan penjelasan mengenai rencana menghidupkan kembali sabuk super kelas berat.

John Wirt co-promotor sekaligus penasihat hukum Gassiev menilai jika gelar WBA super memang akan di perebutkan, maka Gassiev seharus nya menjadi bagian dari proses tersebut.

Wirt berpendapat bahwa Gassiev merupakan juara yang saat ini di akui WBA, sementara Fury dan Joshua tidak sedang memegang gelar dunia, kedua nya tidak semesti nya langsung mendapatkan kesempatan memperebutkan status super champion dengan melewati sang juara bertahan.

Ada pula masalah lain yang mereka soroti, Fury saat ini berada di peringkat dua WBA, sedangkan Joshua menempati posisi ketiga, di antara kedua nya dengan Gassiev terdapat Jarrell Miller yang berada di peringkat nomor satu, tim nya mempertanyakan dasar keputusan jika mereka nantinya langsung mendapatkan pertarungan untuk gelar super tanpa melalui Miller maupun Gassiev.

WBA pun secara resmi di minta untuk memberikan kepastian apakah laporan tersebut benar atau tidak, bila memang ada keputusan untuk menggelar Fury vs Joshua sebagai perebutan gelar super, tim Gassiev meminta badan tinju menjelaskan dasar aturan yang di gunakan.

Mereka juga menegaskan bahwa Gassiev setidaknya harus diberi kesempatan untuk menyampaikan keberatan nya dan mendapatkan peluang bertarung demi status juara super sebelum gelar tersebut di berikan kepada petinju lain.

Bagaimana Posisi Gassiev di WBA?

Ini tidak bisa di lepaskan dari perjalanan sabuk WBA kelas berat yang saat ini berada di tangan Gassiev, merebut gelar yang kita tahu sebagai sabuk regular ketika menghentikan Kubrat Pulev di Dubai pada Desember tahun lalu.

Tak lama situasi berubah setelah Oleksandr Usyk melepaskan gelar gelar dunia yang di miliki nya pada Juni, dengan kondisi in dia menjadi satu-satu nya petinju yang memegang sabuk kelas berat WBA.

Kemudian Gassiev mempertahankan gelar nya menghadapi Peter Kadiru pada Juli yang awalnya di jadwalkan melawan Tony Yoka tapi mundur karena cidera.

Sampai laporan ini dibuat, tim Gassiev mengatakan mereka masih menunggu penjelasan dari WBA, sementara itu Fury vs Joshua tetap menjadi duel yang di jadwalkan berlangsung pada 11 Desember di Cardiff dan belum ada keputusan resmi yang mengonfirmasi secara resmi bahwa sabuk super akan di pertaruhkan walaupun mantan juara WBC itu mengatakan akan ada gelar yang di maksud saat wawancara dengan iFL TV.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top