Bangkit dari Masa Sulit, William Scull KO Evander Castillo Ronde 4

William Scull KO Castillo ronde ke 4

Petinju kuba 34 tahun William Scull akhir nya kembali merasakan kemenangan setelah melewati periode yang tidak mudah, mantan juara dunia IBF kelas menengah super itu sukses menghentikan perlawanan Evander Castillo dari Venezuela pada ronde ke 4 dalam laga yang berlangsung di Essen Jerman.

Hasil ini mengakhiri rentetan dua kekalahan beruntun yang sempat membuat langkah Scull terhenti di level elite.

Ronde pertama meraka saling menggertak lewat jab terlihat ragu untuk melepas serangan, Scull mulai mendesak Castillo dengan kombinasi di pertengahan ronde ke 2.

Castillo yang lebih muda 24 tahun tak tinggal diam dia segera merangsek maju lalu menjaga jarak agar tidak terkena serangan balik, knockdown pertama terjadi lewat hook kiri dari Scull di awal ronde 3, sang lawan langsung berdiri karena pukulan itu tidak terlalu telak masih mengenai dobel cover nya.

Duel di lanjut Scull tidak segera menghantam justru kembali seperti semula tetap berhati-hati sebelum melancarkan serangan, Castillo pun bisa menyesuaikan irama permainan karena tidak merasa ada ancaman yang mematikan.

Ronde ke 4 tak sampai semenit Castillo di jatuhkan lagi di dekat tali, dia ceroboh masuk terlalu menunduk sehingga straight kanan Scull menerobos dengan mulus, sampai di hitungan ke 8 tak ada tanda tanda ingin berdiri sang pelatih nya langsung masuk dan wasit melambaikan tangan duel telah berakhir.

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi Scull setelah melewati dua hasil mengecewakan secara beruntun, pada Mei 2025 dia kehilangan gelar nya yang baru di pegang selama 7 bulan, saat itu dia melawan Canelo Alvarez di arab Saudi lewat kekalahan angka mutlak.

Situasi semakin buruk ketika Scull kembali menelan kekalahan di kandang lawan usai di hentikan Jacob Bank melalui KO pada ronde ke 12 dalam pertarungan yang berlangsung pada 31 Januari 2026 di Denmark.

Dua hasil menyakitkan itu membuat para pengamat menilai akan menjadi akhir karir nya sebab usia nya sudah di atas 30 tahun, tapi ternyata dia menolak berhenti dan membuktikan kecerdikan nya masih bisa ajak kompromi dan membuka peluang kembali bersaing di level yang lebih tinggi.

Harus di akui Evander Castillo bukanlah nama yang berada di papan atas divisi menengah super tapi penampilan Scull tetap layak mendapat apresiasi karena mampu mengendalikan pertarungan tanpa balasan yang membuat penonton di dalam arena berdiri dari kursi nya.

Dengan ini rekor profesional Scull kini menjadi 24 kemenangan dan dua kekalahan dengan 10 kemenangan di raih melalui knockout.

Juara dunia IBF saat ini di pegang oleh Osleys Iglesias yang juga dari kuba, dengan peta persaingan yang kini di penuhi juara baru, peluang William Scull untuk langsung kembali memperebutkan sabuk dunia masih terbilang kecil.

Kemungkinan dia harus menjalani laga eliminator melawan petinju papan atas minimal di peringkat 10 seperti seperti Lester Martinez atau Luka Plantic yang juga sedang memburu kesempatan menuju perebutan gelar.

Kemenangan atas salah satu nama ini akan mengembalikan posisi Scull sebagai penantang serius di divisi 168 pon.

#WilliamScull #EvanderCastillo

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top