Presiden Asosiasi Tinju Internasional IBA Umar Kremlev menyambut positif keputusan terbaru Komite Olimpiade Internasional atau IOC yang mulai mencabut pembatasan terhadap Komite Olimpiade Rusia, langkah tersebt merupakan pengakuan bahwa kebijakan yang di terapkan sebelum nya tidak lagi sejalan dan sudah seharus nya di perbaiki.
Kremlev menilai perubahan sikap IOC bukanlah sesuatu yang mengejutkan, dia mengingatkan bahwa IBA sejak awal memilih tidak melarang atlet Rusia maupun Belarus tampil di berbagai kejuaraan internasional.
Organisasi yang di pimpin nya tetap memberikan kesempatan kepada para atlet untuk bertanding dengan membawa bendera serta lagu kebangsaan negara masing masing meski keputusan itu sempat menuai kritik dari berbagai pihak.
Menurut Kremlev sejak awal IBA sudah meyakini bahwa organisasi olahraga internasional pada akhir nya akan mengambil langkah serupa, dia pun menyebut keputusan terbaru IOC sebagai bukti bahwa keputusan yang di terapkan IBA selama ini berada di jalur yang benar.
Dalam pernyataan nya Kremlev mengatakan bahwa mereka tidak memiliki pilihan selain mengoreksi kebijakan lama yang di anggap keliru, dia juga memuji kepemimpinan baru IOC yang di nilai mulai meninggalkan keputusan kontroversial di masa lalu.
“Organisasi olahraga seharus nya melindungi atlet bukan menyeret mereka ke dalam urusan politik dan mereka seharus nya berdiri di podium karena prestasi yang mereka raih bukan karena persoalan di luar olahraga,” ujar Kremlev
Dia juga menegaskan bahwa atlet Rusia sudah semesti nya kembali berkompetisi di panggung internasional dengan identitas secara penuh, kesempatan tampil di bawah bendera dan lagu kebangsaan sendiri memiliki makna yang sangat besar bagi setiap atlet yang membela negara nya.
Kremlev menambahkan bahwa Rusia tetap merupakan salah satu negara dengan tradisi olahraga yang kuat, sebab itu dia berharap para atlet Rusia dapat kembali mengikuti berbagai kejuaraan dunia dengan hak yang sama seperti atlet dari negara lain.
IBA berharap keputusan terbaru ini bukan menjadi langkah terakhir IOC, organisasi ini mendorong agar seluruh kebijakan yang merugikan atlet karena faktor kewarganegaraan kembali di tinjau sehingga tidak ada lagi perlakuan berbeda terhadap atlet berdasarkan asal negara maupun latar belakang mereka.
Mereka juga mengajak federasi olahraga internasional lainnya untuk menerapkan prinsip yang sama yakni memberikan kesempatan kepada seluruh atlet bertanding secara adil tanpa diskriminasi termasuk mengizinkan atlet Rusia kembali tampil dengan simbol resmi negara mereka dalam kompetisi internasional.
Beberapa waktu silam Kremlev juga bersuara keras tentang perlindungan hak atlet wanita karena polemik olimpiade paris pada 2024 yang yang lebih di ingat kontroversi nya dari pada prestasi.
Baca juga:
#UmarKremlev #IBA #IOC









