2 Hari Jelang Duel, Joshua Blak-Blakan Menutup Bisnis Demi Kembali Mengejar Gelar Dunia

Joshua bongkar alasan tutup bisnis demi tinju

Hanya kurang dua hari sebelum kembali naik ring di Jeddah Arab Saudi, Anthony Joshua buka bukaan tentang urusan pribadi di luar ring, mantan juara dunia kelas berat itu tidak lagi berbicara duka kehilangan dua sahabat nya yang meninggal akibat kecelakaan saat berlibur di Nigeria tapi mengungkap yang selama ini tidak di ketahui publik.

Di balik persiapan nya menghadapi Kristian Prenga, Joshua mengaku menjalani masa yang membuat fokus nya terpecah, bukan karena cidera tapi terlalu banyak urusan di luar yang tanpa di sadari menguras perhatian dan energi nya.

Anthony Joshua mengatakan mengambil keputusan besar dengan menutup beberapa perusahaan yang selama ini dia jalankan, langkah itu di lakukan agar seluruh pikiran nya kembali tertuju pada satu tujuan menjadi juara dunia lagi.

“Saya melalui masa transisi besar dengan menutup beberapa perusahaan dan menyelaraskan kembali fokus saya. Saya ingin melakukan ini sebaik mungkin, masih ada impian yang belum tercapai karena masih punya banyak ruang untuk berkembang, tinju sudah menjadi bagian dari identitas saya.”

Motivasi Joshua saat ini tidak lagi hanya mempertahankan popularitas ataupun mengejar bayaran besar, dia ingin membuktikan kepada diri nya sendiri bahwa kemampuan nya belum habis.

Target terbesar yang masih tersisa pun belum berubah, Joshua memimpikan status sebagai juara dunia kelas berat tak terbantahkan yang memang terdengar sedikit berlebihan tetapi sebab itulah dia memilih menetapkan standar setinggi mungkin.

“Target saya adalah menjadi juara dunia tak terbantahkan, dalam perjalanan menuju ke sana saya bisa menjadi juara dunia lagi, kemudian menjadi juara dunia terpadu, lalu mendapat kesempatan bertarung untuk gelar undisputed.”

Atas kemauan kuat nya itu membuat Joshua memutuskan keluar dari inggris berlatih di kamp Oleksandr Usyk di Spanyol hanya untuk memfokuskan diri agar tidak banyak hal yang bisa mengalihkan pikiran nya, selain mencari suasana baru juga ingin belajar langsung dari orang yang merupakan petinju terbaik dunia saat ini.

Dia ingin mengetahui bagaimana Usyk berlatih, cara tim nya membangun kondisi fisik sampai mereka meningkatkan kecerdasan bertinju di dalam ring.

Selama berminggu minggu di Spanyol, latihan mereka tidak selalu diisi dengan memukul mitt, sebagian besar waktu di gunakan untuk sparring, latihan samsak, shadow boxing, latihan teknik, meningkatkan fokus dan membangun IQ bertinju, dia menyebut salah satu kelemahan nya selama ini adalah kondisi fisik yang belum maksimal.

“Salah satu masalah utama saya adalah conditioning, di sana saya belajar bahwa kondisi fisik khusus untuk tinju jauh lebih penting, sekarang saya merasa harus kembali ke frekuensi di mana ambisiku hanya tertuju pada tinju bukan banyak hal lain dan menjauh dari rumah menjadi salah satu hal yang sangat membantuku.”

Perubahan pola pikir itu membuat Joshua merasa seperti menemukan kembali semangat yang sempat hilang karena selama beberapa tahun terakhir terlalu banyak mengejar ambisi di luar ring.

Saat ini meski banyak penggemar sudah membicarakan duel besar melawan Tyson Fury, Joshua mengaku belum ingin melompat terlalu jauh, dia memang menyadari pertarungan itu bisa menjadi kenyataan apabila mampu melewati Prenga tetapi tidak ingin menganggap lawan nya mudah di taklukkan.

“Saya tahu apa yang ada di depan saya, dan itu membuat saya semakin ingin memenangkan pertarungan ini.”

Petinju Albania itu memiliki latar belakang kickboxing yang panjang namun rasa hormat itu tidak mengurangi sedikitpun semangat nya karena percaya seluruh perubahan yang telah di lakukan selama beberapa bulan terakhir akan terlihat ketika bel pertama berbunyi di Jeddah.

Ini adalah awal dari perjalanan baru menuju target yang belum berhasil dia raih walaupun semua mimpi itu memang masih jauh, tetapi Joshua merasa langkah pertama harus di mulai dari mengalahkan Kristian Prenga yang mungkin menjadi penghalang.

#AnthonyJoshua #KristianPrenga #TysonFury

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top