Hamzah Sheeraz sudah memiliki target besar berikut nya meski masih harus menyelesaikan satu tugas di atas ring akhir pekan ini, juara dunia WBO ini akan kembali tampil dalam kartu Anthony Joshua vs Kristian Prenga di Jeddah, secara terbuka menyatakan keinginan nya menghadapi Jaime Munguia juara WBA untuk duel unifikasi.
Ini seperti janjian karena muncul hanya beberapa hari setelah Diego Pacheco juga menyebut nama Munguia sebagai lawan yang di incar nya, sekarang petinju Meksiko itu menjadi buruan dua bintang yang tengah menanjak di divisi 168 pon.
Dalam wawancara bersama The Ring, Sheeraz mengaku tidak keberatan jika harus terbang ke Amerika Serikat demi mewujudkan pertarungan tersebut.
“Jaime Munguia adalah nama besar dan petarung hebat. Itu juga salah satu pertarungan lintas pasar. Saya bahkan tidak keberatan pergi ke Amerika untuk melawannya, bertarung di Las Vegas atau di mana pun. Itu akan menjadi pertarungan yang hebat,” kata Sheeraz.
Ini menjadi perhananan pertama bagi Sheeraz sejak juara pada mei lalu dan mengaku senang tetap aktif untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik.
“Saya jujur, rasa nya tidak seperti yang saya bayangkan, tapi tetap saja itu adalah mimpi masa kecil yang akhirnya tercapai, sekarang saya merasa menjadi target semua orang, jadi saya harus terus berkembang dan tetap berada di sasana,”
Situasi kelas menengah super saat ini sedang sibuk, 5 hari lalu Diego Pacheco mencatat kemenangan atas Immanuwel Aleem lewat TKO ronde ke 11 dan mengangkat nama nya sebagai salah satu penantang paling berbahaya.
Usai pertarungan promotor Matchroom Boxing, Eddie Hearn di wawancarai langsung di atas ring mengungkapkan bahwa Jaime Munguia menjadi salah satu target lawan berikut nya.
Tak lama setelah itu, Pacheco sendiri juga menyampaikan bahwa ingin menghadapi Munguia ketika di wawancarai di ruang ganti, bila juara WBA itu kembali naik ring dalam waktu dekat, maka di hadapkan pada dua pilihan besar.
Dalam wawancara yang sama, Sheeraz kembali menyinggung batal nya duel melawan Diego Pacheco yang sempat di rencanakan, lawan pertama nya dalam perebutan sabuk juara seharus nya adalah dia bukan Aleem Begic.
“Pertarungan perebutan gelar dunia saya sebenar nya di jadwalkan melawan Diego Pacheco, saya sudah mengatakan nya berkali-kali, dia tidak menginginkan nya,” tegas Sheeraz.
Petinju berusia 27 tahun itu menyindir saat diminta menanggapi komentar Pacheco yang belakangan masih mengaku tertarik menghadapi diri nya.
“Dia tentu tidak akan pernah mengatakan bahwa dia menghindari pertarungan itu. Eddie Hearn adalah orang yang sangat jujur dan kalian sudah melihat sendiri jawaban yang dia berikan,” lanjutnya.
Ini semakin memperpanjang perdebatan yang sudah muncul sejak negosiasi pertarungan kedua nya gagal terlaksana, tapi dia yakin duel melawan Pacheco suatu hari nanti akan terjadi karena berada di jalur yang sama menuju pertarungan besar.
“Saya yakin pertarungan itu akan terjadi, itu pertarungan yang hebat, dia sekarang berada di peringkat atas, jadi saya yakin itu akan menjadi salah satu pertarungan besar di masa depan,” katanya.
Prioritas nya sekarang adalah memenangkan pertarungan akhir pekan ini agar tetap berada di jalur menuju duel elite, dia juga membuka kemungkinan menghadapi penantang wajib maupun menjalani pertarungan unifikasi apabila kesempatan tersebut datang setelah laga di Jeddah.
Pandangan penulis, seandai nya Munguia tidak bersedia melawan Sheeraz, masih ada jalur IBF yang kini di pegang oleh Osleys Iglesias sejak April 2026 melawan Pavel Silyagin dan gelar WBC sudah lebih dulu di jadwalkan pada 12 September mendatang antara raja lama Canelo Alvarez sebagai penantang Christian Mbilli yang sebelum nya juara interim lalu naik penuh ketika Crawford melepas semua sabuk nya, berarti pemenang ini bisa saja terjadi bilamana sama sama sepakat untuk bertarung.
Bagaimana menurut kalian kawan?
Baca juga:
#HamzahSheeraz #JaimeMunguia #DiegoPacheco









