Oscar Duarte marah terang terangan bilang jika lawan sebelum nya Richadson Hitchins takut setelah mundur dari pertarungan.
Duarte merasa sedih saat tau duel itu di batalkan karena dia memimpikan menjadi juara dunia merebut gelar IBF yang di pegang Hitchins, namun kenyataan berkata lain sang juara mundur dengan alasan karena sakit.
Duarte tidak menyembunyikan perasaan nya dia bilang bahwa malam itu adalah salah satu paling menyakitkan dalam karir nya bukan karena kalah tapi karena tidak di beri kesempatan untuk bertarung.
Dia datang dengan persiapan terbaik dengan latihan sangat keras siap untuk memberikan pertarungan hebat dan keluar sebagai pemenang.
Setelah tau duel ini tak akan terjadi duarte kecewa berat namun dia mencoba memfokuskan penuh pada duel lain pengganti Hitchins.
Ketika di tanya Hitchins pindah promotor setelah kejadian itu duarte cuek tak peduli.
“sejujur nya saya tidak peduli, bagi saya itu bukan petarung karena tidak profesional saya tidak tertarik dengan karir nya”.
Di bagian paling panas saat kata takut yang di sematkan oleh Duarte namun di tepis oleh pewawancara yang kata nya bertemu langsung dengan menajer hitchins dia bilang tidak taku sama sekali karena sudah memiliki 20 pertarungan profesinal.
Menurut nya itu bukan soal kesehatan tapi keberanian.
“Ya dia takut mau bilang apa lagi? itu kenyataan dia sangat takut”
Bagi Duarte profesionalisme tidak hanya soal kontrak atau jumlah pertarungan tapi hadir ketika momen besar datang, ketika itu tidak di ambil label itu hilang.
Dia bahkan melangkah lebih jauh menganggap malam itu tanpa pertarungan sekalipun dia sudah mengambil gelar tersebut secara mental, karena Duarte tidak bicara untuk menyenangkan semua orang tapi bicara untuk mengirim pesan.
Setelah selesai bahas hitchins lalu fokus beralih ke lawan berikut nya Angel Daniel Fierro Barrera dengan julukan Tashiro.
Fierro petinju mexico berusia 27 tahun di kenal sebagai petarung yang ganas tidak takut bertukar pukulan, saat ini memiliki rekor 23-4-2-[18 KO] dia punya mental untuk tetap berdiri dalam tekanan bahkan pernah berbagi ring dengan petarung kelas atas seperti Isaac Cruz kalah lewat angka.
Meskipun Fierro memiliki 4 kekalahan tapi dia tidak tumbang brutal semua kalah lewat keputusan sementara Duarte sendiri memiliki rekor 30-2-1-[23 KO] pernah di hancurkan dengan KO oleh Ryan garcia pada desember 2023 lalu.
Baca juga:
Menurut nya gaya Fierro cocok untuk menghasilkan laga besar, dua petarung yang sama sama siap bertukar pukulan di situlah Duarte melihat peluang nya.
Dia tidak ingin menang biasa tapi dengan cara yang tidak bisa di perdebatkan yaitu knockout.
Duarte tidak mau menyebut ronde pasti bukan karena ragu tapi menghormati kemampuan lawan nya, dia tahu Fierro bukan tipe petarung yang mudah di jatuhkan tapi di saat yang sama dia juga yakin bahwa performa nya saat ini berada di level di atas nya.
Karena bagi Duarte setelah semua yang terjadi sebelum nya menang saja tidak cukup dia butuh pengakuan besar.
Setelah Fierro target berikut nya adalah Isaac Pitbull Cruz, ini bukan tanpa alasan karena Cruz di kenal sebagai petarung yang membawa tekanan tanpa henti dengan gaya yang sangat cocok melawan Duarte menjadi duel Brutal.
Dia tidak mencari jalan mudah menuju gelar dunia karena bagi nya jika mau jadi juara yang di akui jalan nya juga harus keras.
Selain duel ini Duarte juga menyoroti bahwa malam tersebut akan di penuhi pertarungan besar lain seperti Jaime Munguia melawan Jose Resendiz dan David Benavidez vs Gilberto Ramirez yang di sebut sebagai bagian dari rangkaian laga berpotensi menghasilkan perang.
Dia tidak memilih favorit dari nama itu bukan karena tidak punya opini tapi dia tahu semua petarung di level punya kemampuan untuk menang dia hanya bilang penonton tidak akan pulang dengan kecewa.
Baca juga:
#OscarDuarte #Fierro









