Christian Mbilli terang terangan menyebut Canelo sudah tua dan tidak lagi berada di level yang sama seperti beberapa tahun lalu, tapi di balik penilaian nya dia tetap mengakui bahwa sang bintang Meksiko masih menjadi lawan yang sangat berbahaya.
“Dia sudah tua sekarang tetapi dia masih sangat berbahaya, memiliki kekuatan yang sangat keras, pukulan counter yang sangat bagus dan saya pikir sekarang adalah waktu terbaik bagi saya untuk menjalani pertarungan ini kata Mbilli di face off.”
Ketika diminta menjelaskan kelemahan Canelo yang bisa dieksploitasi, Mbilli menyinggung faktor usia.
“Saya pikir mungkin sekarang kekuatan nya sedikit menurun karena usia, tapi dia masih berbahaya”
Kata nyelekit ini mendapat bantahan dari Canelo, sang mantan juara dunia 4 divisi itu sama sekali tidak merasa telah kehilangan level dan usianya tidak akan jadi kelemahan.
“Tidak, saya tidak setuju, dia akan mengetahui bahwa level ini sangat berbeda bahkan kalau saya berusia 50 tahun atau 60 tahun, dia tidak akan bisa mengalahkan saya dalam hidup ini.”
Bagi Canelo, penilaian Mbilli baru akan memiliki arti setelah kedua nya bertarung, dia tidak tertarik berdebat panjang mengenai usia, tidak peduli bagaimana keadaan nya, dia harus mengalahkan nya.
Mbilli merasa memiliki motivasi yang lebih besar karena Canelo sudah bertahun tahun berada di puncak sementara dia sedang mengejar momen terbesar dalam karir.
“Saya pikir saya lebih lapar dari nya, saya lebih lapar, datang dari bawah, dia sudah menjadi nomor satu selama mungkin sekitar 10 tahun dan saya lebih lapar,” ujar Mbilli.
Pertarungan ini memang menjadi kesempatan besar bagi Mbilli untuk membuktikan bahwa dia bukan hanya petinju yang tak terkalahkan, menghadapi Canelo berarti menguji diri melawan salah satu nama terbaik di planet ini.
Mbilli juga tidak akan mengubah karakter bertarung nya demi menghadapi Canelo, dia yang terkenal agresif dan gemar maju menekan lawan justru bisa menghasilkan pertarungan yang bisa menghibur para penggemar.
“Saya pikir gaya saya akan sangat bagus untuk para penggemar boxing, kami akan menghadirkan banyak aksi besar, kamu harus tetap fokus setiap detik, ini adalah waktu yang sempurna untuk menghadirkan pertunjukan hebat.”
Dia belum mengungkap bagaimana akan mengalahkan Canelo karena strategi pertarungan baru akan di bahas bersama tim nya setelah kamp latihan di mulai.
Canelo melihat kondisi ini untuk menunjukkan bahwa usia tidak akan membuat nya kehilangan kemampuan, dia tidak mempermasalahkan jika Mbilli menganggap nya sudah melewati masa terbaik, gaya yang dia miliki bukan sesuatu yang membuat nya khawatir.
“Dia seorang juara, itu alasan saya memilih nya karena saya ingin bertarung melawan para juara, ujar Canelo.”
Dia juga tidak keberatan menghadapi petinju yang datang menyerang, berbeda dengan William Scull yang menurut nya lebih banyak bergerak menghindari pertukaran.
“Saya menyukai gaya seperti itu dan dia juga kuat, dia tahu bahwa akan maju ke depan dan saya menyukai gaya tersebut karena akan ada banyak aksi, dengan begitu kita bisa menghasilkan pertarungan yang lebih bagus.”
Mbilli sendiri sadar bahwa satu kesalahan bisa berakibat fatal namun dia tetap yakin bisa memberikan kerusakan kepada Canelo, pesan terakhir menggunakan ungkapan khas dari daerah nya, bersiaplah badai akan datang.
Canelo tidak menunjukkan sedikit pun rasa takut, dia menjawab jangan khawatir saya akan sangat siap menghadapi apapun di depan.
Pertarungan ini tidak hanya menawarkan duel antara seorang legenda dan juara WBC tapi ada mental yang sudah di mulai sebelum kedua nya masuk ke ring, Mbilli melihat usia sebagai peluang nya, Canelo menganggap semua itu tidak akan menghalangi nya untuk kembali juara setelah semua di rampas oleh Terence Crawford.
Para penggemar jelas sudah tak sabar mereka saling tukar pukulan karena Mbilli memang sudah lama mengincar Canelo semenjak masih memegang status interim, mungkin waktu itu tidak ada yang menggubris nya, namun setelah dia angkat menjadi juara penuh saat Crawford pensiun cita-cita yang selama ini di dambakan sudah menjadi kenyataan.









