Conor Benn Akui Sangat Menghormati Eddie Hearn Dan Matchroom Tapi Memilih Jalan Sendiri

conor benn sangat menghormati eddie hearn

Conor Benn sempat tenggelam dalam kebisingan yang tak ada habis nya, bukan cuma soal lawan di ring tapi juga drama di luar ring mulai dari kontroversi, tekanan publik sampai keputusan besar yang akhir nya memisahkan dia dari Eddie Hearn dan Matchroom.

Banyak yang nunggu dia bicara berharap ada serangan balik, sindiran atau setidaknya nada keras tapi yang keluar malah berbalik dia tenang, dewasa dan jauh dari kesan panas.

Begitu ditanya soal perpisahan itu Benn langsung memotong semua spekulasi.

“saya mencintai Eddie titik..tidak peduli apa yang di katakan orang tidak peduli semua kebisingan dan perdebatan itu, saya tidak di sini untuk itu, saya punya rasa hormat dan kasih untuk Eddie, saya tahu kamu tersenyum tapi ini soal kedewasaan, saya melakukan apa yang terbaik untuk saya dan keluarga saya, saya sudah mengamankan masa depan keluarga saya dan itu lebih penting dari apa pun”.

Buat sebagian orang ini mungkin terdengar aneh, setelah semua yang terjadi dari komentar dan bolak balik opini di media yang mungkin di anggap permusuhan, tapi Benn menutup nya dengan rasa hormat, dia tak tertarik memperpanjang drama.

Buat dia keputusan yang di ambil bukan soal ego tapi sesuatu yang jauh lebih jauh yakni keluarga.

Benn bilang semua yang dia lakukan sekarang adalah untuk memastikan masa depan keluarga nya aman tidak hanya hidup layak tapi juga terjamin, dia ingin anak anak nya punya akses ke pendidikan terbaik, itu menurut nya jauh lebih penting dari pada mempertahankan hubungan kerja kalau sudah tak sejalan.

Dia juga menegaskan tidak ada rasa benci apalagi dendam, pintu tetap terbuka kalau suatu hari nanti ada kesempatan untuk duduk bareng lagi dengan Eddie Hearn dia siap.

Pandangan penulis di sini jelas tidak ada ego, bukan siapa yang harus minta maaf duluan Benn bilang itu datang dari hati bukan dari keinginan terlihat lebih dewasa di depan kamera.

Kalau di bandingkan dengan versi lama diri nya perubahan ini sangat jauh, Benn sendiri mengakui itu dulu dia masuk ke dunia tinju dengan beban di punda knya, ada rasa marah dan dorongan untuk membuktikan diri, ada semacam chip on the shoulder yang bikin dia selalu ingin menunjukkan bahwa dia bisa lebih dari yang orang pikirkan.

Sekarang dia bilang itu sudah berubah. Dia tak lagi bertarung karena marah atau dengan energi negatif itu, semua yang dia lalui dengan kontroversi, tekanan, masalah pribadi pelan pelan membentuk versi baru diri nya.

Benn juga bicara soal bagaimana semua itu memengaruhi cara dia melihat hidup, buat dia hidup terlalu singkat untuk diisi dengan konflik yang tidak perlu.

Dia tak mau lagi menyimpan dendam atau memperpanjang masalah, dia sudah melewati cukup banyak untuk tahu bahwa energi seperti itu cuma akan menghambat, sekarang fokus nya menjadi versi terbaik sebagai petarung maupun sebagai manusia.

Ketika pembicaraan beralih ke karir nya nada yang dia pakai tetap sama jujur apa ada nya, dia tak mencoba menjual mimpi berlebihan.

Benn malah bilang kalau diri nya sudah mencapai lebih dari yang dia bayangkan saat pertama kali jadi profesional, sebuah pengakuan dari seorang petarung yang tahu perjalanan karir nya tidak selalu mulus tapi tetap bisa berdiri hingga detik ini.

Benn juga sadar betul apa yang membuat orang terus menonton dia bukan cuma kemampuan tapi karakter.

Dia bilang sendiri orang lebih tertarik pada karakter dari pada skill, dia ingin memberikan itu tidak hanya kemenangan tapi pengalaman, KO yang bikin orang berdiri dari kursi, pertarungan yang bikin orang tegang dari ronde pertama sampai terakhir dan momen yang bikin penonton ingat perasaan mereka saat itu.

Dia bahkan menggambarkan dengan keluarga yang duduk di depan TV makan fish and chips nonton pertarungan nya bersama, itu yang dia kejar lewat kenangan yang tertinggal di kepala penonton.

Benn bilang terang terangan akan ada pertarungan yang dia rasa harus nya menang tapi ternyata kalah dan akan ada juga yang sebalik nya.

Tapi satu yang dia janjikan akan memberikan semua nya, dia akan masuk ring dengan kondisi terbaik, siap tempur penuh, bangkit kalau jatuh dan siap menjatuhkan lawan kalau ada kesempatan.

Gaya bertarung nya juga tidak berubah, dia tetap tipe yang maju bukan mundur, itu yang membuat banyak orang terus mengikuti karir nya.

Menjelang pertarungan nya melawan prograis Benn terlihat sangat sadar bahwa ini bukan duel biasa tapi mengingatkan semua orang siapa dia sebenar nya, dia tahu ada keraguan yang mempertanyakan apakah dia masih sama seperti dulu, jawaban nya dia akan membuktikan nya di ring.

Target nya adalah KO, dia tidak akan bersembunyi di balik strategi defensif atau hati hati, begitu melihat peluang dia akan ambil, itu yang dia katakan.

Tim nya juga melihat hal yang sama, mereka bilang Benn adalah tipe petarung yang tidak pernah menolak tantangan, mau lawan siapa saja dia siap, itu yang membuat nya mudah di atur sekaligus berbahaya karena ketika seorang petarung punya mental seperti itu dia tidak datang untuk lari lari.

Pertarungan yang akan datang juga di prediksi keras, dua petarung yang sama sama tidak suka mundur penuh perhitungan tapi lebih ke adu mental dan daya tahan.

Benn sendiri tanpak menikmati posisi ini bukan dalam arti santai tapi ke arah siap, dia tahu tekanan nya besar.

Di sini dia tidak ada lagi kebutuhan untuk membuktikan sesuatu kepada semua orang yang ada sekarang hanya keinginan untuk tampil maksimal.

Menurut saya ini bukan hanay kisah tentang perpisahan dengan promotor tapi juga perubahan, bagaimana seorang petarung berkembang bukan hanya di ring dan masalah bisa membentuk karakter baru yang lebih kuat.

Mungkin yang paling menarik dari semua nya adalah bagaimana Benn memilih untuk tidak memperkeruh keadaan, dia etap hormat, dan terbuka tapi tetap berjalan dengan keputusan nya sendiri.

#Conorbenn #Eddiehearn #Matchroom

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top