Ketegangan yang terjadi di sela sela agenda promosi kelas berat di Tottenham Hotspur Stadium rupa nya belum mereda, pa yang semula hanya sebagai insiden adu argumen di tepi arena kini berkembang menjadi tantangan terbuka yang berpotensi mengundang perhatian publik tinju Inggris.
Mantan juara dunia kelas menengah super, Carl Froch secara terbuka menantang John Fury untuk bertarung di atas ring menyusul konfrontasi panas yang terjadi di hadapan kamera dan ribuan penonton.
Froch menegaskan bahwa jika perseteruan verbal di lakukan di ruang publik maka penyelesaian nya pun seharus nya terjadi secara resmi dengan sarung tinju, wasit dan aturan yang jelas.
Baca juga:
Insiden tersebut berlangsung saat sesi tatap muka antara Tyson Fury dan Arslanbek Makhmudov untuk laga mereka pada 11 April mendatang.
Froch ketika itu sedang menjalankan tugas sebagai komentator siaran, di tengah persiapan siaran langsung John Fury melangkah mendekat dan melontarkan kata kata keras yang terekam kamera.
Peristiwa tersebut langsung menjadi bahan pembicaraan bukan hanya karena lokasi dan momentum kejadian nya tetapi juga karena melibatkan dua figur dengan karakter yang sama sama vokal dalam dunia tinju Inggris.
Baca juga:
Froch yang pensiun sejak 2014 usai kemenangan KO atas George Groves di Wembley bukanlah sosok yang asing dengan tekanan panggung besar.
Dia pernah bertarung di level elite dunia dan memahami bagaimana atmosfer stadion besar bisa memancing emosi.
Namun menurut penuturan nya insiden di Tottenham terjadi pada momen yang tidak tepat dia mengaku sedang bersiap untuk siaran langsung ketika John Fury mendekat dan mulai melontarkan komentar provokatif.
Baca juga:
Froch menilai tudingan bahwa dirinya mundur dari konfrontasi tidak berdasar, dia menyatakan bahwa tidak ada situasi fisik yang terjadi selain adu kata kata.
Dalam pandangan nya jika seseorang ingin membuktikan sesuatu, maka cara nya bukan dengan berteriak di pinggir arena tapi dengan masuk ke dalam ring.
Pernyataan itulah yang kemudian berkembang menjadi tantangan terbuka, Froch menyebut bahwa bila John Fury merasa terusik atau tersinggung maka solusi paling logis adalah mengatur pertarungan resmi bahkan menyebut kemungkinan tampil dalam ajang promotor hiburan seperti Misfits.
Baca juga:
John Fury selama bertahun tahun membangun citra sebagai figur keras dan konfrontatif di sisi ring, dia kerap menjadi pusat perhatian dalam laga laga besar putra nya.
Suara nya lantang, gestur nya tegas dan kehadiran nya sering kali memanaskan suasana.
Dalam banyak kesempatan dia tampil sebagai pelindung sekaligus juru bicara keluarga Fury. Namun peran tersebut jarang di uji dalam konteks kompetisi resmi.
Froch secara implisit mempertanyakan batas antara persona dan realitas.
Bagi nya ada perbedaan mendasar antara menjadi figur vokal di tepi ring dan menjalani ronde demi ronde dengan wasit yang mengawasi.
Pertarungan profesional bahkan dalam konteks laga hiburan tetap memiliki struktur, waktu tiga menit per ronde, stamina serta disiplin taktik itulah wilayah yang sangat di kenal Froch sepanjang karir nya.
Froch kini berusia 48 tahun dan sudah lebih dari satu dekade tidak bertarung secara profesional.
Meski demikia dia mengklaim tetap menjaga kondisi fisik, sebagai mantan juara dunia yang pernah bersaing di level tertinggi dia memiliki pengalaman yang tidak bisa di remehkan.
John Fury sendiri tidak memiliki rekam jejak panjang sebagai petinju profesional papan atas, tantangan Froch secara tidak langsung menyoroti perbedaan latar belakang tersebut.
Dalam olahraga ini pengalaman bertanding di bawah tekanan lampu stadion dan ribuan penonton bukan hanya atribut tambahan itu adalah fondasi mental yang di bangun dari puluhan ronde keras melawan petinju elite.
Karena itu meski secara usia kedua nya tidak lagi muda, Froch tanpak yakin bahwa pengalaman kompetitif nya tetap menjadi faktor pembeda.
Tantangan Froch juga membuka diskusi tentang pergeseran lanskap tinju modern, Ajang seperti Misfits atau pertarungan selebritas telah menjadi bagian dari ekosistem olahraga ini, batas antara kompetisi murni dan hiburan semakin tipis.
Baca juga:
Bila duel Froch vs John Fury terjadi bisa saja di pandang sebagai tontonan yang menarik secara komersial, nama besar, kontroversi publik dan personal adalah elemen yang kerap mendongkrak minat pasar.
Froch menekankan bahwa jika pertarungan terjadi, dia ingin melakukan nya di bawah aturan resmi.
Itu menandakan bahwa dia tidak hanya mencari sensasi tapi ingin membawa perselisihan tersebut ke ranah yang terukur.
Meski insiden ini melibatkan ayah nya Tyson Fury tidak bisa di lepaskan, setiap kontroversi yang melibatkan keluarga Fury hampir selalu berdampak pada seputar sang mantan juara kelas berat itu.
Dalam banyak kesempatan Tyson Fury menunjukkan bahwa dia senang dengan drama dan perhatian media.
namun insiden ini terjadi dalam promosi pertarungan melawan Makhmudov sehingga sorotan yang bergeser ke konflik pribadi bisa di anggap mengganggu fokus utama.
Tantangan Froch bisa menjadi distraksi tambahan menjelang laga penting tersebut.
Apakah Duel Ini Akan Terjadi?
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak John Fury mengenai penerimaan tantangan tersebut.
kemungkinan realisasi nya bergantung pada negosiasi, kesiapan fisik, dan tentu saja aspek finansial.
Apakah John Fury akan membalas dengan kesiapan yang sama atau perseteruan ini akan berhenti sebagai bagian dari drama promosi?
#Johnfury #Carlfroch










Pingback: Lewis crocker juara IBF kalahkan paddy donovan 2025
Pingback: Russell vs Hiraoka: Duel Kidal di Las Vegas
Pingback: Naoya Inoue Pertahankan Gelar,Kalahkan Akhmadaliev 2025
Pingback: Selamat jalan Ricky hatton 1978-2025