Headline

Gelar Dunia Menanti! Paddy Donovan Hancurkan Tyrone McKenna Ronde 4

Donovan hancurkan Tyrone Mckenna ronde 4

Croke Park sudah bergetar sebelum Katie Taylor memasuki ring untuk pertarungan terakhir dalam karir nya, di tengah lautan manusia itu sejumlah petinju Irlandia mendapat kesempatan tampil di panggung terbesar tinju di negeri nya.

Salah satu yang mendapat tepuk tangan keras adalah Paddy Donovan, petinju asal Limerick itu tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan bahwa dia memang sedang mengejar level dunia, menghadapi Tyrone McKenna dia bertarung ganas sejak bel pertama dan akhirnya menghentikan pertarungan pada ronde ke 4.

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi nya menjelang kesempatan merebut gelar dunia kelas welterweight.

McKenna sebenarnya datang dengan persiapan serius, dia menjalani kamp latihan di Philadelphia bersama pelatih Derrick Ennis masuk ke duel ini dengan kondisi fisik yang sangat baik, namun begitu pertarungan di mulai, kecepatan juga kekuatan Donovan membuat nya kerepotan.

Di ronde pertama, pukulan kiri keras menghantam bagian atas kepala McKenna, dia yang berusia 37 tahun mampu bertahan tetapi sejak saat itu arah pertarungan mulai terlihat.

Tekanan Donovan semakin menjadi-jadi pada ronde kedua, left uppercut mendarat dengan telak dan menjatuhkan nya ke kanvas untuk pertama kali, dia mampu bangkit memberikan respons bagus pada ronde ke 3 dan melepas pukulan kanan keras yang membuat Donovan lebih menghormati nya.

Momentum itu tidak bertahan lama, memasuki ronde ke 4 Donovan kembali meningkatkan tempo, pukulan kanan membuat McKenna terguncang sebelum tangan kiri membuka luka cukup parah di atas matanya.

Dokter kemudian masuk ke ring untuk memeriksa kondisi McKenna, keputusan nya pertandingan tidak dapat dilanjutkan pertarungan segera  di hentikan, Donovan pun memperbaiki rekor nya menjadi 16-2 dengan 12 KO, sekarang dia tinggal menunggu kesempatan menghadapi juara dunia IBF Liam Paro.

Donovan memang sudah mengamankan status penantang wajib untuk gelar IBF 147 pon setelah mengalahkan Karen Chukhadzhian pada Mei, kemenangan di Croke Park ini memberikan motivasi tambahan.

2. Taylor Bevan vs Emmet Brennan.

Jika Donovan memberikan tekanan dari awal, Taylor Bevan menghadirkan pertunjukan lebih brutal, petinju super-middleweight berusia 25 tahun asal Southampton tersebut berhadapan dengan Emmet Brennan dan langsung bertarung dalam tekanan tinggi.

Brennan berusaha meladeni pertarungan tetapi kekuatan Bevan terlalu berat untuk ditahan, ronde kedua menjadi awal kehancuran, left hook pendek menjatuhkannya, dia berdiri tidak lama kemudian pukulan kanan kembali membuatnya terjatuh.

Dia masih mencoba bertahan namun Bevan terus menghujani lawan nya dengan serangan hingga Brennan kembali menyentuh kanvas tiga kali, knockdown terakhir menjadi yang paling mengerikan.

Pukulan kanan Bevan membuat Brennan jatuh dengan wajah mengarah ke bawah sebelum tubuh nya menyentuh kanvas,  uppercut kiri menghantam nya hingga tak sadarkan diri, wasit menghentikan pertandingan pada detik ke-36 ronde ke 5.

Bevan naik menjadi 11-0 dengan sembilan KO sekaligus mencatat kemenangan dan penampilan terbaik dalam karir nya.

