Petinju kidal dari Prancis David Papot datang ke kandang lawan membuat penonton tuan rumah melongo, Harlem Eubank keponakan dari Chris Eubank sr ini harus mengakui kekalahan nya lewat angka mutlak dengan skor 111-113, 115-110 dan 115-109.
Di usia ke 35 tahun, Papot masih beringas melepaskan serangan mematikan lewat uppercut, Harlem maju berniat ingin menyeret nya ke pojok dengan serentetan pukulan tapi banyak yang meleset sebab lawan nya dengan gesit menghindar.
Di ronde ke 2 Papot hampir saja tergeletak setelah menerima pukulan telak tetapi dia mampu membalikkan keadaan lewat tangan kidal andalan menghantam keras membuat Harlem terjatuh.
Dia berdiri hanya menjadi bulan bulanan dari serangan Papot sampai terhuyung huyung beruntung bel berbunyi menyelamatkan nya dari kekalahan lebih awal.
Melihat lawan sudah mulai sedikit kehilangan tenaga Papot mengeluarkan semua jurus andalan nya memberikan luka di bawah mata kanan Harlem, dia seperti kehabisan akal untuk menembus pertahanan lawan nya karena tak berhenti henti nya menyerang lalu menghilang saat serangan datang dan mendorong nya ke arah tali.
Di putaran ke 6 Harlem bangkit mengikuti arahan dari pelatih nya agar tidak gegabah saat maju karena tau Papot adalah petinju defensif yang tak mudah di pukul dengan sembrono, strategi itu ternyata berhasil mengecoh lalu pukulan kiri nya sukses mendarat keras di dekat tali.
Papot terlihat mulai melambat, mungkin itu memang sengaja di lakukan agar semua energi tak terkuras habis, kesempatan itu di pergunakan Harlem dengan baik lewat pukulan kombinasi dan sukses menjatuhkan nya, tak mau nyerah Papot berdiri melawan sampai ronde berakhir.
Di ronde berikut nya mereka saling bertukar pukulan secara bergantian sama sama mengenai sasaran, Harlem sukses membalas dengan memberi luka pada Papot, dia menguasai di semua kartu juri sampai bel berakhir.
Merasa sudah di atas Harlem terlena dan lengah, akibat nya dia kena serangan balik pukulan kiri dari Papot sehingga menjatuhkan nya ke kanvas, dia masih berdiri tapi semakin memburuk setelah kembali bokong nya menyentuh lantai untuk ke dua kali nya akibat serangan yang sama, Harlem berdiri lagi menyesuaikan sampai bel terakhir.
Merasa sudah tertinggal Harlem berjuang sekuat tenaga yang dia punya untuk mengejar KO tapi tidak berhasil karena Papot masih mengerahkan sisa sisa kelincahan untuk menghindar lalu memukul balik membuat lawan nya kembali terluka.
Papot merayakan kemenangan nya tanpa ada keributan karena penonton tau dia memang pantas tangan nya di angkat oleh wasit.
Hasil ini memperbaiki rekor nya menjadi 31-1-1-(5 KO), satu satu nya kekalahan yang di alami nya terjadi pada September 2025 ketika dia menghadapi Liam Paro di Australia lewat angka, tapi hasil itu masih sedikit menjadi perbincangan karena Paro babak belur dengan mata kanan hampir tertutup, sementara dia keluar dengan wajah hampir tak luka sama sekali.
Tahun 2024 nama nya semakin di terkenal setelah menghancurkan petinju tak terkalahkan Josh Wagner di ronde ke 7 yang berlangsung di kampung halaman nya sendiri.
Hasil kali ini Papot membawa pulang sabuk IBF internasional yang sebelum nya kosong, tidak menutup kemungkinan dia bisa menjadi penantang wajib IBF milik Liam Paro yang di rebut dari Lewis Crocker sekaligus menuntaskan dendam di antara mereka.
Baca juga:
#DavidPapot #HarlemEubank









