Keinginan Turki Alalsikh untuk menghadirkan pertarungan besar di kelas berat masih harus melewati satu orang yang sudah bersedia menunggu, kali ini nama Frank Sanchez berada di tengah rencana yang melibatkan juara dunia IBF Filip Hrgovic dan mantan juara kickboxing Rico Verhoeven.
Hrgovic menjadi juara dunia IBF setelah menghentikan Moses Itauma pada ronde ke 9 dalam pertarungan perebutan gelar yang lowong di London 29 Agustus lalu, kemenangan itu membuat petinju Kroasia memiliki kewajiban menghadapi Sanchez yang sebelum nya sudah berada di posisi mandatory challenger.
Kabar nya Hrgovic tidak langsung menunjukkan keinginan untuk menjalankan kewajiban nya masih mau menjalani pertarungan unifikasi melawan juara dunia lain nya, dia mengatakan Sanchez bisa kembali menunggu dan menerima pembayaran step-aside lagi.
“Frank Sanchez akan menunggu, dia akan mendapatkan step-aside lagi, akan menghasilkan uang tanpa bertarung dan semua orang senang,” kata Hrgovic seperti dikutip The Ring.
Sekarang muncul nama Rico Verhoeven dalam kemungkinan tersebut, Turki Alalshikh memiliki daftar pertarungan besar yang ingin di buatnya dalam waktu dekat salah satu nya adalah Hrgovic vs mantan juara kickboxing itu.
Duel ini berada dalam satu daftar bersama sejumlah pertandingan besar lain seperti Tyson Fury vs Anthony Joshua, Jai Opetaia vs David Benavidez, Shakur Stevenson vs Devin Haney, Naoya Inoue vs Jesse Rodriguez dll.
Ini penting untuk membedakan antara wishlist dan kesepakatan, sampai saat ini Hrgovic vs Verhoeven belum di laporkan pertarungan yang sudah resmi dibuat, tidak ada kepastian mengenai tanggal maupun kesepakatan final antara kedua kubu, nama mereka untuk saat ini masihbbagian dari rencana pertarungan yang ingin di wujudkan Turki.
Akan tetapi bila ingin di realisasikan dalam waktu dekat maka Frank Sanchez tidak bisa begitu saja dilewati, dia sebelumnya sudah menerima pembayaran untuk melakukan step-aside sehingga Hrgovic bisa menghadapi Itauma dalam perebutan gelar IBF yang lowong.
Kesepakatan itu membuat Sanchez melewatkan kesempatan bertarung memperebutkan sabuk tapi di janjikan akan melawan pemenang nya, dan tetap berada di jalur menuju perebutan gelar.
Dengan situasi tersebut, Hrgovic vs Verhoeven sebelum menghadapi Sanchez membutuhkan penyelesaian baru, secara teori, salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah kembali melakukan negosiasi dengan kubu petinju Kuba agar bersedia menunggu, tetapi belum ada informasi bahwa mereka telah menerima negosiasi kedua atau tawaran tersebut sudah diajukan.
Apakah Sanchez Akan Menjual Kesempatan Keduanya???
Sanchez saat ini ada dalam situasi yang berbeda dibandingkan ketika dia pertama kali menerima pembayaran step-aside, saat itu memberikan jalan agar pertarungan Itauma vs Hrgovic bisa berlangsung dimana IBF sebelum nya memerintahkan nya untuk perebutan gelar kosong melawan petinju Inggris 21 tahun itu, berhubung sudah lebih dulu ada jadwal, maka uang berbicara yang ending nya dia bersantai ria dompet lumayan tebal.
Sekarang bila datang tawaran uang yang sangat besar untuk kembali menunggu, Sanchez harus memilih antara keuntungan finansial dalam waktu dekat atau mempertahankan kesempatan bertarung memperebutkan gelar dunia, yang perlu di catat bukan soal menunggu beberapa bulan lagi tapi dia sudah berusia 34 tahun, setiap periode panjang tanpa bertarung tentu mengurangi waktu yang tersisa dalam karir nya dan juga tidak memiliki jaminan bahwa setelah kembali bersabar situasi akan tetap sama.
Hrgovic bisa mengalami perubahan rencana, bisa muncul pertarungan unifikasi lain atau cidera bisa mengubah jadwal, yang paling mengkhawatirkan satu hasil pertandingan saja dapat mengubah peta kelas berat secara keseluruhan.
Memang menerima uang kedua bisa memberikan keuntungan finansial yang besar tetapi pada saat yang sama Sanchez kembali mempertaruhkan kesempatan untuk menjadi juara dunia.
Menurut penulis, di sinilah keputusan terbesar Frank Sanchez berada, kalau tawaran kedua datang dengan angka yang sangat besar, tentu berat mengatakan bahwa dia tidak punya alasan untuk mempertimbangkan nya, mendapatkan uang dalam jumlah besar tanpa harus menjalani pertarungan beresiko sudah pasti banyak petinju lain menginginkan nya.
Andai saja dia kembali menerima uang dan memberi jalan kepada Hrgovic untuk menghadapi Verhoeven, yang harus di korbankan adalah berapa lama lagi dia harus menunggu untuk mendapatkan kesempatan menjadi juara dunia?
Uang bisa kembali di peroleh dalam pertarungan berikut nya tetapi waktu dalam karir tidak bisa di beli kembali, mungkin inilah pertarungan yang paling penting bahkan sebelum dia naik ke atas ring, harus memilih antara cek besar tanpa bertanding atau mempertahankan jalan nya menuju sabuk IBF.









