Persaingan kelas berat kembali berubah, saat publik mulai membayangkan duel antara Deontay Wilder dan Oleksandr Usyk, World Boxing Council (WBC) justru mengeluarkan penegasan yang mengubah rencana itu.
Presiden WBC Mauricio Sulaiman menyampaikan dengan tegas bahwa setelah menjalani satu pertarungan sukarela, Usyk wajib menghadapi pemegang sabuk interim WBC Agit Kabayel.
Sempat muncul kabar bahwa kubu Usyk membuka pembicaraan untuk menghadapi Wilder.
Baca juga:
Bahkan manajer Wilder Shelly Finkel mengungkapkan bahwa komunikasi sudah terjadi, manajer Usyk Egis Klimas juga menyebut Wilder sebagai salah satu nama besar era ini yang belum pernah di hadapi sang juara.
Bila betul terjadi duel Usyk vs Wilder sangat menarik. Teknik tinggi Usyk melawan pukulan mematikan Wilder, Otak melawan bom.
Namun jadwal dan regulasi sering kali lebih kuat dari ambisi.
Wilder sendiri sudah terikat pertarungan melawan Derek Chisora pada 4 April di O2 Arena London. Itu berarti fokus nya terpecah dan timeline nya tidak selaras dengan rencana WBC.
Sementara itu Usyk di sebut akan menjalani satu laga sukarela terlebih dahulu. Setelah itu mandat resmi WBC mengharuskan nya menghadapi Kabayel.
jika semua nya berjalan sesuai rencana federasi, Wilder tidak berada di jalur langsung menuju sabuk WBC.
Baca juga:
Siapa Agit Kabayel dan Kenapa Dia Penting?
Nama Agit Kabayel mungkin belum sebesar Wilder atau Fury namun di balik itu rekam jejak nya tidak bisa di remehkan.
Petinju Jerman tersebut memegang sabuk interim WBC setelah kemenangan dramatis atas Zhilei Zhang, kemudian di ikuti KO atas Damian Knyba.
Dia bukan penantang yang di angkat tanpa perlawanan berarti tapi meraih posisi nya melalui pertarungan nyata.
Sabuk interim dalam sistem WBC adalah tiket prioritas menuju juara utama dan WBC cukup konsisten dalam menegakkan urutan mandat nya. karena itulah Mauricio Sulaiman menegaskan bahwa Kabayel harus menjadi lawan berikut nya setelah pertarungan sukarela Usyk.
Menurut saya pribadi, keputusan WBC untuk menegaskan mandat Kabayel adalah langkah yang tepat secara struktur olahraga.
Terlalu sering kita melihat penantang resmi di biarkan demi pertarungan yang lebih komersial, jika organisasi ingin menjaga kredibilitas aturan harus di tegakkan.
Namun dari sisi hiburan dan bisnis duel Usyk vs Wilder adalah pertarungan yang lebih menjual dan lebih di nantikan publik global. Ini benturan antara regulasi dan daya tarik komersial.
Jika Usyk menghadapi Kabayel lebih dulu itu akan memperjelas tetapi juga menunda pertarungan yang bisa menjadi blockbuster.
Situasi ini menjadi ujian bagi wilder, dia tidak lagi bisa hanya mengandalkan reputasi masa lalu tap harus membuktikan diri nya lagi, jika tidak cerita kelas berat bisa bergerak tanpa diri nya.
Analisis duel Usyk vs Kabayel.
Banyak orang akan tetap memfavoritkan usyk, kita tahu dia memiliki footwork kelas dunia, IQ tinju tinggi dan stamina di atas rata rata. sudah membuktikan kemampuan nya menghadapi petinju besar seperti Anthony Joshua dan Tyson Fury.
Kabayel sendiri bukan petinju yang mengandalkan trik kompleks, dia solid, kuat, dan disiplin dan memiliki tekanan yang konsisten cukup baik bertarung dalam jarak menengah.
Namun menghadapi Usyk adalah tantangan berbeda.
1. Kecepatan dan Mobilitas.
Usyk hampir pasti akan memanfaatkan keunggulan kecepatan kaki, dia akan bergerak menciptakan sudut dan memaksa Kabayel untuk mengejar.
2. Volume Pukulan.
Usyk bukan pemukul satu dua lalu mundur. dia membangun poin melalui kombinasi. Kabayel harus mampu memotong dengan efektif agar tidak kalah angka.
3. Daya Tahan Kabayel.
Jika Kabayel mampu menahan tekanan dan menjaga nafas hingga ronde ronde akhir, dia bisa memanfaatkan momen ketika Usyk sedikit melambat.
Namun jika Usyk tampil dalam performa terbaik nya, duel ini kemungkinan besar akan berakhir dengan kemenangan angka untuk sang juara atau bahkan TKO jika dia menemukan kelemahan kabayel.
Kabayel punya peluang tapi dia membutuhkan malam terbaik dalam hidup nya.
Dampak yang terjadi bagi Wilder adalah waktu, jika dia bertarung pada April melawan Chisora lalu Usyk menjalani voluntary defense dan kemudian wajib menghadapi Kabayel maka kalender akan penuh hingga akhir tahun.
Itu berarti peluang Wilder merebut sabuk WBC tidak berada dalam kendali nya kecuali usyk memilih meninggalkan sabuk atau terjadi perubahan besar di luar prediksi.
Saat ini kelas berat semakin rumit dan bergerak cepat, tyson fury akan kembali menghadapi Arslanbek Makhmudov. Daniel Dubois vs Fabio Wardley akan perang di manchester.
Setiap sabuk punya jalur berbeda dan promotor punya rencana masing masing, dalam situasi seperti ini menjadi petinju elit saja tidak cukup tapi harus berada di tempat dan waktu yang tepat.
saat ini Wilder tanpak nya tidak berada pada titik itu.
Wilder masih memiliki pukulan paling berbahaya di kelas berat, dia bisa mengakhiri pertarungan dalam satu detik namun usia nya bertambah dan divisi ini tidak menunggu siapa pun.
Jika dia gagal mendapatkan laga perebutan gelar dalam waktu dekat nama nya bisa tergeser oleh generasi baru.
Seandai nya satu KO spektakuler atas Chisora itu bisa menghidupkan kembali tekanan publik untuk memberi nya kesempatan.
#Kabayel #Usyk #Wilder #WBC










Pingback: Profil Michael Conlan: Mantan Juara WBA Interim 2021
Pingback: Prediksi Vergil Ortiz Jr vs Erickson Lubin 2025