Perang Makin Panas! Dana White dan Eddie Hearn Kembali Saling Setelah Pertunjukan Di Inggris

Perang makin panas antara Dana White dan Eddie Hearn

Perseteruan antara Dana White dan Eddie Hearn seperti nya belum akan mereda dalam waktu dekat, setelah sebelum nya saling sindir soal petinju yang berpindah kubu dan masa depan Zuffa Boxing kini kedua nya kembali terlibat perang komentar yang lebih panas usai acara di Bournemouth Inggris.

Sekarang tidak kualitas pertandingan atau model bisnis promosi tinju, nama Tyson Fury dan Anthony Joshua ikut masuk ke dalam perdebatan.

Dana White bahkan mengklaim dia mengetahui informasi penting mengenai duel mereka yang menurut nya belum di ketahui banyak pihak dan Eddie Hearn juga mempertanyakan seluruh hype yang saat ini mengelilingi Zuffa Boxing.

Dalam konferensi pers setelah acara Zuffa Boxing di Bournemouth, Dana White kembali menunjukan taring nya, bos UFC itu membantah anggapan bahwa diri nya tidak terlibat dalam pembahasan pertarungan Tyson Fury melawan Anthony Joshua.

Selama beberapa bulan terakhir baik Frank Warren maupun Eddie Hearn berulang kali mengatakan bahwa White tidak memiliki peran dalam proyek tersebut namun promotor kepala plontos ini mengeluarkan ucapan yang membuat banyak orang penasaran, kata nya sampai saat ini lokasi pertarungan Fury vs Joshua bahkan belum di umumkan ke publik.

“Saya tahu di mana pertarungan itu akan di gelar,” tegas White.

Dia kemudian menambahkan bahwa publik hanya perlu menunggu perkembangan dalam 30 hari ke depan dan memunculkan isu baru.

Di sini apakah Dana White memang benar berada di balik layar negosiasi ataukah hanya bagian dari perang psikologis terhadap para promotor lama yang selama ini menguasai tinju, dia menantang wartawan untuk menghubungi Eddie Hearn dan menanyakan apakah sudah mengetahui lokasi pertarungan atau siapa yang menegosiasikan kontrak dan menurut White orang yang mengurus negosiasi tersebut bukanlah Hearn.

Jika Dana White menunjukkan bahwa Zuffa Boxing sedang bergerak menuju level yang lebih besar Eddie Hearn mengambil posisi sebalik nya, promotor Matchroom itu mengaku tidak terlalu terkesan dengan acara pertama nya di Inggris.

Memang kartu pertandingan di Bournemouth menghasilkan beberapa duel yang mendapat pujian luas, pertarungan Chris Billam Smith melawan Ryan Rozicki menjadi salah satu laga paling menghibur tahun ini. 

Sementara duel Cheavon Clarke melawan Jack Massey juga menghadirkan drama tak terlupakan setelah Clarke bangkit dari dua knockdown sebelum menghentikan lawan nya, namun bagi Hearn dua pertarungan bagus belum cukup untuk membuktikan apa pun.

Menurut nya terlalu cepat memberikan pujian berlebihan kepada Zuffa Boxing hanya karena satu malam yang sukses dia menyebut bahwa banyak orang di kubu mereka sebenar nya belum memahami tinju sebaik yang mereka klaim, komentar tersebut jelas menjadi sindiran langsung kepada Dana White yang selama puluhan tahun lebih di kenal sebagai penguasa dunia MMA melalui UFC.

Awal nya konflik ini hanya perang komentar biasa antara dua promotor besar tapi semakin lama cakupan nya malah melebar, beberapa waktu lalu Dana White juga sempat menyerang Hearn terkait kepindahan Conor Benn ke Zuffa Boxing.

White menuduh Hearn terlalu banyak mengeluh soal kepergian Benn padahal menurut nya masalah tersebut bisa di selesaikan jika hubungan bisnis mereka berjalan lebih baik sejak awal.

Hearn tentu tidak tinggal diam dia terus mempertanyakan berbagai pengakuan yang di keluarkan White sejak Zuffa Boxing resmi memasuki industri olahraga ini termasuk janji janji besar mengenai perubahan struktur, kata nya semua klaim tersebut masih harus di buktikan langsung bukan hanya lewat konferensi pers atau wawancara media.

Perseteruan ini tidak cuma Eddie Hearn yang satu satu nya promotor Inggris mempertanyakan proyek Dana White, sebelum nya Ben Shalom juga melontarkan kritik yang hampir serupa.

Shalom menilai Zuffa Boxing masih terlalu dini untuk di anggap sebagai pengubah permainan, dia berpendapat bahwa membangun promosi tinju jauh lebih rumit di banding mengelola UFC yang memiliki struktur lain.

Karena itu muncul sebagian besar promotor mapan di Inggris sedang menunggu apakah Dana White bisa memenuhi janji nya atau tidak dan White menyadari hal tersebut, dia mengatakan bahwa sekarang diri nya merasa sedang menghadapi semua pihak sekaligus.

Ketika di tanya soal kompetitor nya, White tidak menyebut Matchroom, Queensberry, atau Boxxer malah dia menyebut NFL, NBA, MLB, dan NHL, menurut White target Zuffa Boxing bukan ingin merebut pangsa pasar dari promotor lain tapi akan membawa tinju kembali bersaing dengan olahraga terbesar di dunia.

Ambisi itu memang terdengar sangat besar namun White percaya fondasi yang sudah di bangun melalui kerja sama dengan Paramount dan Sky Sports dapat membantu mewujudkan rencana tersebut.

Dia juga mengklaim bahwa sejumlah pengumuman besar akan di lakukan dalam beberapa minggu mendatang, dia meminta publik untuk menunggu sebelum memberikan penilaian akhir terhadap proyek Zuffa Boxing.

Siapa yang Akan Terbukti Benar?

Pandangan penulis untuk saat ini susah menentukan siapa yang berada di posisi paling kuat, Dana White membawa nama besar juga jaringan media yang luas serta pengalaman panjang membangun UFC menjadi salah satu merek olahraga terbesar di dunia.

Eddie Hearn adalah salah satu promotor paling sukses yang sudah puluhan tahun hidup di industri ini, perdebatan mereka tidak bisa di jadikan patokan menjadi benar atau salah yang pasti setiap langkah Zuffa Boxing kini akan mendapat sorotan lebih besar di banding sebelum nya.

#EddieHearn #ZuffaBoxing #DanaWhite

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top