Headline

2 Petinju Favorit Antonio Russell & Yoenli Hernandez Hampir Tumbang

Hernandez menang angka atas Veron

Pertempuran di Las Vegas tidak hanya menghadirkan drama Teofimo Lopez dan Rolly Romero dalam perebutan gelar WBA, di partai tambahan lain nya dua pertarungan sama sama menyimpan cerita yang bagus untuk kita ikuti.

Gary Antonio Russell vs Victor Santillan.

Gary Antonio Russell akhir nya mendapatkan momen yang paling di tunggu tunggu dalam karir nya setelah mengalahkan Victor Santillan untuk merebut gelar interim WBA kelas bantam super.

Setelah 1 tahun menepi sejak menang atas Devin Rodriguez, duel kali ini bisa di bilang kurang enak ditonton, dua petinju kidal itu berlangsung penuh clinch alias pelukan, dengan sibuk saling menahan dari pada melepaskan pukulan, wasit Robert Hoyle berulang kali harus menghentikan aksi tersebut dan memperingatkan agar tidak terus melakukan holding.

Russell kemudian menemukan cara untuk mengubah jalan nya pertandingan di ronde ronde tengah, dia mulai mengandalkan kecepatan tanga nya, dari posisi itu Russell mampu menyusun kombinasi yang lebih baik.

Santillan yang kesulitan menyerang balik justru semakin sering mengunci ketika pertarungan memasuki paruh kedua, momen penentu baru datang pada ronde terakhir, begitu duel penghabisan dimulai Russell langsung melepaskan pukulan kanan yang tepat mengenai dengan telak menjatuhkan sang juara interim WBA ke kanvas.

Santillan berhasil berdiri sebelum hitungan wasit selesai, setelah itu dia kembali menggunakan cara sama yaitu mendekat, memeluk juga membatasi ruang gerak Russell sampai bel akhir berbunyi.

Para pengadil di tepi ring memberikan kemenangan kepada Russell dengan skor 118-109, 119-108, dan 119-108 dan membawa rekor Russell menjadi 22-1, sedangkan Santillan kini memiliki catatan 16-3.

Yoenli Hernandez vs Francisco Daniel Veron.

Hernandez akhir nya menemukan lawan yang membuat nya berkeringat deras, petinju kelas menengah asal Kuba itu memang masih mempertahankan rekor tak terkalahkan setelah mengalahkan Veron, tetapi kemenangan nya itu tidak sama dengan duel yang di lakoni nya selama ini.

Hernandez yang memiliki catatan 11-0 harus puas menang melalui majority decision, dua juri memberikan keunggulan cukup besar kepada nya dengan skor 98-92 dan 99-91, sedangkan juri Steve Weisfeld menilai pertarungan berakhir imbang 95-95.

Di sini skor Weisfeld di memang memberikan gambaran ketat nya pertarungan, Veron datang dengan rekor 17-2-1, sejak awal menolak untuk menjadi korban berikut nya dari kekuatan Hernandez, dia mampu bertahan menghadapi tekanan.

Hernandez sebenar nya memberikan tekanan psikologis sejak sebelum pertarungan di mulai, dia berjalan menuju ring mengenakan topeng iblis seolah mengatakan bahwa Veron akan menghadapi petinju dengan daya hancur tak tertandingi.

Tetapi begitu bel di tabuh Veron tidak menunjukkan rasa gentar, masalah Hernandez terlihat ketika terlalu sering memuat tenaga dalam pukulan nya, dia tidak menggunakan jab untuk membuka pertahanan lawan malah melepaskan pukulan yang mudah di baca, sehingga lawan nya memanfaatkan itu untuk tetap aktif.

Ronde ke 5 Veron berhasil mendorong Hernandez hingga ke tali ring sebelum kedua nya terlibat pertukaran pukulan keras, tak mau terjebak dia kemudian membalas dengan pukulan kanan yang membuat tubuh Veron terguncang.

Memasuki ronde ke 6 Hernandez kembali meningkatkan daya serang nya akan tetapi masih masih memberikan Veron ruang balasan.

Kemudian ronde ke 8 Veron kembali menunjukkan kecerdikan nya, mulai mengombinasikan pukulan ke body dan kepala sambil menggunakan teknik untuk menghindari serangan berat dari Hernandez.

Lalu ronde ke 9 bberubah menjadi pertarungan kekuatan, di sinilah keunggulan daya pukul Hernandez terlihat tetapi Veron sudah memberikan cukup banyak masalah sehingga kemenangan tidak lagi sesuatu yang otomatis.

Ketika bel terakhir berbunyi, Hernandez akhir nya bisa bernafas lega, dia tetap tidak terkalahkan tetapi pertarungan ini memperlihatkan beberapa peningkatan, mulai dari penggunaan jab yang minim dan kecenderungan nya melepaskan pukulan secara liar harus di perbaiki bila ingin bersaing dengan petinju elite kelas kakap.

Selesai laga Hernandez menyatakan sedang mengejar dua nama besar yaitu sesama petinju Kuba sekaligus juara WBA Erislandy Lara dan pemegang sabuk WBO Denzel Bentley yang saat ini free agent.

Meskipun Veron gagal memberikan kejutan, dia berhasil memaksa salah satu prospek paling berbahaya di kelas menengah untuk menunjukkan kemampuan bertarung nya hingga bel terakhir.

#GaryAntonioRussell #YoenliHernandez

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top