Sebelum pertarungan utama Ryan Garcia dan Conor Benn menjadi pusat perhatian di Las Vegas, sejumlah petinju lebih dulu mengisi ring dalam partai pendahuluan, salah satu nya adalah Sean Garcia adik kandung juara WBC berhasil melewati Abraham Morales dalam enam ronde.
Sean harus bekerja keras menghadapi tekanan Morales, petinju berusia 32 tahun itu terus maju dan berusaha memaksa Garcia bertarung, namun kecepatan tangan dan kemampuan Garcia membaca serangan membuat tekanan tersebut beberapa kali menjadi peluang bagi nya.
Momen yang di tunggu terjadi pada penghujung ronde ke 3, Sean menemukan peluang melalui pukulan counter yang tepat sasaran hingga membuat Morales terjatuh.
Pertarungan kemudian kembali berlangsung agak kasar, Sean terkena pengurangan poin pada ronde kelima dalam keputusan yang cukup keras, situasi tersebut memberikan Morales kesempatan untuk mencuri momentum dan tampil lebih baik pada ronde ini.
Sean tidak membiarkan keadaan berubah pada ronde terakhir, dia kembali menggunakan kemampuan boxing-nya untuk mengontrol jalan nya pertarungan dan akhir nya mengamankan kemenangan angka mayoritas.
Dua juri memberikan skor 58-54 untuk Sean Garcia, sementara satu juri menilai pertarungan berimbang 56-56.
2. Panin vs Linger.
Setelah itu, Vlad Panin menunjukkan perbedaan kekuatan ketika berhadapan dengan Dakota Linger dalam pertarungan kelas welter super.
Panin langsung menekan sejak bel pertama, dia mencari sasaran di tubuh Linger pada ronde pembuka dan serangan tersebut hampir menghasilkan penghentian dini karena sempat terpojok dan harus menutup diri ketika serangan rentetan pukulan datang.
Linger mampu bertahan hingga bel berbunyi, tetapi kondisi nya membuat dokter di sisi ring memberikan perhatian khusus, dokter menyatakan akan terus mengawasi kondisi nya setelah melihat keras nya akhir ronde pertama.
Tekanan Panin tidak berhenti, volume pukulan nya terus bertambah pada ronde kedua dan ketiga, sebelum dua serangan keras ke body pada ronde ke 4 kembali membuat Linger mundur menuju tali ring.
Panin kemudian memanfaatkan posisi tersebut dengan melepaskan kombinasi bertubi-tubi memaksa wasit Thomas Taylor menilai Linger sudah menerima cukup banyak pukulan dan akhir nya menghentikan pertarungan.
Panin menang TKO memperbaiki catatan kemenangan nya menjadi 25, ini juga merupakan kemenangan keduanya sejak bergabung dengan Zuffa Boxing dan KO ke 4 nya secara beruntun, usai laga dia langsung meminta tantangan yang lebih besar dari tim matchmaker untuk pertarungan berikut nya.
3. Gonzalez vs Solomon.
Abel Gonzalez juga harus melewati ujian serius sebelum mempertahankan rekor tak terkalahkan nya.
Raul Salomon membuat Gonzalez berada dalam situasi yang tidak biasa ketika sebuah pukulan kanan pendek pada penghujung ronde pertama menjatuhkan nya, itu knockdown pertama yang dialami Gonzalez sepanjang karir profesional nya.
Salomon kemudian tampil cukup meyakinkan pada ronde kedua dan terlihat mampu mempertahankan momentum, tapi keadaan berubah mulai ronde ketiga.
Gonzalez meningkatkan arah pertarungan, menambah frekuensi serangan nya dan mulai lebih konsisten menemukan sasaran empuk, dia juga memperbaiki pertahanan nya ketika terdesak hingga ke tali ring.
Pertarungan tetap berjalan ketat sampai delapan ronde selesai, tetapi peningkatan Gonzalez pada paruh kedua akhir nya membuat juri memberikan kemenangan kepada nya, ketiga juri memberikan skor 77-74, akan hasil tersebut membuat rekor nya naik menjadi 9-0.
4. Molina vs Rubio.
Salah satu prospek kelas ringan yang keluar dari panggung dengan status masih aman adalah Oswaldo Molina.
Petinju Meksiko berusia 19 tahun itu menghadapi Pablo Rubio dalam pertarungan antara dua petinju yang sebelum nya belum pernah kalah, Molina memang memiliki pengalaman pertarungan yang lebih sedikit tetapi hal itu tidak terlihat menjadi masalah selama 6 ronde.
Pergerakan Molina menjadi salah satu acuan untuk menjaga jarak dengan lebih baik, berpindah posisi secara efektifndan menghasilkan pukulan yang lebih telak ketika kedua petinju bertukar serangan.
Rubio tetap memberikan perlawanan dan tidak berada dalam kondisi terancam, tapi Molina secara bertahap mengumpulkan ronde demi ronde hingga keunggulan nya semakin jauh untuk dikejar, satu juri memberikan seluruh enam ronde kepada nya, dua juri lain memberikan lima ronde untuk sang petinju muda.
Kemenangan angka mutlak tersebut membawa Molina menjadi 10-0 sedangkan Rubio harus menerima kekalahan profesional pertama nya dan kini memiliki rekor 15-1.
Ke 4 laga ini menjadi bagian dari rangkaian pertandingan sebelum duel utama yang sudah di tunggu oleh para pecinta tinju di seluruh dunia, sebelum nya sudah hadir antara Jose Ramirez melawan Alexis Rocha yang berakhir dengan kemenangan angka dan juga Mark Magsayo vs Andres Cortes sama persis seperti mereka.









