Hampir 3 tahun tidak bertarung bukan waktu yang sebentar bagi seorang petinju profesional hanya untuk menunggu kesempatan bertanding, itulah yang terjadi pada Meiirim Nursultanov.
Petinju Kazakhstan berusia 33 tahun tersebut terakhir kali naik ring pada 17 November 2023, saat itu Nursultanov mengalahkan Julio Alamos melalui keputusan angka mutlak dalam pertarungan 12 ronde di Tashkent Uzbekistan.
Kali ini dia bukan petinju yang sedang bangkit setelah mengalami kekalahan, Nursultanov justru masih tidak terkalahkan dengan rekor 20-0, 11 KO, kemenangan terakhir nya juga membawa nya ke posisi teratas dalam peringkat WBC dan membuka jalan menuju pertarungan perebutan gelar dunia, tetapi kesempatan yang ditunggu tidak kunjung datang.
Setelah mengalahkan Alamos, Nursultanov bertahan dalam antrean WBC sambil menunggu pertarungan melawan Carlos Adames yang ketika itu memegang gelar dunia kelas menengah.
WBC memang kemudian memerintahkan Adames menghadapi Nursultanov sebagai mandatory challenger, batas waktu negosiasi kedua kubu di perpanjang dan purse bid yang sebelum nya dijadwalkan di batalkan karena pembicaraan mengenai pertarungan dianggap masih berjalan, namun pertarungan itu tetap tidak terwujud.
Nursultanov akhirnya harus melewati tahun demi tahun tanpa pertandingan resmi, pada Agustus 2026, Nursultanov sendiri mengungkap bahwa selama masa itu terus menunggu pertarungan melawan Adames, saking putus asa di ingin meninggalkan tinju tapi dukungan dari saudara-saudara membuat nya tetap bertahan.
Selain itu visa Amerika Serikat yang juga menjadi hambatan dalam perjalanan menuju pertarungan besar, awal 2026, federasi tinju profesional Kazakhstan menyebut masalah visa AS yang membuat nya sulit mendapatkan kesempatan bertanding di Amerika.
Masa vakum Nursultanov tidak hanya cerita seorang petinju yang tidak mendapatkan lawan tapi terjebak dalam situasi di mana dia sudah berada di posisi penantang tetapi pertarungan yang dinanti tidak kunjung terlaksana.
Setelah menunggu begitu lama untuk mendapatkan kesempatan melawan Adames, Nursultanov harus melewati satu pertandingan lagi melawan Jesus Ramos Jr yang akan bertemu pada Sabtu 19 September di Pechanga Arena San Diego dalam perebutan gelar interim WBC kelas menengah menjadi partai tambahan Isaac Cruz vs Nestor Bravo.
WBC telah menetapkan bahwa pemenang Ramos vs Nursultanov akan menjadi mandatory challenger berikut nya, dengan keputusan mereka akan mendapatkan jalur resmi menuju pertarungan gelar dunia kelas menengah melawan Adames.
Penantian panjang Nursultanov akhirnya kembali mengarah ke tempat yang sudah lama di inginkan tapi harus melewati jalan terjal, Ramos berusia 25 tahun memiliki rekor 24-1 dengan 19 kemenangan KO merebut gelar WBC interim setelah mengalahkan Shane Mosley Jr melalui keputusan angka pada Desember 2025 menjadi pendamping Erislandy Lara vs Gonzlaez.
Sekarang dia harus menghadapi petinju yang tidak pernah kalah tetapi baru kembali bertanding setelah hampir tiga tahun, saat bersama dengan The Ring, Ramos mengatakan sulit bagi seorang petinju untuk langsung kembali ke ring setelah duduk selama tiga tahun.
Nursultanov sendiri tidak merasa masa vakum itu jadi penghalang apalagi tanda kelemahan, saat konferensi pers dia mengatakan bahwa sudah mempersiapkan diri selama tiga tahun.
“Saya sudah mempersiapkan diri dan menunggu kesempatan ini selama bertahun-tahun. Saya tidak peduli dengan masa vakum, saya siap..saya akan menunjukkan apa arti sekolah tinju Kazakhstan, saya dan tim bekerja sangat baik bersama-sama dan kami memiliki rencana yang akan kami jalankan.”
Inilah kesempatan Nursultanov untuk membuktikan bahwa tiga tahun tanpa bertanding tidak sia sia dan akan membawa pulang gelar sementara sebelum menggapai cita-cita yang sudah lama di impikan nya.









