Setelah pertarungan ketat antara Errol Spence vs Tim Tszyu berakhir dengan kemenangan mutlak, ada satu momen terjadi ketika pengumuman selesai yang mungkin tidak tertangkap kamera.
Walaupun sebelum duel terjadi mereka bersitegang seakan tak ada kata akur, Tim Tszyu tetap sportif menghampiri Errol Spence Jr untuk meminta nasehat terakhir dari sang mantan juara tak lama setelah mengumumkan pensiun.
Kesempatan berbicara langsung dengan nya terlalu berharga untuk di lewatkan, jawaban yang di berikan Spence pun tidak muluk muluk namun sangat bermakna, diakui Tszyu akan selalu di ingat dalam perjalanan karir nya.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Tim Tszyu mengungkapkan bahwa memang sengaja meminta satu saran kepada Spence sebelum kedua nya berpisah.
“Saya bertanya kepadanya, apa satu nasihat yang bisa Anda berikan kepada saya?”
Spence tidak membutuhkan waktu lama untuk menjawab, kunci terbesar yang harus di pertahankan Tszyu adalah kesabaran saat bertarung.
“Dia berkata, saat kamu tidak terburu-buru masuk menyerang, kamu sangat berbahaya, saat kamu menunggu, kamu adalah counter puncher yang sangat bagus dan memiliki tangan yang sangat cepat serta reaksi yang luar biasa.”
Kata itu membekas di benak Tszyu, dan itulah yang membuat nya memenangkan pertarungan ini.
Dalam penjelasan nya, Tszyu mengaku sejak awal memang tidak ingin terbawa emosi menghadapi nama sebesar Errol Spence Jr, dia sadar bahwa terlalu bernafsu mengejar KO cepat bisa menjadi senjata makan tuan, strategi yang disusun bersama tim pelatih adalah mengutamakan pertahanan lebih dulu sebelum mulai meningkatkan serangan secara bertahap.
Selama tiga ronde awal, Tszyu lebih banyak membaca dan menangkap pukulan lalu membalas dengan serangan balik, memperlambat tempo, fokus ke pertahanan, strategi itu erbukti efektif dan mulai merasakan perubahan signifikan pada kondisi lawan nya.
Petinju Australia itu mengungkapkan bahwa sejak ronde ke 4 dia mulai merasa memiliki peluang besar untuk menghentikan Spence sebelum pertandingan berakhir, da juga memberikan penghormatan kepada Spence yang tetap mampu bertahan di bawah tekanan.
“Dia tahu bagaimana cara bangkit, tapi dalam banyak momen dia lebih banyak bertahan dan berusaha selamat.”
Tszyu menjelaskan bahwa salah satu faktor terbesar yang membuat nya mampu mengendalikan jalan nya pertandingan adalah serangan ke arah tubuh, setiap pukulan kanan lurus yang mendarat ke bagian rusuk memberikan dampak yang sangat terasa bagi Spence.
“Saya akui, pukulan ke tubuh biasa nya terasa sangat sakit kalau kita tidak melihatnya datang, biasanya lawan menyentuh kepala kita beberapa kali, lalu tiba-tiba boom, sebuah pukulan telak ke tubuh masuk, pukulan seperti itulah yang membuat Anda kehilangan tenaga seketika.”
Tszyu bisa mendengar reaksi setiap kali pukulan ke badan masuk, hanya mereka berdua yang bisa mendengar nya dan serangan tubuh milik Spence tidak terlalu efektif karena hampir semua nya sudah di pelajari selama masa persiapan.
“Kami berlatih untuk menangkap pukulan itu lalu langsung membalas, itu yang terus saya lakukan sepanjang pertarungan.”
Meski baru saja mengalahkan nama sebesar Errol Spence Jr, Tim Tszyu merasa belum puas, dia menganggap masih banyak ruang untuk berkembang terutama dalam hal melepaskan kombinasi pukulan, ada beberapa kesempatan ketika dia sebenar nya bisa meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar penyelesaian lebih cepat.
“Mengalahkan legenda seperti Errol Spence dalam salah satu pertarungan terbesar sejarah tinju Australia adalah sesuatu yang luar biasa, rasanya sampai sekarang masih belum benar-benar masuk akal.”
Di balik kemenangan besar ini sikap Tszyu terhadap Spence memperlihatkan rasa hormat yang tinggi dan tidak membanggakan dominasi nya di atas ring lebih memilih menceritakan pelajaran yang di peroleh dari lawan nya.
“Dia mengatakan sesuatu yang sangat spesial kepada saya, Alasan kamu merasakan semua ini karena ini adalah malammu, ini malam yang spesial. Ini malam milikmu. Itulah sebab nya kamu merasakan sesuatu yang berbeda.”
Tszyu juga mengaku gugup sebelum pertemuan ini karena begitu banyak yang di pertaruhkan termasuk mendengar celotehan orang bila kalah sebaik nya pensiun, tetapi ketika telah menjalani latihan keras selama 10 minggu dan mengorbankan hampir seluruh nya untuk momen seperti ini semua nya terasa sepadan.
“Jadi ya, saya memang butuh sedikit istirahat karena saya menjalani tiga pertarungan berturut-turut tanpa jeda, tetapi saya juga benar benar ingin mewujudkan beberapa pertarungan super berikut nya tutup Tszyu.”
Baca juga:
#ErrolSpencejr #TimTszyu









