Juan Carlos Burgos sudah menghadapi banyak petinju hebat dengan lebih dari 44 pertarungan profesional dan pengalaman di level dunia, petinju Meksiko itu di kenal susah di jatuhkan apalagi di hentikan sebelum bel terakhir namun catatan itu akhir nya pecah.
Hanya membutuhkan 2 ronde untuk Ernesto Tito Mercado mengakhiri malam Burgos sekaligus menorehkan pencapaian yang belum pernah di lakukan petinju lain sebelum nya.
Dia memang di unggulkan tapi banyak fans yang penasaran melihat bagaimana saat melawan yang sudah malang melintang dan pernah menjadi penantang gelar dunia, pengalaman Burgos ternyata tidak cukup menghentikan petinju muda ini.
Maercado 24 tahun itu menguasai duel bel pertama berbunyi menggunakan kombinasi pukulan dan kekuatan untuk membuat Burgos yang berusia 38 tahun terus berada dalam posisi bertahan dan ragu untuk terlibat dalam adu pukulan.
Dia banyak menemukan peluang dengan pukulan telak dan dengan cepat menunjukkan dia petinju yang lebih unggul.
Akhir pertarungan Mercado menjatuhkan Burgos 2 kali termasuk melalui hook kiri keras yang menghancurkan, Burgos tidak mampu pulih dari rentetan serangan sampai wasit menghentikan pertarungan dan memberikan kemenangan KO.
Dengan kemenangan ini Mercado meningkatkan rekor nya menjadi 19 kemenangan tanpa kekalahan dengan 18 kemenangan sementara Burgos harus mengalami pertama lewat KO dari 8 kali kalah dalam karir profesional nya.
Tak butuh waktu lama Mercado mengarahkan ke target lain, saat wawancara usai laga dia menyebut nama Shakur Stevenson sang juara WBO dan The Ring yang baru saja merampas gelar itu dari Teofimo Lopez, tanpa ragu petinju kelahiran upland california ini mengajak untuk perang.
Tantangan ini melebar luas di medsos menjadi bahan diskusi di kalangan para penggemar karena Stevenson adalah petinju terbaik dengan juara dunia 4 divisi.
Pandangan penulis andai saja duel melawan Shakur terjadi Mercado masih 2 tingkat di bawah sang juara, dia memang memiliki rekor 19-0-18 KO dan punya insting penyelesaian yang bagus tapi di hadapan petarung defensif kadang bunuh diri.
Stevenson sendiri tidak mudah di ajak bertukar pukulan, kelebihan nya pada penguasaan kontrol sekaligus refleks menyerang balik, peluang Mercado bila dia bisa menekan tubuh Steveson sejak awal membuat nya sibuk bertahan lalu curi saat lengah, tetapi ini mudah di ucapkan berat saat di lakukan.
Tidak meremehkan Mercado tapi dia belum setara dengan level elit yang sebelum nya pernah di hadapi oleh Shakur, mengalahkan Burgos memang ganas tapi tidak dengan petarung yang memiliki IQ tingkat tinggi.
Akhir kata Shakur Stevenson tetap menang mutlak, bisa KO bila Mercado betul betul kecolongan akibat tipuan tangan yang mematikan.
#ErnestoMercado #JuanCarlosBurgos









