Tidak peduli kelas atau timing, o’shaquie Foster sudah mengunci pikiran nya dengan menantang shakur stevenson dan sedang menunjuk langsung ke puncak.
“Dia target nomor satu di daftar saya.”
Kata yang terdengar penuh hasrat bahwa foster yakin akan bertemu dan merusak rekor tak terkalahkan petinju yang saat ini menjadi juara dunia di 4 divisi.
Beberapa tahun lalu posisi Foster tidak sekuat sekarang.
kekalahan split decision dari Robson Conceicao pada 2024 menjadi tamparan yang tidak banyak orang perkirakan.
Baca juga:
Banyak petinju akan break sebentar setelah hasil seperti itu, mulai memilih lawan mudah, menurunkan ambisi atau menunggu momentum yang lebih kondusif namun foster memilih jalan berbatu.
Dua kemenangan beruntun setelah nya termasuk kemenangan mutlak atas Stephen Fulton Jr tidak hanya mengembalikan nama nya ke papan atas tapi mengembalikan rasa bangga.
inilah yang sekarang membuat nya berani menunjuk Shakur Stevenson secara terbuka.
“Bukan hanya kalau ada kesempatan
atau mungkin suatu hari tapi dialah yang saya inginkan…kata foster”
Shakur Stevenson bukan target sembarangan. Rekor 25-0 gelar di empat divisi dan sebagai salah satu petinju paling cerdas secara defensif saat ini membuat banyak orang ragu untuk menyebut nama nya apalagi menantang nya.
Dia baru saja mempermalukan Teofimo Lopez Jr untuk merebut gelar WBO welter junior.
Sebuah kemenangan yang tidak hanya soal skor tapi soal kontrol total, Stevenson membuat petinju elite terlihat tak ada istimewa nya sama sekali.
Petinju seperti Stevenson seringkali menjadi pusat orbit, semua orang bicara tentang dia, tapi sedikit yang mendekat, banyak petinju yang lebih memilih menunggu dia pindah kelas atau berharap peluang datang dari arah lain.
Foster tidak menunggu itu malah ingin di segerakan, mungkin karena usia nya yang sudah 32 tahun, tidak ada lagi yang perlu di poles dari segi apapun.
Jika di bandingkan dengan stevenson, Foster kali ini berada di posisi juara WBC kelas ringan junior (130 lbs), namun kemenangan atas Fulton sempat membawa nya ke status interim di kelas ringan.
Dia secara terbuka mengatakan masih bisa turun di 130 pon tapi dia juga tidak ragu mengatakan bawa akan naik yang berarti kelas bukan lah alasan sebagai penghalang.
Stevenson juga sedang berada di masa pergantian, setelah kehilangan sabuk WBC ringan dan kini memegang gelar di welter junior arah karir nya belum sepenuh nya terkunci.
Bahkan ada gesekan singkat dengan Conor Benn nama besar lain dengan jalur yang sama sama tidak lurus, dalam kekacauan arah itu Foster melihat peluang emas.
Yang menarik foster ingin duel ini di selenggarakan di Houston.
Kedua petinju ini berlatih di area yang sama. Tidak perlu lintas negara atau promotor lintas benua. ini bukan tantangan jarak jauh tapi seperti mengetuk pintu tetangga dan berkata keluar jangan ngumpet.
duel seperti ini seringkali lebih panas dari yang di rencanakan, karena ada ego lokal, gengsi gym juga ada tatapan yang tidak bisa di hindari.
Menurut saya pribadi, inilah masalah utama nya, Foster adalah resiko tanpa keuntungan besar bagi Stevenson.
Shakur berada di posisi di mana setiap langkah harus bernilai fantastis baik secara finansial maupun warisan. Nama nama besar, duel lintas divisi atau pertarungan yang menjual cerita lebih menarik.
Foster datang dengan sabuk, disiplin dan gaya yang tidak mudah, ini lawan yang bisa merusak malam tanpa memberi banyak pujian.
karena itu saya percaya Foster benar ketika mengatakan bahwa Stevenson mungkin lebih suka dia tidak berada di jalan nya.
Yang membuat Foster menarik bukan hanya ambisi tapi sikap nya terhadap kemungkinan di tolak. dia tidak berbicara seperti petinju yang menunggu telepon berdering namun berbicara seperti petinju yang siap memaksa mendobrak agar pintu itu terbuka.
Dia juga sadar Stevenson mungkin mengejar nama lain. Tapi dia tetap menyebut nama itu berulang kali dengan kata kata yang sama.
Apakah duel ini akan terjadi??? Tidak ada yang bisa menjamin.
Tapi nama O’Shaquie Foster tidak akan berhenti muncul setiap kali Shakur Stevenson di bicarakan. semakin lama Stevenson menghindar semakin kuat bagi penggemar untuk melabeli nya dengan petinju pilih pilih lawan.
saat ini Foster sudah berdiri tinggal menunggu apakah Stevenson mau berbalik dan melihat nya.
#Foster #Stevenson










Pingback: Figueroa Bungkam Liverpool, Nick Ball Tumbang KO Brutal
Pingback: Hasil Tinju Dunia Liverpool 8 Februari 2026