Di Frontwave Arena Jonny Mansour tampil seperti petinju yang sudah tahu persis apa yang harus di lakukan melawan William King petinju yang tak gampang di tembus lebih berpengalaman dan menjadi ujian paling berat dalam karir Mansour sejauh ini.
Dari ronde pertama dia langsung menerobos lewat kecepatan tangan kombinasi cepat jadi senjata utama dan satu hook kiri sempat bikin King sempoyongan namun tak sampai jatuh tapi cukup untuk menunjukkan siapa yang lebih tajam malam itu.
Masuk ronde kedua dan ketiga Mansour mulai menekan dengan kontrol, dia memperpanjang kombinasi mencoba memaksa wasit menghentikan laga lebih cepat.
Tapi King tidak menyerah secara mental tetap berdiri dan tidak berubah gaya.
Mansour unggul tapi tidak mudah menyelesaikan lawan, king bukan petinju yang takut saat di serang mungkin dia kalah angka skor tapi terus bertahan dengan dobel cover yang rapat sesekali membalas memberi jeda Mansour untuk memukul.
Di ronde ke 7 bermain lebih kasar di jarak dekat, menekan, mendorong dan memukul dari dalam, penonton yang hadir mulai ikut terbawa suasana karena tekanan yang terus dia berikan.
Kelihatan jelas Mansour ingin menutup pertarungan sebelum bel terakhir tapi King punya rencana lain.
Masuk ronde ke 8 kondisi nya memang sudah tertinggal jauh tak banyak menyerang atau ambil resiko besar tapi juga tidak memberi peluang untuk di hentikan.
Bel terakhir berbunyi Mansour menang telak di juri skor 80-72 di semua kartu menunjukkan dia menguasai sepanjang laga.
Rekor nya saat ini menjadi 7-0 (2 KO), untuk Mansour sendiri ini bukan kemenangan paling spektakuler tapi mungkin salah satu yang paling penting karena untuk pertama kali nya dia menghadapi lawan yang tidak bisa di hancurkan dan tetap menang tanpa kehilangan kendali.
Baca juga:
Kalau Jonny Mansour menang dengan kontrol maka sepupu nya hadir dengan tenang, Julius Ballo tidak bernafsu menyerang tapi perlahan membongkar pertahanan Roman Reyes sampai laga jadi milik nya.
Dari awal situasi nya tidak mudah, Reyes datang dengan postur lebih tinggi dan jangkauan yang jelas menguntungkan.
Di ronde pertama Ballo tidak bisa asal masuk dia harus banyak bergerak mencari sudut yang pas untuk menyerang agar tidak kecolongan serangan balik lawan.
Masuk ronde ke 2 mulai ada perubahan Ballo mendaratkan pukulan kanan telak membuat Reyes mundur dan kesulitan membalas namun dia bertahan dengan jab agar Ballo tak semakin melangkah ke depan.
Ronde ke 3 Ballo mulai mengarahkan jalan nya pertarungan beberapa kali dia memancing Reyes masuk lalu menyambut nya dengan pukulan kanan.
Masuk ronde ke 4 Ballo pergerakan nya lebih cair, counter mulai sering masuk tapi ukuran tubuh Reyes masih jadi faktor yang membuat nya tidak bisa sembrono menekan tapi kondisi itu tidak bertahan lama.
Di ronde ke 5 Reyes mulai melambat, nafas nya ngos ngosan di situlah Ballo langsung masuk ke jarak dekat untuk pertama kali nya dengan serius.
Ballo melepas kombinasi tanpa banyak di balas, serangan datang bertubi tubi dan kontrol sepenuh nya ada di tangan Ballo.
Baca juga:
Masuk ronde terakhir Ballo terus menekan lalu keluar dengan sudut yang bagus membuat Reyes tenaga nya perlahan habis, bel terakhir berbunyi tanpa drama dan hasil nya semua juri memberikan kemenangan mutlak untuk Ballo dengan skor 60-54.
Rekor nya kini 3-0 masih awal tapi cara dia menang menunjukkan fondasi yang kuat.
Di ring profesinal Ballo mungkin belum memberikan sesuatu yang membuat fans terpana akan penampilan nya tapi jika menoleh ke belakang saat masih di amatir semua orang akan hormat pada nya.
Saat ini Ballo baru berusia 23 tahun namun rekor amatir nya sangat menakjuban memiliki total 52 kemenangan 8 kalah dan 4 menang KO.
Sepanjang tahun 2021 dia pernah bertarung sebanyak 16 kali maka nya tak heran anak semuda ini sudah seperti usia 26 tahun bila di lihat keseluruhan karir amatir nya, dari sini juga bisa kita lihat Ballo bukan petinju yang suka mencari KO cepat.
Dari 50 an lebih duel hanya 4 kali menang KO, jelas dia bentuk untuk bermain pakai otak tidak hanya otot, biasa nya petinju defensif seperti ini akan mempunyai karir panjang karena bagi dia ring ibarat tempat bermain bukan perang, yang penting hasil akhir nya kedua tangan di angkat dengan kemenangan.
#JuliusBallo #JonnyMansour









