Headline

Richardson Hitchins vs Keyshawn Davis Sedang Negosiasi, Sparring Diungkit

Hitchins dan Davis sedang negosiasi

Di tengah kegiatan berbagi kepada anak anak Brooklyn, Richardson Hitchins membicarakan persaingan di kelas atas termasuk mengenai hubungan nya dengan Keyshawn Davis tentang sparring yang pernah mempertemukan mereka waktu masih muda.

Pertarungan resmi antara Hitchins dan Davis memang belum terwujud tetapi rencana menuju duel tersebut sudah berlangsung, kedua kubu masih bernegosiasi, sejumlah angka sudah di bicarakan bahkan tanggal pertarungan disebut telah tersedia tetapi masih ada beberapa persyaratan yang harus di selesaikan sebelum kontrak di tandatangani.

Hitchins mengatakan tidak ada permusuhan pribadi di antara mereka, cerita kemudian bergeser ke sesi latihan yang pernah menjadi bahan pergunjingan, Davis sebelum nya melihat Shakur Stevenson lebih mendukung nya ketika mereka berlatih bersama namun Hitchins  tidak menganggap itu sebagai keberpihakan.

Dia mengatakan sesi itu hanyalah hari biasa di gym, Shakur memberikan saran kepada Davis ketika melihat sesuatu yang perlu diperbaiki dan hal yang sama juga bisa di lakukan kepada nya.

Ketika host mengingatkan bahwa ada rekaman yang memperlihatkan Hitchins beberapa kali mampu menangkap Davis dengan pukulan, barulah dia memberikan sedikit ingatan nya mengenai apa yang terjadi saat itu.

“Ya…pada saat sesi sparring itu, dia masih muda dan ingin membuktikan kepada Shakur atau siapa pun yang ada di sana bahwa dia bisa mengalahkan saya, jadi hari itu saya pikir dia datang ke gym dengan sedikit lebih banyak api dan semangat tapi pada akhirnya dia tidak berhasil melakukan nya.”

Ini menambah bumbu menjelang kemungkinan pertarungan resmi walaupun Hitchins tidak mengatakan bahwa sparring menjadi alasan muncul nya permusuhan, tetapi kisah itu memberi isyarat bahwa Davis sudah pernah memiliki motivasi khusus ketika berhadapan dengan nya.

Sekarang suasana nya berbeda, mereka bukan lagi dua petarung muda yang hanya ingin bertemu di dalam gym, keduanya sudah pernah juara dunia, Hitchins memegang gelar IBF sebelum masuk ke Zuffa Boxing yang mana dia sudah melakukan debut nya melawan Ricardo Salas menang lewat angka.

Sedangkan Davis pernah mengangkat gelar WBO kelas ringan tahun 2025 sebelum naik ke 140 pound terakhir menuntaskan rematch melawan Nahir Albright di raih lewat unanimos decision.

Hitchins sendiri tidak ingin berhenti pada Davis, dia melihat kelas atas tinju sebagai generasi yang seharus nya saling menguji karena tidak ada gunanya seorang petarung terus mempertahankan status tanpa menghadapi nama terbaik yang tersedia, dia menyebut Conor Benn, Ryan Garcia, Teofimo Lopez dan Rolando Rolly Romero bagian dari kelompok petarung yang menurut nya harus saling berhadapan.

“Saya pikir setiap petarung top harus saling berhadapan sebab kita harus melihat siapa yang terbaik, kita sudah melihat apa yang dilakukan Pitbull terhadap Rolando dan kita juga melihat hasil Rolly terhadap Ryan Garcia, jadi semua orang harus saling melawan, kita tidak bisa begitu saja menganggap seseorang sudah tidak layak, dan ya.. saya ingin melawan Teofimo juga ingin melawan Rolando, saya pikir dia tampil bagus dalam pertarungan terakhir nya walau kalah kehilangan sabuk WBA nya, dia hanya perlu lebih banyak melepaskan tangan nya dan saya menginginkan semua nama besar itu.”

Keinginan nya tidak sedang mencari satu pertarungan untuk sekali mengangkat namanya tapi masuk ke dalam rangkaian duel besar yang mempertemukan seluruh petarung terbaik saat ini termasuk Keyshawn Davis yang masih belum ternodai, bila negosiasi mereka berhasil mencapai kesepakatan maka pertarungan tersebut tidak hanya menjadi penyelesaian dari cerita sparring masa lalu, tetapi juga bukti bahwa ucapan nya waktu itu tidak bisa mengalahkan bisa di benarkan.

Kemudian topik beralih kepada Tyson Fury dan Anthony Joshua yang belum juga kelar kapan dan dimana mereka akan di berlangsung kan, tapi Hitchins tanpa mikir panjang memilih sibotak jadi pemenang nya. 

Hitchins juga mendukung Benn untuk mengalahkan Ryan Garcia, alasan nya tidak hanya karena yakin mampu membuat kejutan tapi kemenangan nya akan membawa gelar dunia kembali ke lingkungan Zuffa dimana mereka memang sudah satu atap dan kemungkinan pertemuan dengan nya bisa lebih cepat.

Kalau Benn menang atas Garcia bisa membuka satu jalur baru dan memiliki target besar lain setelah urusan nya dengan Keyshawn Davis selesai.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top