Lolos Ujian Berat, Gary Russell Pertahankan Gelar WBA Melawan Hiraoka

Garry Russell pertahankan gelar WBA melawan Hiraoka

Pertahanan gelar pertama tidak mudah, Gary Antuanne Russell lolos dari ujian berat ini dan mengalami nya secara langsung di paksa putar otak, di uji ke tubuh juga tetap tenang di tengah insiden kontroversial.

Dia menghadapi penantang wajib asal Jepang Andy Hiraoka petinju dengan rekor tak terkalahkan dengan reputasi sebagai pemukul keras.

Setelah 12 ronde yang sarat tekanan dan adu fisik Russell keluar sebagai pemenang lewat keputusan angka mutlak: 117-110, 116-111, dan 116-111.

Namun angka itu tidak sepenuh nya menceritakan betapa keras nya laga tersebut.

Pertarungan di buka dengan duel jab yang hati hati, kedua petinju mencoba saling membaca tetapi Russell lebih dulu melangkah maju dengan kecepatan tangan khas nya memaksa hiraoka mundur ke tali dengan pertahanan rapat.

Pukulan kanan Russell menjadi pembeda, dia tidak hanya mengandalkan dasar, tapi memvariasikan kombinasi ke kepala dan tubuh.

Kecepatan eksekusi nya memaksa Hiraoka lebih sering bereaksi dari pada memulai serangan.

Pada ronde ke 3 dan 4 Russell terlihat lebih dominan, setiap kali hiraoka menegakkan jab Russell sudah berada dalam jarak untuk melepaskan kombinasi lanjutan.

Namun Hiraoka bukan penantang biasa, Memasuki ronde ke 6 dan ke 7 dia mulai menemukan peluang, serangan ke tubuh semakin menjadi jaid, Pukulan tersebut cukup keras untuk menguji daya tahan Russell.

Momentum sempat sedikit bergeser, Dentuman ke tubuh Russell terdengar jelas di arena, ini adalah momen di mana juara harus menunjukkan bahwa dia tidak akan kalah.

Russell tidak mundur total dia tetap berada dalam jarak tempur membalas dengan pukulan memaksa Hiraoka berpikir dua kali sebelum menekan lebih dalam.

Masuk ke ronde ke 8 dan ke 9 laga berubah menjadi duel daya tahan, Hiraoka meningkatkan volume serangan memanfaatkan tekanan fisik, Russell mengimbangi nya dengan aktivitas tangan yang lebih cepat.

Perbedaan paling mencolok adalah timing, Russell lebih presisi dalam memilih momen. Hiraoka agresif kurang efisien.

Beberapa kombinasi Russell mendarat di kepala memberi kesan yang kuat bagi ke 3 juri.

Ronde ke 10 menghadirkan drama tersendiri, Russell sempat menekan Hiraoka dengan pukulan sebelum terjadi pertukaran yang memicu insiden pukulan rendah.

Dalam kekacauan itu Hiraoka membalas dengan pukulan keras ke area vital Russell.

Wasit memberikan pengurangan satu poin kepada Hiraoka, kejadian tersebut menambah ketegangan namun tidak mengubah arah laga.

Ronde ke 11 menjadi salah satu yang paling seru, Kedua petinju saling mendaratkan pukulan keras tidak ada yang mundur, Hiraoka berusaha mencur dengan tekanan cepat sementara Russell mengandalkan kombinasi agar tak kecolongan.

Di ronde ke 12 Russell tampil lebih terkontrol,dia membuka dengan pukulan kiri ke kepala dan kembali menyasar tubuh.

Hiraoka memojokkan sang juara tetapi Russell berhasil keluar dari tekanan dan tetap aktif hingga detik terakhir.

Bel akhir berbunyi dengan kedua petinju masih bertukar pukulan di sambut tepuk tangan meriah penonton Las Vegas.

Dengan hasil ini Russell meningkatkan rekornya menjadi 19-1 (17 KO), sementara Hiraoka menelan kekalahan pertama nya dan turun ke 24-1.

kemenangan ini sangat penting bagi Russel karena pertahanan gelar pertama sering kali menjadi indikator apakah seorang juara mampu mempertahankan level nya atau tidak, dia membuktikan bahwa sabuk WBA memang pantas tetap di pinggan nya.

Jika di lihat secara keseluruhan di duel ini, Russell menunjukkan tiga hal utama..

Kecepatan tangan yang konsisten sepanjang 12 ronde, kemampuan beradaptasi ketika tekanan meningkat, ketahanan fisik menghadapi pemukul keras.

Namun masih ada ruang perbaikan, serangan tubuh Hiraoka cukup efektif dalam beberapa ronde, lawan dengan volume lebih tinggi atau teknik lebih rapi bisa saja mengeksploitasi kelemahan tersebut.

Usai laga Russell menyatakan ambisi nya untuk pertarungan unifikasi.

Dia menyebut semua pemegang gelar sebagai target, nama yang paling dia incar adalah Shakur Stevenson juara tak terkalahkan empat divisi yang hadir sebagai bagian dari tim siaran.

Bila mana duel Russell vs Stevenson terjadi, kita akan di suguhkan dengan dua gaya, Russell agresif dengan kecepatan tangan tinggi, stevenson lebih defensif dan sangat teknis.

kita tunggu kabar selajut nya apakah mereka akan segera bertemu, tentu nya kita sebagai penikmat tinju berharap segera di wujudkan.

#Garryrussell #Hiraoka #Tinjuhaiini

1 komentar untuk “Lolos Ujian Berat, Gary Russell Pertahankan Gelar WBA Melawan Hiraoka”

  1. Pingback: Hasil lengkap tinju hari ini 21 september 2025

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top