Air Mata Gabriela Tellez Pecah, Elif Nur Turhan Selamatkan Gelar IBF.

Turhan pertahankan gelar IBF,Tellez menangis

Elif Nur Turhan masih terlalu tangguh untuk di jatuhkan, petinju kelahiran Turki itu sukses mempertahankan gelar juara dunia IBF kelas ringan setelah mengalahkan penantang muda Gabriela Tellez lewat keputusan mutlak dalam pertarungan 10 ronde yang berlangsung sengit pada Sabtu malam.

Ketiga juri memberikan skor 96-94 untuk kemenangan Nur Turhan, hasil ini membuat sang juara mencatatkan pertahanan gelar kedua secara beruntun sekaligus menjadi salah satu petinju wanita terbaik di dunia saat ini.

Meski kalah Gabriela Tellez tetap mendapat tepuk tangan dari penonton, petinju berusia 19 tahun itu bertarung tanpa rasa takut saat menghadapi lawan yang lebih berpengalaman dan memiliki jam terbang jauh di atas nya.

Tellez langsung menunjukkan keberanian nya menekan Turhan dengan kombinasi cepat lewat pukulan kiri keras, terlihat serangan nya mampu menembus pertahanan, dia cukup baik menghindari pukulan liar yang di lepaskan sang juara.

Nur Turhan memanfaatkan keunggulan tenaga dan ukuran tubuh dengan terus memburu Tellez menggunakan variasi serangan.

Memasuki ronde ke 3 Tellez mampu membuat sang juara kebingungan, dari raut wajah nya dia kesal karena terus di dorong berlebihan saat duel jarak dekat berlangsung.

Selanjut nya duel berjalan semakin seru saat Nur Turhan begitu efektif dalam mendaratkan pukulan sementara Tellez mengandalkan kecepatan kaki dan pergerakan kepala untuk mengurangi dampak serangan.

Pada ronde ke 6 Tellez kembali berhasil menyelinap ke dalam pertahanan Nur Turhan dan melepaskan pukulan kiri ke arah kepala.

Ronde 8 menjadi salah satu ronde terbaik dalam laga ini, Nur Turhan bergerak liar sejak bel berbunyi dan terus memburu lawan nya dengan pukulan kanana, tapi Tellez tidak tinggal diam dia membalas dengan kombinasi cepat sambil bergerak memutar ring dan mencuri poin dari pukulan kiri andalan nya.

Semangat juang Tellez semakin terlihat membuat Nur Turhan menjulurkan lidah, aksi itu seolah ingin menunjukkan bahwa dia tidak terganggu tetapi di saat yang sama menjadi bukti bahwa Tellez masih mampu memberikan perlawanan hingga ronde akhir.

Menjelang penutupan laga Nur Turhan mengeluarkan kemampuan terbaik nya, ketegangan terjadi ketika Tellez kembali memprotes dorongan yang di lakukan Nur Turhan bahkan sebelum laga berakhir.

Saat keputusan di umumkan Nur Turhan tersenyum bangga itu dan Tellez harus menerima kekalahan pertama dalam karir profesional nya yang kini berubah menjadi 7 kemenangan dan 1 kekalahan.

Walau gagal merebut gelar dunia penampilan Tellez masih memberikan harapan cerah di usia nya yang masih sangat muda, kekalahan ini mungkin menyakitkan tetapi performa nya pasti tidak akan hilang dari peta persaingan divisi.

#ElifNurTurhan #GabrelaTellez

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top