Pertemuan petinju sesama tak terkalahkan antara J’Hon Ingram melawan Devin Cushing berakhir dengan kemenangan angka.
Ingram 25 tahun datang dengan 9 kemenangan dan 7 KO sedangkan Cushing 18 dan 14 kali di antara di raih KO TKO, perbedaan usia dan pengalaman memang jauh tapi mereka bertarung tidak setengah-setengah tancap gas sejak bel di tabuh.
Serangan jarak dekat terus di lancarkan oleh kedua nya, Cushing tegak dengan pertahanan rapat siap menerima pukulan sambil membalas ke tubuh juga wajah.
Ingram yang muda 4 tahun terus mengincar rusuk lewat tangan kanan dan hook kiri nya menghantam kepala, detik detik ronde ke 2 akan berakhir Cushing menekan sampai ke tali, kedua tangan nya menembus dobel cover membuat lawan hanya sibuk bertahan, wasit dengan cermat melihat agar tidak salah langkah dalam penghentian.
Ronde ke 3 tetap sama mereka saling lempar pukulan tak sampai sejengkalpun seperti ingin menyelesaikan duel dengan cepat, tapi mereka tak ada yang menyerah terus membombardir lewat uppercut dan hook tanpa lelah.
Wajah Ingram di hantam pukulan di ronde ke 5 karena tak ada pertahanan fokus maju menyerang, dia membalas tapi kurang akurat, Cushing selalu mendekat sehingga pukulan kiri menerobos 11 detik akan berakhir, ronde ke 7 paling seru, Ingram sampai meludah seolah memberi tanda pukulan lawan nya kurang keras, Cushing tak terpancing hanya melempar jab untuk merombak dan sukses masuk di sela sela tangan.
Setelah nya kedu nya mulai sedikit terkuras karena tak se liar di awal, Cushing meledek dengan menggoyangkan tubuh nya ketika hook kanan nya dengan cepat melesat ke sasaran.
Sampai di ronde terakhir tidak ada tubuh yang menyentuh kanvas tapi jelas Cushing mencetak poin lebih banyak, skor akhir 97-93 di semua juri, J’Hon Ingram yang sebelum nya menjadi favorit pulang dengan kekecewaan.
Wawancara setelah laga Devin Cushing mengucapkan rasa terima kasih kepada penonton yang hadir di dalam arena.
“Salam hormat kepada seluruh yang hadir, mungkin kalian tidak menjagokan saya untuk menang, tapi malam ini saya membuktikan bahwa pengalaman tidak bisa berbohong tutup Chusing.”
Di pertarungan pertama dalam format 10 ronde ini mungkin terlalu berat bagi Ingram karena butuh penyesuaian lebih dulu, kekalahan ini juga menjadi pelajaran berharga agar ke depan nya lebih giat lagi berlatih dan tidak memforsir seluruh kekuatan nya di awal, sebab semakin naik level harus bisa mengatur strategi agar tidak selalu menjadi samsak dari lawan yang tidak mudah tumbang hanya di 1 putaran.
Mungkin Abdullah Mason tertawa karena sebelum nya Ingram sempat menantang nya untuk bertarung setelah selesai duel ini, mungkin dia sudah yakin menang tapi malah tak sesuai harapan.
#DevinCushing #J’honIngram









