Pertemuan pertama antara Conor Benn dan Ryan Garcia berlangsung panas, belum juga naik ring kedua petinju sudah terlibat perang kata kata sengit yang nyaris berujung bentrok di atas panggung konferensi pers.
Suasana memanas ketika seorang wartawan menyampaikan komentar Ryan Garcia yang mengklaim akan mencuri aura Conor Benn saat mereka bertarung nanti, pernyataan ini ternyata memancing respons pedas dari petinju asal Inggris 29 tahun itu.
Benn melihat Garcia lebih sibuk mencari perhatian di banding menunjukkan kualitas sebagai petinju.
“Dia seperti anak kecil yang di manja, sedikit sedikit mengamuk di media sosial, saya sama sekali tidak khawatir dengan influencer kecil ini, dia bukan petinju sungguhan, apa pun yang dia katakan tidak akan mengubah hasil pertarungan pada 12 September nanti,” ujar Benn.
Bahkan anak dari Nigel Benn ini memprediksi duel nanti akan menjadi pembuktian siapa petarung sejati, bukan Garcia nama nya jika hanya diam dan tersenyum, juara dunia WBC itu langsung memotong pembicaraan mengatakan pertarungan tidak akan bertahan sampai ronde terakhir.
“Tidak akan ada perang 12 ronde saya jamin, dia tidak bagus, lihat saja rambut nya, dia cuma mencari perhatian, saya pastikan dia tidak akan bertahan sampai ronde ke-12,” balas Garcia.
Balasan itu membuat Benn kembali terpancing, Garcia kemudian melanjutkan serangan nya dengan menyebut diri nya tidak mungkin membiarkan seorang petinju Inggris datang ke Amerika Serikat untuk merebut sabuk milik nya.
“Kalian pikir dia akan mengalahkan saya? Kalian pikir saya akan membiarkan orang dari Inggris datang ke sini mengalahkan saya lalu membawa pulang sabuk saya? tidak akan terjadi.”
Situasi semakin memanas ketika Benn menyuruh Garcia untuk menenangkan diri sambil menyindir lawan nya sedang mengalami episode emosional yang sering kambuh.
“Ryan, tenang, kamu terlalu bersemangat, kalau perlu saya datang ke sana dan menampar kacamata itu sampai lepas dari wajahmu.”
Kedua nya kemudian saling berteriak dari tempat duduk masing masing, Garcia terus mengulang kata bahwa Benn tidak memiliki kemampuan untuk mengimbangi, tak sanggup bertahan dan akan menyerah.
Ketegangan di atas panggung membuat orang di sekitar mereka bersiap mengantisipasi kemungkinan bentrokan fisik karena Garcia dan Benn sudah bangkit dari kursi sambil ngoceh bergantian, situasi akhir nya berhasil di kendalikan sebelum kedua nya saling mendekat.
Perang psikologis ini menjadi awal panas yang di jadwalkan berlangsung pada 12 September yang juga bertepatan dengan duel Christian Mbilli melawan Canelo Alvarez yang berlangsung di arab saudi.
Bila melihat tensi dari pertemuan perdana saja sudah sepanas ini, konferensi pers berikut nya di perkirakan bakal berlangsung lebih seru lagi, padahal sebelum laga ini di resmikan Oscar De La Hoya sempat mengatakan tidak tertarik memilih Garcia rematch dengan Devin Haney dan Eddie Hearn jauh jauh hari sudah memprediksi jika terjadi duel ini akan menjadi mahal karena terbentur kontrak.
Baca juga:
#RyanGarcia #ConorBenn









