Ketidak jelasan yang membayangi duel Emanuel Navarrete dan O’Shaquie Foster akhir nya terjawab sudah, sabuk WBO yang sebelum nya berada di ujung tanda tanya sekarang mendapat kepastian untuk ikut di pertaruhkan dalam pertarungan unifikasi tersebut.
Komite Kejuaraan Dunia WBO telah menyetujui permintaan pengecualian bagi Navarrete, sengan keputusan itu, sang juara di perbolehkan melewati kewajiban mandatory demi menghadapi Foster dalam duel unifikasi.
Navarrete tidak perlu mengosongkan gelar WBO hanya karena memilih bertemu Foster, keputusan itu di sampaikan melalui pernyataan resmi WBO yang mengungkap bahwa Komite Kejuaraan memberikan persetujuan secara bulat terhadap pengecualian yang di ajukan untuk pertarungan itu.

“Harap di perhatikan bahwa Komite Kejuaraan Dunia WBO telah dengan suara bulat menyetujui pengecualian yang memungkinkan Juara Dunia WBO kelas junior lightweight, Emanuel Navarrete, untuk mengejar pertarungan unifikasi gelar WBO/IBF/WBC melawan O’Shaquie Foster sebelum memenuhi kewajiban mandatory nya, sebagai syarat dari persetujuan tersebut, pemenang pertarungan unifikasi wajib menghadapi penantang mandatory WBO berikut nya dalam waktu 180 hari setelah pertarungan unifikasi tersebut berlangsung, keputusan resmi Komite, termasuk seluruh ketentuan dan persyaratan yang berlaku, akan dipublikasikan sebagaimana mesti nya, bunyi postingan presiden WBO.”
Sebelum nya, posisi sabuk WBO menjadi masalah utama karena Navarrete memiliki kewajiban menghadapi penantang mandatory Charly Suarez, situasi itu membuat orang bertanya tanya pertarungan melawan Foster dapat berlangsung sebagai unifikasi dengan seluruh gelar yang di miliki nya.
Kini jawaban nya sudah jelas, WBO menyatakan Navarrete mendapat izin untuk mengejar pertarungan unifikasi melawan Foster sebelum menjalankan kewajiban, dengan demikian sabuk WBO dapat dibawa ke pertarungan yang juga melibatkan gelar IBF dan WBC.
Keputusan ini membuka kesempatan Navarrete untuk memburu status sebagai penguasa utama di kelas 130 pound, Foster pun sebelum nya telah menantang Navarrete untuk bertarung, sekarang dia memiliki peluang untuk mengambil alih dua gelar milik lawan nya sekaligus mengubah peta persaingan di divisi.
Tetapi ada sesuatu yang tak bisa di coret, WBO memang memberikan jalan bagi duel unifikasi, tetapi bukan berarti kewajiban mandatory Navarrete hilang begitu saja.
Dalam keputusan tersebut, WBO menetapkan syarat yang sangat jelas, setelah pertarungan unifikasi berlangsung, pemenang nya wajib menghadapi penantang mandatory berikut nya dalam waktu 180 hari.
Dengan kata lain, pemenang Navarrete vs Foster tidak akan memiliki keleluasaan untuk terlalu lama menentukan arah karir nya.
Kalau duel berlangsung pada 24 Oktober 2026, batas 180 hari, secara kalender akan berada di sekitar akhir April 2027, namun ketentuan teknis dan perhitungan resmi tetap menunggu publikasi lengkap resolusi WBO.
Hal yang juga perlu di perhatikan adalah pernyataan WBO belum pasti menyebut nama Charly Suarez dalam kutipan keputusan, mereka hanya menggunakan istilah penantang mandatory berikut nya.
Karena itu, status siapa yang secara resmi akan mendapatkan kesempatan tersebut sebaik nya menunggu dokumen lengkap Komite Kejuaraan Dunia WBO sebelum di pastikan.
Siapa pun nanti yang meninggalkan ring sebagai pemenang tidak hanya membawa pulang lebih banyak gelar, tetapi juga membawa sebuah kewajiban yang harus di selesaikan dalam waktu enam bulan.
Baca juga:
#EmanuelNavarrete #O’shaquieFoster









