Zuffa Boxing 10 di 3Arena menghasilkan sejumlah penyelesaian cepat dari beberapa kemenangan yang terjadi di luar partai utama, Stephen McKenna mencuri perhatian paling besar.
Kakak dari juara dunia IBF kelas menengah Aaron McKenna ini hanya membutuhkan sekitar 65 detik untuk menghentikan Owen O’Neill, kemenangan itu semakin memperkuat reputasi nya sebagai salah satu petinju yang mampu menghadirkan pertarungan singkat tetapi spektakuler di awal perjalanan promotor anyar pimpinan Dana White.
O’Neill bahkan belum sempat membangun ritme ketika Stephen mulai melepaskan tekanan, petinju asal Belfast itu terus di hujani pukulan sejak bel di tabuh, The Hitman bergerak agresif dan tidak membiarkan lawan nya mendapatkan mengembangkan serangan.
Dua hook kiri kemudian membuat O’Neill terlihat kehilangan sempoyongan, dalam situasi tersebut O’Neill berusaha merunduk untuk menghindari serangan berikut nya malah membuka jalan bagi pukulan penentu.
Begitu kepala O’Neill kembali terangkat Stevie melepaskan sebuah straight right yang menghantam dengan sangat kerasb dia langsung terlempar ke kanvas di depan sudut ring nya.
Melihat kondisi tersebut, tim O’Neill segera meminta pertandingan di hentikan, wasit pun mengakhiri laga dan memberikan kemenangan TKO, ini memiliki arti khusus karena Stephen sekarang memegang dua catatan kemenangan tercepat dalam sejarah Zuffa Boxing.
Sebelum nya mencatat kemenangan hanya dalam 64 detik atas Casey James Streeter pada Zuffa Boxing 07 di Bournemouth, kini kemenangan atas O’Neill dalam sekitar 65 detik menempati posisi berikut nya.
Dengan kata lain, dua penyelesaian tercepat yang pernah terjadi di Zuffa Boxing sejauh ini berasal dari petinju yang sama, Stephen memiliki rekor 17-1-(16 KO), 1 kekalahan nya terjadi saat melawan Lee Cutler pada 2024 lewat majoriti decision.
2. Sam Hickey menyusul dengan KO keras.
Pada laga lain nya, Sam Hickey juga memberikan pertunjukan yang tidak kalah mengesankan ketika menghadapi Brad Axe.
Axe sebenar nya mampu menyulitkan Hickey pada dua ronde awal, memasuki ronde ke 3 Hickey mulai mengubah jalan nya pertandingan, kombinasi lima pukulan yang di akhiri dengan beberapa serangan tangan kanan membuat lawan nya jatuh ke kanvas menjelang akhir ronde.
Sejak saat itu Hickey semakin tak terbendung, dia mampu mengontrol pertarungan pada ronde berikut nya dan terus menekan Axe.
Peluang besar kembali muncul pada penghujung ronde ke 6 ketika Hickey melepaskan rentetan pukulan keras, Axe masih mampu bertahan hingga bel berbunyi.
Pada ronde ke 7 Hickey akhir nya mendapatkan penyelesaian, straight kanan yang di lepaskan dengan penuh tenaga menghantam Axe dan membuat nya terkapar tak sadarkan diri.
Yang kemudian mendapat perhatian bukan hanya KO itu, Hickey segera meminta penonton untuk menghentikan perayaan berlebihan ketika tim medis masuk memberikan pertolongan, setelah Axe mulai sadar dan mampu duduk dia mendekati untuk memastikan kondisi lawan nya, kemenangan spektakuler itu membawa rekor nya nenjadi 6-0 dengan 3 kemenangan KO.
3. Patrick O’Connor juga menang sebelum ronde kedua.
Kemenangan cepat lain nya datang dari Patrick “The Punisher” O’Connor dalam duel kelas penjelajah melawan Juan Manuel Moriel.
O’Connor langsung bekerja sejak awal dan tidak memberikan kesempatan kepada petinju asal Spanyol itu untuk merasa tenang, serangan nya tidak hanya di arahkan ke kepala tapi juga mengincar tubuh Moriel membuat nya kesulitan membalas.
Sepanjang tiga menit pertama, O’Connor terus mengendalikan pertarungan dengan serangan yang lebih aktif, ketika ronde pertama berakhir kondisi Moriel terlihat sudah cukup berat, kemudian tidak keluar dari sudut nya untuk memulai ronde kedua, sang wasit menghentikan pertandingan dan O’Connor di nyatakan menang TKO ronde pertama.
Hasil tersebut membuat rekor O’Connor berubah 4-0 dengan seluruh kemenangan nya berakhir melalui KO atau TKO.
4. Connor Coyle harus melewati 10 ronde.
Tidak semua pertandingan berakhir cepat, Connor Coyle harus bertarung selama 10 ronde untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan nya ketika berhadapan dengan Mark Beuke.
Coyle mengawali pertandingan dengan lebih tajam tetapi Beuke mulai meningkatkan tekanan pada ronde ketiga, sejak saat itu kedua nya terlibat dalam pertarungan yang berlangsung ketat dari ronde ke ronde.
Beberapa ronde bahkan susah di pisahkan karena mereka sama-sama mampu mencuri momentum, pada akhir nya pukulan yang dinilai lebih telak dan efektif membuat Coyle mendapatkan keputusan juri.
Tiga juri memberikan skor 98-93, 98-92, dan 97-93 untuk Coyle, kemenangan ini membuat petinju asal Derry itu mempertahankan rekor sempurna nya menjadi 23-0 dengan 10 KO, angka yang di berikan juri terlihat lebih lebar di bandingkan jalan nya pertandingan yang berlangsung kompetitif.
5. Louis Greene menang lewat tekanan konstan.
Sementara itu Louis The Medway Mauler Greene meraih kemenangan atas Daniel Buciuc dalam pertarungan enam ronde.
Buciuc sempat terlihat santai pada awal pertandingan dengan memanfaatkan jab untuk menjaga agar tidak kecolongan, Greene kemudian mengubah gaya nya dengan terus maju dan memaksa lawan bertarung dalam jarak dekat.
Tekanan Greene mulai menggabungkan pukulan ke kepala dan body, memasuki ronde ke 4 pukulan keras ke tubuh dism susul hook ke kepala membuat Buciuc sempat berada dalam posisi gelisah.
Greene kemudian berusaha mencari penyelesaian sebelum bel tetapi Buciuc mampu bertahan hingga pertarungan berakhir, para juri akhir nya memberikan kemenangan kepada Greene dengan skor 59-55, hasil ini membawa rekor nya menjadi 19-4 dengan 12 KO, sementara Buciuc turun menjadi 16-3 dengan enam kemenangan KO.
Baca juga:
#StephenMcKenna #ZuffaBoxing10









