Usai Tumbangkan Estrada, Tenshin Nasukawa Dapat Kesempatan Balas Dendam Pada Takuma Inoue

Takuma akan rematch melawan Nasukawa

Tidak butuh waktu lama bagi Tenshin Nasukawa untuk kembali berada di perebutan gelar juara dunia, setelah bangkit dari kekalahan pertama nya di dunia tinju profesional, di sukses menumbangkan mantan juara dunia Juan Francisco Estrada.

Petinju yang lebih dulu dikenal petarung kickboxing itu akhir nya memperoleh kesempatan yang sudah lama di nantikan nya yakni membalas kekalahan dari Takuma Inoue.

Kabar itu di umumkan melalui akun resmi Ring Magazine di platform X, dalam unggahan itu di sebutkan bahwa Takuma Inoue akan mempertahankan sabuk juara dunia WBC kelas bantam menghadapi Tenshin Nasukawa pada 27 September 2026 di Tokyo jepang. 

Poster resmi dari Ring Magazine Takuma Inoue vs Tenshin Nasukawa di rematch
Sumber Foto: Ring Magazine via X

Pengumuman ini mengakhiri kabar simpang siur yang berkembang selama beberapa pekan terakhir mengenai siapa lawan berikut nya bagi sang juara.

Duel mereka ada cerita yang belum selesai di balik pertemuan kedua petinju Jepang ini, saat pertama kali bertemu pada November tahun lalu, mereka memperebutkan gelar WBC yang kosong, Tenshin datang dengan rekor 7-0- 2 KO, banyak yang memprediksi kecepatan nya akan menjadi penghalang serius bagi Takuma.

Apalah daya, kenyataan di atas ring berkata lain, Takuma yang sudah berpengalaman bertarung di level dunia membuat adik kandung Naoya Inoue itu mampu mengendalikan Tenshin selama 12 ronde. 

Ketiga hakim memberikan kemenangan mutlak kepada Takuma dengan skor 116-112, 116-112, dan 117-111, kekalahan itu menjadi yang pertama, banyak petinju muda membutuhkan waktu lama untuk bangkit setelah kegagalan tetapi Tenshin tidak kecewa terlalu dalam, dia kembali berlatih dan memperbaiki sejumlah kekurangan yang terlihat saat menghadapi Takuma, hasil nya mulai terlihat pada penampilan berikut nya ketika dia berhadapan dengan mantan juara dunia dua divisi Juan Francisco Estrada pada 11 April 2026 lalu.

Melawan petinju sekelas Estrada jelas tentu sangat berat, tetapi Tenshin mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan dan akhir nya memaksa Estrada menyerah pada ronde ke 9.

Kemenangan itu membuat posisi nya sebagai penantang wajib WBC semakin kuat sekaligus membuka jalan menuju duel ulang melawan Takuma Inoue. 

Takuma Inoue juga tidak tinggal diam setelah merebut sabuk WBC, dia berhasil menjalani pertahanan gelar pertama nya dengan meyakinkan saat mengalahkan mantan juara dunia Kazuto Ioka melalui keputusan mutlak.

Pertemuan rematch nanti akan berlangsung berbeda di banding duel pertama, kalau sebelum nya Tenshin datang dengan pengalaman tinju profesional yang masih terbatas, kini dia telah menghadapi lawan yang jauh lebih berkualitas.

Takuma tentu juga sudah memahami bahwa lawan nya kali ini bukan lagi petinju yang sama seperti delapan bulan lalu, sebagai juara bertahan, dia berada dalam posisi yang lebih tertekan karena harus membuktikan kemenangan pertama bukan hasil dari minim nya pengalaman Tenshin di tinju profesional.

Menurut penulis, inilah alasan kenapa duel ulang ini akan seru di banding pertemuan pertama, kali ini kedua nya sama sama memiliki modal kuat, Takuma membawa status juara dunia, sedangkan Tenshin datang dengan bekal kemenangan terbesar, tidak ada lagi alasan bagi salah satu pihak untuk mencari pembenaran apabila kembali mengalami kekalahan.

Selain mempertaruhkan sabuk juara dunia WBC, hasil pertandingan nanti juga bisa mempengaruhi arah persaingan kelas bantam, apabila Takuma kembali menang, posisinya sebagai salah satu juara terbaik di divisi tersebut akan semakin kokoh, tapi bila Tenshin berhasil membalas kekalahan dan merebut gelar dunia pertama nya, Jepang akan kembali memiliki bintang baru yang siap menggebrak panggung dari legenda kickboxing yang pensiun tak terkalahkan.

#TakumaInoue #TenshinNasukawa #WBC

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top