Mantan pemain rugby yang berubah profesi ke adu jotos, nelson asofa solomona naik ring untuk ke 2 kali melawan debutan jarrod wallace di wollongong australia.
Solomona yang memiliki tinggi badan 201 cm terlihat lebih sangar di banding lawan nya yang gemuk, namun ukuran tubuh tak berpengaruh bagi wallace karena semua itu hilang lewat keberanian nya menyerang tanpa ragu.
Ronde pertama di mulai wallace begerak mengitari ring seperti mengintai sebelum menyerang, kemudian di detik detik akhir hook kiri dan kanan menghantam kepala solomona yang membuat nya sedikit teler.
Petinju berjuluk Big Nasty itu terus berusaha memeluk agar tidak terkena pukulan lanjutan, tak lama berselang benturan kepala saat berpelukan membuat berdarah di atas mata kanan nya.
Tapi itu tak berpengaruh solomona tetap maju membalas tapi masih kurang efektif.
Ronde ke 2 luka itu kembali terbuka setelah pukulan beruntun dari wallace, namun yang paling telak pukulan kanan nya membuat solomona hingga menoleh tapi dia tak sampai jatuh.
Selanjut nya solomona hanya bertahan dan terus maju untuk memeluk wallace sampai bersandar di tali ring, sekilas terlihat lucu karena solomona seperti anak kecil yang minta di peluk.
Baca juga:
Ronde ke 3 inilah kebangkitan nya, solomona maju melepas uppercut keras menghentak, tapi sayang serangan lanjutan tidak ada karena berakhir clinh.
Solomona mengejar wallace sampai di pojok, uppercut kanan nya dengan keras menghujam dagu wallace yang kebetulan menunduk, dia tidak jatuh masih mencoba menghindar lalu straigh kanan solomona menjatuhkan di bawah kaki nya,
Wallace berdiri di hitungan ke 7, solomona tak memberi kesempatan untuk menyerang, pukulan kanan wallace meleset jauh yang kemudian jadi santapan empuk lewat uppercut kanan solomona.
Tak lama berselang ayunan kanan solomona kembali membuat wallace oleng sambil memegang tali ring agar tak jatuh.
2 pukulan lanjutan menghantam telak membuat wallace jatuh dengan posisi tengkurap, wasit tanpa mikir panjang langsung melambaikan tangan nya duel telak berakhir.
Dengan kemenangan ini solomona mengumpulkan rekor 2 kali menang semua di raih KO dan mendapat tepuk tangan keras dari penonton.
Baca juga:
Masih di panggung yang sama dari kelas berat ringan mempertemukan paulo aokuso sebagai tuan rumah melawan petinju kelahiran singapura Kittipong jian hao ho.
Sebelum duel di mulai kondisi jian hao terlihat memakai deker atau pelindung lutut yang kabar nya karena cidera.
Ini seperti pemaksaan bertarung alias hanya ingin pulang dapat bayaran, logika nya jika petinju sedang cidera dan tak layak tarung harus nya istirahat total sampai betu betul pulih.
Baca juga:
Yang terjadi di ring sudah kita bisa tebak siapa pemenang nya.
Ronde pertama di mulai tak sampai 10 detik jian hao bermaksud menghidari serangan dari paulo dengan mundur, dia tak kuat menahan sakit sempat duduk di atas tali dan setengah berdiri.
Kemudian dengan paulo dengan gerak cepat memukul jian hao yang akhir nya berlutut.
Wasit menghampiri bertanya sebentar apakah dia siap lanjut, Hao berlutut lagi tak lama bangkit menghindari hitungan.
Baca juga:
Duel di lanjut paulo tidak langsung memburu nya dengan serangan brutal tapi masih membaca, Hao mengoyangkan kaki sambil melempar 2 kali pukulan tapi tidak tepat sasaran hanya mengenai tangan paulo.
Hanya dalam hitungan detik tangan kiri paulo menerobos ke wajah Hao saat ingin menghindar,dia pun terjatuh lalu segera berdiri namun jelas dia kesakitan dan pincang.
Petinju 28 tahun ini masih berusaha tegar walaupun pukulan kombinasi paulo masuk dengan telak sampai dia bersandar di tali.
Pukulan susulan kiri membuat nya jatuh di pojok setelah wajah di hantam, Hao meringis kesakitan sambl memegang lutut nya,wasit akhir nya menghentikan pertarungan 42 detik akan turun minum.
Paulo aokuso di nyatakan menang KO dan memperpanjang rekor nya menjadi 10 kemenangan dan 5 kali KO/TKO.
Lanjut di duel berikut nya pertemuan petinju sesama tak terkalahkan callum petters dari australia melawan petinju timor leste Delio anzaqeci di kelas menengah.
Petters yang masih berusia 23 tahun bertarung liar sejak bel di tabuh, sang lawan sempat mencoba membalas tapi tak cukup membuat petters mundur.
Di ronde ke 2 Delio harus pulang dengan tertunduk lesu setelah serentetan serangan petters membuat wasit bergerak cepat menghentikan pertarungan, hasil ini menambah rekor callum petters menjadi 6 kali semua di raih dengan KO.
Baca juga:
Kemudian dari kelas bantam super dalam eliminasi IBF, Sam goodman meraih kemengan angka atas lawan nya rodrigo fabian ruiz.
Ronde ke 2 ruiz membuat goodman terhuyung huyung karena pukulan kiri yang sangat keras namun tak sampai terkapar ke kanvas.
Di ronde ke 3 goodman terlihat tenang sekalipun dia sedikit kesulitan menyerang karena pergerangan ruiz yang sering berganti posisi, biarpun ruiz jauh di peringkat hanya di 22 atas goodman yang nomer tapi permainan nya di ronde ini dialah yang menguasai dari segi teknik.
Di pertengahan ronde ke 5 ini yang seru, mereka saling tukar pukulan, goodman memaksa ruiz menunduk dan maju untuk memperpendek jarak.
Ronde ke 8 milik goodman, pukulan tangan kanan nya menghantam keras tapi ruiz tetap berani menyerang dengan cukup baik.
Goodman tak mengendorkan serangan sampai di ronde ke 11 menyeret ruiz ke tali, insiden kecil terjadi benturan kepala yang mengakibatkan luka di kepala goodman namun tak mempengaruhi ke unggulan nya.
Sampai detik akhir petinju 27 tahun itu mendapat skor dari juri 116-112, 115-113, 118-110 dan menambah rekor menjadi 22-2-[8 KO,
Selanjut nya Goodman akan menuju perbeutan gelar IBF yang saat ini di pegang oleh inoue namun masih menunggu karena inoue sudah di jadwalkan melawan nakatani pada 2 mei mendatang.
#Solomona #Goodman #Petters









