Callum Smith vs David morrell ini adalah duel besar, dua petinju elite satu sabuk WBO interim yang seharus nya menjadi jalan menuju juara sejati, tapi di dunia nyata berubah menjadi kebuntuan dari tarik menarik kepentingan dan kebingungan arah divisi.
Organisasi akhir nya memutuskan mengirim duel ini ke meja lelang, keputusan ini sebetul nya menjadi solusi juga pengakuan bahwa semua nya sudah terlalu lama di biarkan menggantung, masalah pertama sudah jelas Dmitry Bivol masih duduk di singgasana sebagai juara undisputed.
Berarti siapa pun pemenang Smith vs Morrell nanti, mereka tidak akan langsung menjadi raja hanya berdiri satu langkah lebih dekat tanpa jaminan pintu itu akan di buka.
Callum Smith merebut sabuk interim WBO pada Februari lalu lewat kemenangan angka atas Joshua Buatsi, dia melakukan nya di panggung besar sebagai bagian dari undercard duel ulang Bivol vs Artur Beterbiev.
Namun sejak malam itu waktu seperti berhenti, Smith tidak bertarung lagi dan Bivol juga tidak naik ring, gelar interim yang seharus nya menjadi alat penekan malah kehilangan daya tawar nya sendiri seperti aksesoris administratif bukan alat kompetisi yang hidup.
Perlu di ketahui WBO sebenar nya sudah bergerak sejak Juli tahun lalu, mereka memerintahkan Smith vs Morrell tak lama setelah dia kembali dari kemenangan angka atas Imam Khataev di ajang Ring Magazine yang di biayai Turki Alalshikh.
Saat itu Morrell sudah siap sedangkan Smith punya jalur dan para fans menunggu tapi semua nya berjalan bukan di ring tapi di balik meja.
Yang semakin ruwet laga ini menggantung pada Riyadh Season, ketika terlalu lama bergantung pada satu panggung resiko nya adalah begitu itu ambruk semua nya ikut jatuh itulah yang terjadi, dalam lima bulan terakhir daftar kegagalan rencana ini semakin panjang.
Purse bid awal di jadwalkan lalu di batalkan karena ada kesepakatan sementara, kemudian tenggat waktu di perpanjang berulang kali dan Laga di arahkan ke kartu besar bulan maret.
Tapi kartu tersebut gagal setelah kecelakaan mobil fatal yang menimpa Anthony Joshua di Nigeria pada bulan desember, opsi tampil di kartu Ring VI pada 31 Januari di New York hanya berhenti di wacana.
Menurut pengamatan penulis, ketika sebuah duel wajib bisa berulang kali di tunda tanpa konsekuensi nyata itu tanda bahwa semua pihak merasa masih punya waktu, di sini sering di artikan tidak terburu buru bertarung.
Masalah tidak berhenti di situ dari sisi promotor Matchroom Boxing yang menaungi Callum Smith sudah memiliki lima event terjadwal hingga 28 februari fleksibilitas mereka nyaris nol sedangkan Warriors Boxing yang dekat dengan David Morrell berada di bawah payung Premier Boxing Champions yang belum punya kalender jelas di kuartal pertama 2026.
Satu satu nya yang terlihat hanyalah rencana PPV Prime Video pada 21 Maret dengan duel Sebastian Fundora vs Keith Thurman, tapi menumpangkan Smith vs Morrell di sana bukan keputusan ringan karena daya tarik komersial nya belum tentu sebanding.
Di sinilah kita bisa melihat masalah utama nya, ini duel berisiko tinggi dengan imbalan yang belum jelas, ketika kubu Morrell akhir nya meminta purse bid di aktifkan itu adalah pertanda yang cukup tegas mereka tidak ingin menunggu lebih lama.
Langkah ini memaksa WBO turun tangan namun pada saat yang sama ini juga membuka berapa banyak promotor yang mau memenangkan lelang untuk laga ini.
Inilah sisi gelap sistem interim title, saat juara utama tidak bergerak, penantang di paksa saling menunggu, sabuk nya bukan lagi solusi tapi penanda kebuntuan.
Apakah lelang ini akan memaksa Smith vs Morrell naik ring atau memperlihatkan bahwa di balik nama besar mereka tak banyak pihak yang siap mengambil resiko nyata?
Sebagai fans mari kita bersabar dulu menunggu kabar berikut nya.
Baca juga:
#Davidmorrell #Callumsmith #WBO









