Headline

Usai Hajar Benn, Ryan Garcia Hampir Ribut Dengan Teofimo Lopez

Usai hajar Benn, Garcia hampir ribut dengan Lopez

Tak lama setelah Ryan Garcia menghentikan Conor Benn dalam 2 ronde, malam besar nya di T-Mobile Arena Las Vegas langsung diwarnai drama baru, wawancara usai laga dia sudah hampir terlibat tawuran dengan Teofimo Lopez yang berada di sekitar ring.

Lopez datang menyaksikan pertarungan tersebut setelah sebelum nya merebut gelar WBA kelas welter dari Romero, begitu Garcia mulai memanggil nama nya, Lopez berusaha mendekati ring tetapi security segera mencegah nya masuk.

Situasi memanas karena Garcia juga terlihat terpancing, dia hendak bergerak ke arah luar ring namun orang orang yang berada di dalam ring termasuk ayah nya langsung menghadang sehingga pertemuan kedua nya tidak sampai menjadi keributan fisik.

Garcia kemudian mengeluarkan tantangan pada Lopez dengan nada yang tidak kalah keras.

“Kalau dia mau menggunakan cara gila, saya juga bisa melakukan nya, saya siap. Ayo lakukan, saya ingin unifikasi, itulah langkah yang tepat, ini pertarungan besar, dia juga orang yang menghibur dan akan menjadi pembangunan pertarungan yang luar biasa, dia petarung yang bagus ayo kita lakukan.”

Target tersebut sebenar nya bukan kejutan, Garcia sebelum nya sudah mengisyaratkan keinginan nya menghadapi pemenang duel Rolando Romero vs Lopez untuk memperebutkan gelar WBA, setelah dia keluar sebagai pemenang arah pembicaraan nya semakin jelas.

Garcia tetap mempertahankan gelar WBC nya setelah menghentikan Benn dengan menjatuhkan petinju Inggris itu dengan pukulan kanan sebelum melanjutkan serangan sampai wasit menghentikan pertarungan pada 1 menit 25 detik ronde kedua, tetapi Lopez bukan satu-satunya nama yang keluar dari mulut nya malam itu, Devin Haney rival lamanya yang juga hadir di arena ikut menjadi sasaran.

Dia di berikan mikrofon lalu berteriak dengan keras, Fu*k Haney…seruan singkat yang kembali membuka perseteruan mereka, tidak ada konfrontasi lanjutan yang terlihat setelah itu sehingga bagian tersebut lebih tepat dilihat sebagai call out spontan Garcia setelah kemenangan.

Haney memang punya sejarah panjang dengan Garcia, kedua nya bertarung pada April 2024, awalnya dinyatakan menang melalui majority decision, namun hasil tersebut kemudian berubah menjadi no-contest setelah Garcia dinyatakan positif ostarine dan menjalani sanksi, kini Haney memegang gelar WBO kelas welter sementara Garcia adalah juara WBC.

Dengan dua nama besar sudah disebut, Garcia kemudian mengarahkan pembicaraan pada kemungkinan pertarungan unifikasi, dia membayangkan sebuah kartu besar yang mempertemukan dirinya dengan Lopez sedangkan David Benavidez dan Jai Opetaia tampil dalam kartu yang sama yang kebetulan mereka sudah saling tantang di dalam ring usai menaklukkan Noel Mikaelian.

Menurut Garcia di wawancara resmi usai laga, jika Turki Alalshikh, Zuffa Boxing dan pihak-pihak terkait mampu membuat nya terjadi pertarungan tersebut bisa menjadi event terbesar yang bisa memecahkan rekor internet dan double feature dengan penjualan tertinggi sepanjang masa.

Di tengah semua pembicaraan mengenai calon lawan nya, ada satu cerita lain yang lebih personal, Oscar De La Hoya tidak terlihat mendampingi Garcia pada malam pertarungan, padahal dia sudah mengundang promotor nya tersebut untuk berjalan bersama nya menuju ring.

Garcia diberi tahu bahwa Oscar memiliki kursi di arena dan mengira sang mantan juara dunia akan hadir, dia membayangkan momen tersebut sesuatu yang ikonik.

“Saya pikir dia akan berada di sini, mereka memberi tahu saya bahwa dia memiliki tempat duduk, saya bahkan mengundangnya untuk berjalan keluar bersama saya, saya pikir itu akan menjadi sesuatu yang ikonik, aemua orang bertanya di mana dia berada dan kalau dia berjalan keluar bersama saya, saya pikir itu akan menjadi sangat spesial, tapi begitulah adanya itu tidak terjadi, saya di sini hanya untuk melakukan pekerjaan saya, bro, saya tidak terlalu memikirkan hal itu.”

Garcia masih terikat satu pertarungan lagi dalam kontrak nya bersama Golden Boy, sehingga hubungan dengan De La Hoya tetap menjadi bagian dari masa depan nya.

Ketidakhadiran Oscar juga jadi pertanyaan karena hubungan antara De La Hoya dan Dana White dalam beberapa bulan terakhir memang kembali memanas, dia sebelum nya menyerang Zuffa Boxing dan menuding promosi tersebut sengaja menjauhkannnya dari panggung dalam rangkaian acara Garcia-Benn.

Tetapi belum tepat menyimpulkan bahwa perseteruan dengan Dana menjadi alasan tidak hadir karena dia sendiri telah membantah laporan bahwa Oscar dilarang menghadiri pertarungan Garcia-Benn.

Garcia sendiri mengaku akan senang jika Oscar berada di sisinya pada malam ketika dia mempertahankan gelar WBC dengan kemenangan besar dan mengirim nya Benn ke rumah sakit untuk pemeriksaan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top