Conor Benn akhirnya menjawab mengenai kondisi tubuh nya setelah melewati masalah berat badan yang sebentar lagi akan bertarung melawan Ryan Garcia, dari berbagai keraguan yang ada, memastikan berada dalam kondisi yang baik dan siap menjalankan tugas nya ketika bel pertandingan berbunyi.
Benn menyebut dukungan besar yang di terimanya di Amerika Serikat adalah alasan dirinya tetap berada dalam suasana hati positif, open workout dipenuhi para pendukung Inggris yang datang untuk menyaksikan langsung persiapan nya.
“Saya merasa baik man, dengar..bagaimana mungkin saya berada dalam suasana hati yang tidak baik ketika saya melihat orang-orang di sini memberikan dukungan kepada saya? ini adalah pengingat terus-menerus mengenai alasan saya melakukan semua ini,”.
Sebelum nya Ryan Garcia menjadikan masalah berat badan Benn itu bahan serangan psikologis, dia menilai Benn terlalu banyak membicarakan kesulitan mencapai 147 pound dan bahkan sudah memikirkan kelas 160 hingga 168 pound sebelum pertarungan mereka selesai.
Garcia juga mengatakan cry baby (cengeng) dan membandingkan dengan apa yang pernah dia alami ketika menghadapi Gervonta Davis, ketika itu harus turun hingga 136 pound dan hanya di perbolehkan naik kembali sampai 146 pound pada hari pertarungan.
Benn tidak membalas panjang lebar melalui perdebatan hanya berbicara mengenai kewajiban nya kepada para penggemar dan bagaimana da ingin memastikan bahwa pertarungan besar ini memberikan pengalaman yang tidak terlupakan.
“Saya berutang kepada publik untuk datang dan menjadi versi terbaik, tugas saya adalah menghibur publik, lihat jumlah orang yang datang luar biasa sekali, saya akan memberikan sesuatu yang sepadan dengan uang yang mereka keluarkan, tugas saya adalah menciptakan warisan dan membuat sejarah, saya ingin anak-anak yang menonton pertarungan bersama orang tua mereka, lalu ketika mereka sudah dewasa nanti menjadikan malam ini sebagai sebuah kenangan penting tentang kebersamaan, kni adalah waktu bersama keluarga”.
Sepanjang karir nya dia selalu memberikan komitmen maksimal setiap kali memasuki ring, ketika menghadapi situasi sulit sekalipun tidak akan datang untuk bertarung setengah hati.
“Sepanjang karier saya, satu-satunya hal yang selalu bisa saya jamin kepada publik adalah 110 persen, ingat seberapa jauh saya sudah melangkah, ingat betapa dalamnya saya pernah berada di dasar dan berada dalam perjuangan, saya tetap memberikan 110 persen setiap kali bertarung, tuturnya.”
Benn juga menegaskan bahwa dirinya bertarung dengan hati dan yakin para penggemar nya sudah mengetahui karakter tersebut.
Meski Benn mengatakan dia merasa baik, soal 147 pound tetap menjadi bahan guncingan, secara terbuka dia sudah membicarakan meninggalkan kelas welterweight setelah menghadapi Garcia.
Mantan promotor nya ikut mengkhawatirkan proses penurunan berat badan Benn, sekarang yang jadi inti keraguan adalah seperti apa tubu nya bisa merespons setelah berat tersebut tercapai.
Di samping itu dia tidak ingin menjadikan alasan weight cut sebelum pertarungan apalagi tentang tekanan yang sudah dia jalani selama ini.
“Tekanan adalah sebuah kehormatan, saya sudah mendapatkan tekanan sepanjang karir selama 10 tahun terakhir berada di dunia ini, sudah satu dekade saya menjalani olahraga ini,” kata Benn.
Benn kemudian menjanjikan gaya bertarung yang sama seperti biasa nya ketika berhadapan dengan Garcia, akan menghadirkan duel yang tidak membosankan apalagi setengah setengah dan akan mempertaruhkan semua nya.
Dengan jawaban ini Benn setidak nya ingin membuktikan bahwa pembicaraan mengenai sulit nya mencapai 147 pound tidak otomatis berarti kondisi nya akan buruk ketika menghadapi Garcia.
Tinggal selangkah lagi yang belum bisa dijawab lewat kata-kata, mampukah dia menghancurkan Ryan Garcia merebut gelar WBC lalu meninggalkan kelas ini dengan kehormatan.