3. McGrail vs Boreland.

Malam itu juga menghasilkan duel antara dua petinju yang sebelum nya sama sama tak terkalahkan, Joe McGrail mempertaruhkan statusbnya sebagai juara WBA Continental Gold kelas super bantamweight ketika menghadapi Matthew Boreland dalam pertarungan 10 ronde.

Dua ronde pertama berlangsung relatif seimbang, situasi berubah pada ronde ke 3 ketika McGrail mulai menemukan sasaran dengan lebih konsisten berhasil melukai Boreland.

McGrail akhir nya menutup pertandingan pada ronde ke 5 lewat pukulan kiri ke tubuh membuat Boreland tidak mampu menjawab hitungan wasit.

McGrail mempertahankan gelar nya dan memperpanjang rekor menjadi 14-0 dengan tujuh KO, kemenangan nya sama persis seperti dia mengalahkan Aaron Hayden saat menjadi pendamping Whittaker vs Suarez, Boreland sendiri harus menerima kekalahan profesional pertama dan kini memiliki rekor 7-1 dengan dua KO.

4. Molly McCann vs Doligala.

Tidak semua pertandingan di bawah partai utama berakhir dengan KO, mantan petarung UFC Molly McCann memperlihatkan kemampuan tinju yang lebih baik saat menghadapi Sylwia Doligala.

McCann memasuki pertarungan dengan rekor 4-0 dan berhadapan dengan lawan yang menjadi ujian terberat nya sejak beralih ke tinju profesional, dia yang sudah berusia 36 tahun itu mampu mengontrol pertarungan dengan teknik dengan berganti ke posisi southpaw untuk mengacaukan permainan Doligala.

Delapan ronde berakhir dengan kemenangan McCann melalui skor 79-73 dan 80-72 dua kali, rekor nya pun meningkat menjadi 5-0 dengan 1 KO.

5. Adam Olaniyan vs Hudak.

Ada cerita tersendiri yang mungkin para penggemar sudah lupa, Adam Olaniyan menjadi petinju kelas berat pertama yang bertarung di Croke Park sejak Muhammad Ali tampil di stadion tersebut pada 1972, prospek asal Tallaght itu menghadapi petinju Republik Ceko Matej Hudak.

Olaniyan hanya membutuhkan wakti tak sampai 3 putaran untuk menyelesaikann nya, dia menghujam lewat pukulan kanan di susul tangan kiri membuat pertarungan berakhir tepat pada menit ke-3 ronde kedua.

Olaniyan mempertahankan rekor nya menjadi 4-0 dengan empat KO, sementara Hudak tmenjadi 6-3 dengan enam KO.

6. Flood vs Swallow.

Rangkaian pertandingan juga diisi duel kelas menengah ringan antara Bobbi Flood dan Jack Swallow.

Flood yang berasal dari Dublin terus mengejar Swallow berulang kali menekan nya ke tali ring melalui serangan ke body memaksa lawan lebih banyak bergerak mundur menerima tekanan hingga empat ronde selesai, wasit yang menjadi satu satunya juri memberikan skor mutlak 40-36 untuk Flood.

7. Ryan vs Gallagher.

Pertarungan sesama Irlandia di kelas menengah antara Paul Ryan melawan Paddy Gallagher berlangsung cukup ketat hingga ronde ke 5.

Ryan membuat Gallagher dalam masalah melalui sebuah counter-right yang mendarat telak dan membuat kaki lawan nya tak bisa berdiri tegak tapi mampu bertahan dan melewati ronde tersebut.

Gallagher dengan tekad nya terus bertarung sampai keringat nya mengucur deras tapi hasil tetap Ryan di nyatakan sebagai pemenang dengan skor 58-55, membawa rekor nya menjadi 12-2 dengan 4 KO sedangkan Gallagher kini memiliki rekor 17-7-1 dengan 10 KO.

Selain duel mereka ini, Dave Allen melawan Carty berlangsung hanya 82 detik tanpa pemenang karena berakhir No Contest setelah nyungsep keluar tali ring.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top