Dublin menjadi panggung Zuffa Boxing bagi sejumlah pertarungan dalam rangkaian undecard sebelum McKenna vs Oliha perang perebutan gelar IBF, kali ini dua nama asal Irlandia, Callum Walsh dan Joe Ward sama sama berhasil mengamankan kemenangan melalui keputusan juri meski mereka harus melewati pertarungan yang cukup menguras tenaga.
Walsh tampil dalam pertarungan kelas menengah 10 ronde menghadapi mantan juara Eropa Tyler Denny dan Ward kembali beraksi setelah hampir dua tahun tidak bertanding dan menghadapi Artjom Kasparian dalam duel kelas berat ringan.
1. Callum Walsh harus bangkit setelah jatuh di ronde pertama.
Callum Walsh menghadapi ujian serius sejak awal ketika Tyler Denny berhasil memberikan kejutan pada ronde pertama, dia sebenar nya memulai laga dengan baik, jab dan kombinasi pukulan nya mengendalikan pertarungan, tak lama momentum berubah ketika Denny membalas dengan serangkaian serangan.
Tekanan Denny membuat Walsh berada dalam posisi bertahan, dia terus menerima pukulan hingga akhir nya berlutut dan wasit memberikan hitungan, dia pun harus memulai perjuangan nya dari posisi tertinggal.
Ronde ke 2 kembali berlangsung dengan intensitas tinggi, lagi lagi Walsh kewalahan terlihat menyentuh kanvas setelah terkena pukulan Denny tetapi wasit tidak menganggap nya sebagai knockdown.
Beberapa saat kemudian, situasi berbalik, Denny terlalu agresif ketika masuk ke jarak pukul dan Walsh menemukan peluang untuk melepaskan hook kiri keras, pukulan itu membuat nya jatuh dan menghasilkan knockdown yang di sahkan wasit.
Setelah dua ronde pembuka yang penuh kejutan, Walsh mulai menemukan kendali atas pertandingan.
Keunggulan kecepatan nya mampu melepaskan pukulan lebih banyak dan lebih akurat, kemudian menggunakan pergerakan untuk menghindari sebagian besar serangan Denny.
Denny tetap berusaha memaksa pertarungan berlangsung tidak jauh dari jangkauan tetapi Walsh semakin sering memenangkan pertukaran pukulan.
Pertarungan kembali di warnai insiden pada ronde ke 8, wasit memberikan pengurangan poin kepada kedua petinju, Walsh di hukum karena terlalu sering melakukan clinch sedangkan Denny mendapat pengurangan poin karena memukul bagian belakang kepala.
Tidak lama setelah itu, benturan kepala yang tidak di sengaja membuat Walsh mengalami luka di atas mata kiri nya, kondisi ini membuat Denny meningkatkan tekanan, pada ronde kesembilan dia tampil lebih aktif dan memberikan salah satu perlawanan terbaik nya sepanjang pertarungan.
Walsh tak tak tinggal diam dan mampu bertahan hingga ronde terakhir, mereka mengerahkan tenaga yang tersisa untuk mencari penyelesaian sebelum bel berbunyi, tetapi tidak ada yang mampu menghasilkan serangan yang cukup untuk mengakhiri pertandingan.
Ketiga juri akhir nya memberikan kemenangan kepada Walsh dengan skor 98-91, 98-91, dan 96-90.
Walsh pun mencatat kemenangan profesional ke-17 dan mempertahankan rekor tidak terkalahkan nya, rekor nya kini menjadi 17-0-(11 KO), ini yang ke 2 kali nya dia menang angka sebelum nya melawan Carlos Ocampo di Zuffa Boxing 1, sementara Denny mengalami kekalahan ke 5 dalam karir profesional memiliki catatan 21-5-3.
2. Joe Ward kembali setelah 659 hari dan harus melewati pertarungan berat.
Joe Ward menghadapi tantangan berbeda ketika kembali ke ring setelah absen selama 659 hari, petinju Irlandia berjuluk Mighty itu berhadapan dengan Artjom Kasparian yang sebelum nya belum pernah kalah.
Duel kelas berat ringan ini berlangsung selama 10 ronde dan Ward harus melewati periode berat sebelum akhir nya membalikkan keadaan.
Kasparian bertarung lebih efektif pada bagian awal pertandingan, kedua nya langsung terlibat pertukaran pukulan di tengah ring sejak ronde pertama, tetapi kemampuan nya dalam mengatur jarak membuat nya lebih unggul dalam beberapa ronde pembuka.
Ward kemudian mengubah taktik dia yang bergaya southpaw dengan jangkauan yang baik berusaha menjaga Kasparian tetap berada di luar jarak serang sambil memanfaatkan jab panjang nya.
Masalah Ward muncul pada ronde ke 4, setelah pertarungan berjalan dengan tempo tinggi tenaga nya mulai terkuras, pukulan nya tidak lagi di lepaskan dengan kecepatan dan tenaga yang sama seperti sebelum nya.
Kasparian memanfaatkan situasi itu dengan meningkatkan tekanan, dia membombardir Ward dengan kombinasi pukulan ketika lawan nya mulai terlihat kelelahan.
Memasuki ronde ke 6 Ward mulai bangkir, straight left yang di susul uppercut kiri memperoleh keunggulan di kartu juri, dia membuat Kasparian terjatuh pada penghujung ronde, akan tetapi setelah melihat tayangan kejadian itu wasit menilai jatuh nya Kasparian terjadi akibat dorongan sehingga tidak di hitung dengan sah.
Momentum Ward tetap berlanjut, di ronde ke 7 dia kembali tampil lebih aktif, kondisi fisik Kasparian juga mulai menunjukkan tanda tanda penurunan, puncak nya terjadi pada ronde ke 8 ketika dia menerobos hingga membuat Kasparian terdorong melewati tali ring, sekali lagi wasit tidak memberikan hitungan knockdown karena menilai jatuh nya Kasparian bukan akibat pukulan.
Dua ronde terakhir menjadi pertarungan perebutan momentum, mereka ingin mengakhiri laga dengan serangan keras tetapi Ward terlihat lebih efektif dalam menghasilkan pukulan pada detik detik akhir.
Setelah 10 ronde, kemenangan akhir nya di berikan kepada Ward melalui keputusan mutlak, ketiga juri memberikan skor 97-93, 97-93, dan 96-94 untuk Ward.
Kemenangan ini membawa rekor Ward menjadi 13-1 dengan 8 kemenangan KO sedangkan Kasparian hasil ini menjadi kekalahan pertama nya.
Walsh dan Ward mendapatkan hasil berbeda dalam pertandingan masing masing, tetapi mereka memiliki satu kesamaan kemenangan yang menguras stamina.
#CallumWalsh #JoeWard #ZuffaBoxing10









