Rasa nya sulit menemukan sosok yang lebih konsisten dan lebih NGOTOT MENGEJAR SEJARAH di banding Oleksandr Usyk, pria Ukraina yang satu ini adalah SANG PEMUNGUT SABUK yang tiap tahun seperti punya rutinitas baru mengumpulkan gelar mempertahankan nya lalu merelakan atas nama strategi karir, hari ini cerita itu berlanjut lagi Usyk lepas Sabuk WBO,
Keputusan Usyk melepas gelar WBO ini bukan kejutan besar, seiring usia nya yang makin TUA dan jadwal pertarungan yang makin padat, dia memilih fokus pada duel besar di banding memenuhi setiap mandatory yang berbaris menunggu giliran nya.
WBO sudah mengonfirmasi bahwa pihak Usyk mengirimkan surat resmi mereka tidak akan melanjutkan duel wajib melawan Fabio Wardley otomatis dia naik kelas menjadi juara dunia penuh, dari interim jadi official champion hanya lewat satu keputusan administratif.
Bicara soal Wardley ini jelas jadi momen paling besar dalam karir nya, dari kemenangan dramatis comeback atas Joseph Parker sampai hari ini dia bangun tidur sebagai juara dunia BARU semua nya berjalan begitu cepat.
Kenapa Mandatory Ini Tak Terjadi???
Sebenar nya rencana awal Wardley yang baru menang lawan Parker lewat TKO ronde 11 langsung di tunjuk sebagai mandatory challenger Usyk tapi dia sudah lebih dulu mengajukan pengecualian karena cidera saat seharus nya melawan Parker beberapa waktu lalu.
Organisasi pun mengizinkan namun memberikan syarat bahwa pemenang Parker vs Wardley wajib menjadi mandatory Usyk berikut nya.
Masalah nya situasi nya berubah cepat, Joseph Parker malah terkena doping positif Benzoylecgonine metabolit utama kokain dan sekarang sedang di selidiki British Boxing Board of Control.
Jadi bukan cuma gagal maju sebagai mandatory Parker juga kehilangan status nya seperti di ludahi di muka sebab dalam setahun dia sudah dua kali NAIK TURUN NASIB, menang lalu di tunda dan di nonaktifkan seperti tahun roda becak.
Usyk & Kebiasaan MELEPAS SABUK Sudah Dua Kali Terjadi.
Kalau kita lihat ke belakang ini bukan pertama kali nya Usyk melepaskan sabuk setelah menjadi juara tak terbantahkan, tahun lalu setelah mengalahkan Tyson Fury dia melepas sabuk IBF hanya sebulan kemudian.
Alasan nya waktu itu memberi kesempatan Daniel Dubois dan Anthony Joshua bertarung untuk memperebutkan gelar penuh sekaligus membuka jalan rematch blockbuster melawan Fury.
Kita tahu bagaimana kisah itu berakhir, Usyk menang lagi atas Fury lalu sempat memberikan gelar kepada Dubois sebelum kemudian merebut kembali dengan KO brutal Juli lalu di Wembley.
Menurut penulis siklus LEPAS DULU rebut lagi ini menunjukkan betapa fleksibel nya Usyk dalam mengatur karir, dia tidak terpaku pada keharusan mempertahankan sabuk demi status tapi fokus pada duel besar yang punya makna sejarah dan nilai bisnis tinggi.
Jejak Emas Usyk di Kelas Berat & Cruiserweight.
Sebelum menginjak divisi heavyweight Usyk sudah lebih dulu mencatat sejarah sebagai penguasa empat sabuk di cruiserweight perjalanan nya JEMPOL 10, menang melawan Glowacki di Polandia, Libas Mairis Briedis di Latvia lalu rusak rekor tak terkalahkan Murat Gassiev di Rusia.
Inilah alasan kenapa Usyk sering di sebut nomaden juara dunia, dia tidak takut bertanding di wilayah lawan dan selalu datang dengan senyum MESRA.
Usyk Istirahat Sejenak atau Rencana Besar???
WBO menyebut keputusan Usyk ini sebagai PAUSE YANG TERHORMAT bukan perpisahan.
Presiden WBO bahkan memuji Usyk sebagai salah satu juara paling luar biasa di era modern, tidak terlihat seperti petinju yang sedang menuju masa akhir malah dia semakin disiplin dan efektif.
Saat ini dia mungkin hanya ingin mengatur ulang jalur pertarungan nya saja, bukan kehilangan sabuk tapi memberi kesempatan pada yang lain, setiap kali Usyk mengambil keputusan seperti ini selalu ada ANCAMAN BESAR yang menunggu di depan entah itu pertarungan super fight atau penyatuan gelar jilid tiga yang pasti drama heavyweight belum TAMAT.
Baca juga: Mantan juara inggris mark taylor tutup usia di 64 tahun.
#OleksandrUsyk #WBOHeavyweight #FabioWardley









