Heavyweight Memasuki Era Baru, Agit Kabayel Singgung Tyson Fury dan Anthony Joshua

Kabayel sebut era baru segera di mulai

Divisi kelas berat sedang memasuki babak baru, dominasi nama besar seperti Tyson Fury juga Anthony Joshua hingga Deontay Wilder perlahan mulai memudar sementara generasi baru mulai naik ke dan siap mengambil alih panggung utama.

Pendapat itu di ungkapkan oleh penantang nomor satu WBC asal Jerman Agit Kabayel setelah muncul dalam wawancara terbaru nya usai duel kontroversial antara Oleksandr Usyk melawan Rico Verhoeven.

Dalam wawancara tersebut Kabayel tidak hanya membahas peluang duel perebutan gelar dunia melawan Usyk tetapi juga memberikan pandangan nya mengenai perubahan besar yang sedang terjadi di divisi saat ini, menurut nya era lama perlahan sudah selesai.

“Saya pikir era lama sudah selesai setelah masa Anthony Joshua dan Tyson Fury. Sekarang era baru tinju akan datang, generasi baru,” ujar Kabayel.

Kata ini otomatis menyedot perhatian banyak penggemar terutama di medsos sebab selama hampir satu dekade terakhir nama Tyson Fury dan Anthony Joshua memang menjadi wajah utama divisi kelas berat dunia, Gypsy king di kenal sebagai raja modern berkat kombinasi ukuran tubuh raksasa, skill elit dan kemampuan bertahan yang di atas rata rata dengan seukuran tubuh nya.

Sementara Joshua pernah menjadi superstar Inggris dengan status juara dunia multi sabuk sebelum akhir nya mulai kehilangan dominasi nya beberapa tahun terakhir.

Kini situasi nya mulai berubah drastis, Tyson Fury sudah tidak lagi aktif seperti sebelum nya dan mulai sering di kaitkan dengan isu pensiun dan Anthony Joshua sendiri masih mencoba bangkit setelah beberapa kekalahan besar yang mengguncang reputasi nya.

Nama baru mulai bermunculan termasuk Agit Kabayel menjadi salah satu sosok yang paling mencuri perhatian dalam dua tahun terakhir, petinju Jerman keturunan Kurdi itu sukses mengubah status nya dari underdog menjadi penantang gelar dunia paling di segani di kelas berat.

Awal nya banyak orang meragukan kualitas Kabayel karena nama nya tidak terlalu populer di luar Jerman bahkan saat diri nya mulai di pasangkan dengan nama besar sebagian penggemar menganggapnya hanya sebagai lawan pemanasan, tapi semua nya berubah setelah Kabayel mulai menghancurkan lawan lawan tangguh satu per satu.

Kemenangan atas Arslanbek Makhmudov menjadi awal viral di dalam karir nya, setelah itu Kabayel kembali membuat kejutan ketika sukses menghentikan Frank Sanchez petinju Kuba yang sebelum nya di anggap salah satu heavyweight paling teknikal di dunia.

Tapi setelah Sanchez baru saja menghancurkan Richard Torres Jr yang tak terkalahkan dengan KO spektakuler di Mesir,bkemenangan Kabayel saat itu mulai di pandang jauh lebih serius oleh publik tinju.

Kabayel sendiri merasa orang orang akhir nya mulai memahami level sebenar nya yang dia miliki.

“Saat saya mengalahkan Sanchez orang berkata dia belum pernah menghadapi ujian besar tapi sekarang mereka mulai mengerti level Kabayel,” kata nya.

Kini nama nya berada tepat di posisi penantang utama Oleksandr Usyk dan di tengah perubahan generasi Kabayel merasa menjadi bagian dari era baru tersebut, dia juga menyebut beberapa nama muda yang mulai ramai di bicarakan sebagai masa depan divisi.

Salah satu nama itu adalah Moses Itauma petinju muda Inggris itu yang banyak pengamat menilai sebagai calon monster baru karena kemampuan teknik dan kekuatan pukulan nya yang sangat brutal di usia muda.

Kabayel mengaku sangat menghormati Itauma dan percaya petinju tersebut memiliki masa depan besar.

“Saya pikir Moses adalah prospek yang sangat bagus,” ujar Kabayel.

Selain Itauma muncul pula kemungkinan naik nya dua nama elite dari cruiserweight yakni David Benavidez dan Jai Opetaia, mereka sekarang ini adalah monster agresif cruiserweight terbaik berkat kombinasi kecepatan, teknik dan kekuatan fisik nya.

Jika kedua nya naik ke heavyweight dalam beberapa tahun ke depan maka persaingan di pastikan akan semakin brutal, Kabayel sendiri banyak penggemar memandang nya sebagai representasi gaya heavyweight klasik yang di bawa ke era modern.

Bahkan dalam wawancara tersebut sang pembawa acara membandingkan Kabayel dengan petinju heavyweight era lama seperti Joe Frazier, Oscar Bonavena, hingga Jerry Quarry.

Menurut penulis perbandingan ini tidak mengada Ngada, Kabayel memang memiliki tekanan kuat, stamina tinggi dan kemampuan menyerang ke badan lawan yang sangat menyiksa sampai di juluki king body shot karena bukan petinju yang bergantung dengan satu pukulan untuk meraih KO namun pelan tapi pasti menguras tenaga lawan.

Karena itulah banyak penggemar mulai penasaran melihat bagaimana Kabayel akan menghadapi Oleksandr Usyk apalagi setelah penampilan Usyk melawan Rico Verhoeven memunculkan banyak tanda tanya.

Dalam duel tersebut Usyk memang akhir nya menang TKO tetapi banyak penonton merasa penampilan nya tidak terlalu dominan bahkan Kabayel sendiri mengaku sempat berpikir Rico unggul tipis sebelum penghentian itu terjadi, tak hanya itu Kabayel juga secara blak blakan menyebut usia mulai menjadi kendala bagi Usyk.

“Saya pikir dia sudah tua,” kata Kabayel.

Usyk saat ini memang sudah menginjak usia 39 tahun, walaupun masih menjadi heavyweight terbaik usia jelas mulai menjadi ancaman bagi nya terutama menghadapi generasi baru yang lebih muda dan tenaga masih utuh.

Namun Kabayel tetap mengakui bahwa Rico Verhoeven memberikan tantangan unik karena gaya bertarung nya sangat tidak ortodoks membuat Usyk kesulitan membaca pola permainan nya karena minimnya referensi pertarungan yang bisa di pelajari sebelum nya.

Terlepas dari kontroversi duel tersebut Agit Kabayel percaya waktu nya telah tiba, dia tidak lagi ingin hanya menjadi nama alternatif atau lawan cadangan bagi para bintang besar dan ingin menjadi pusat era baru.

Bila duel melawan Oleksandr Usyk terjadi di stadion besar Jerman seperti yang di iginkan nya maka itu bisa menjadi awal resmi pergantian generasi, Era Tyson Fury dan Anthony Joshua mungkin belum sepenuh nya tamat tapi perlahan pintu menuju kesana segera terbuka dan petinju Jerman ini ingin berdiri paling depan saat era itu di mulai.

#AgitKabayel #TysonFury #AnthonyJoshua #OleksandrUsyk

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top