Headline

Conor Benn Melawan Tubuhnya Sendiri Demi Sabuk Garcia: “Ini Harga yang Harus Dibayar!”

Conor Benn melawan tubuhnya sendiri

Ada pertarungan yang harus di menangkan jauh sebelum bel pertama berbunyi, mungkin itulah yang pantas di sematkan pada Conor Benn saat akan melawan Ryan Garcia.

Pada 12 September di Las Vegas, Benn akan turun kembali ke kelas welter untuk menantang Garcia demi sabuk WBC kelas 147 pound, semakin dekat dengan pertarungan itu musuh pertama yang harus dia taklukkan bukanlah Garcia tapi tubuh nya sendiri.

Beberapa waktu sebelum nya, Eddie Hearn khawatir melihat Benn karena tidak bisa di bohongi melihat rasa sakit di mata nya akibat proses pemangkasan berat badan, sekarang curahan dari mulut nya sendiri, mengenai apa yang sebenar nya terjadi.

Dia tahu proses ini sangat berat, tubuhnya sedang di paksa melakukan sesuatu yang tidak biasa tetapi Benn tetap memilih melakukan nya karena di ujung perjalanan itu ada sesuatu yang sudah dia kejar selama ini yakni sabuk juara dunia.

Benn sudah lama meninggalkan kelas welter, 4 tahun tidak bertarung di 147 pound membuat kembali nya ke divisi ini menjadi tantangan, proses berat badan kali ini memang sangat berat dari sisi nutrisi, tubuhnya harus berada dalam kondisi defisit energi yang besar, sementara di saat yang sama dia tetap harus menjalani persiapan untuk pertarungan.

Anak dari Nigel Benn ini tidak meminta simpati menganggap nya sebagai konsekuensi yang harus diterima ketika seseorang ingin mengejar sesuatu yang besar.

“Membuat berat badan itu sulit, terutama karena saya sudah empat tahun tidak melakukan ini, ini benar-benar menantang dari sisi nutrisi, saya jelas berada dalam kondisi kekurangan bahan bakar, tapi saya tidak akan memberikan cerita sedih atau membuat video di Instagram tentang betapa sulit nya ini, memang sulit tetapi itulah harga yang harus dibayar, saya tahu apa yang akan di hadapi dan tahu apa yang sudah di pilih, kata Benn dalam wawancara nya bersama DAZN.”

Kata terakhir Conor Benn menjadi inti dari semua nya, itulah harga yang harus dibayar, dia tahu resiko dan prosesnya tapi tetap memilih jalan ini.

Semua rasa haus dari latihan, pengurangan berat badan dan tekanan yang dialami Benn pada akhir nya memiliki satu tujuan sebagai penantang yang mendapatkan kesempatan untuk membuktikan bahwa semua pengorbanan tersebut tidak sia sia, dia tidak ragu ketika berbicara mengenai hasil akhirnya akan menghentikan Garcia.

Bagi petinju seperti diri nya, rasa sakit selama kamp tidak akan memiliki arti apa apa jika pulang dari Las Vegas tanpa sabuk, sebab itulah pertarungan ini menjadi sangat pribadi bukan semata mata karena tidak menyukai Garcia hanya melihat sebuah kesempatan yang mungkin tidak datang sekali lagi.

Conor Benn tidak menghindari pembicaraan mengenai kemungkinan naik kelas setelah pertarungan, sebelum nya bersama The Ring dia mengungkapkan bahwa duel melawan Garcia di pastikan yang terakhir dia ingin menguji di 160 pound.

Dia sadar banyak orang meragukan kemampuan nya setelah turun kelas tapi itu di jadikan nya sebagai motivasi.

“Saya ingin menantang diri sendiri melawan sesuatu yang spesial, ingin membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya bisa melakukan nya. Orang-orang bilang, ‘Anda tidak bisa naik ke 160 lalu turun lagi, baiklah lihat saja saya, saya akan melakukan nya, saya percaya bisa menghentikan Garcia, akan berhasil membuat berat badan ini turun dan juara dunia.”

Benn sangat yakin juga menunjukkan sesuatu yang lain, tidak hanya sedang berusaha mengalahkan Garcia tapi membuktikan bahwa tubuh nya masih mampu mengikuti ambisi yang ada di kepala nya.

Dia menggambarkan seperti memiliki dua sisi, di rumah saat bersama keluarga bisa menjadi Conor yang santai tapi begitu melihat Ryan Garcia seperti memiliki sang penghancur di dalam diri dan hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk masuk ke zona pertarungan, itulah karakter yang ingin dia bawa ke dalam ring.

ketika obrolan bergeser kepada warisan, Benn tidak langsung menyebut sabuk juara atau nama nya di buku sejarah malah menyebut anak anak nya sebagai warisan sebenar nya karena kesempatan merebut gelar dunia memiliki tempat khusus.

Pertarungan ini berbeda dari saga Chris Eubank Jr yang di penuhi drama keluarga, perseteruan dan sejarah panjang antara dua nama besar Inggris.

Benn menganggap duel lawan Eubank seperti film dengan Garcia lebih personal karena tidak ada drama keluarga yang harus di selesaikan.

Garcia sebelum nya sudah menyatakan akan mempertahankan sabuk nya lewat KO tak sampai di ronde ke 6, bila itu terjadi maka akan berdampak buruk bagi Conor Benn.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top