Tuntaskan Kontroversi, Leigh Wood Tutup Rivalitas Dengan Warrington dan Pensiun?

Leigh wood menang atas warrington dan pensiun

Tiga tahun penantian satu kontroversi yang masih jadi perbincangan akhir nya sebuah jawaban yang tidak menyisakan ruang debat.

Di Motorpoint Arena Nottingham Leigh Wood menutup kisah rivalitas nya dengan Josh Warrington lewat penampilan yang jauh lebih tegas di banding pertemuan pertama mereka.

Jika laga awal di penuhi perdebatan tentang penghentian yang terlalu cepat maka kali ini Wood memastikan tidak ada untuk protes, selama 12 ronde dia memegang kendali.

Pada pertemuan pertama tahun 2023 Warrington merasa di rugikan ketika laga di hentikan di ronde ke 7 setelah dia di jatuhkan dia mengklaim masih mampu melanjutkan, Perdebatan itu hidup lama rematch pun menjadi kebutuhan bukan hanya opsi.

Namun laga ulang di Nottingham ini justru memperlihatkan perbedaan yang lebih terang.

Wood tidak hanya mencari momen dramatis tapi membangun kemenangan secara sistematis, Footwork lebih disiplin dan Kombinasi lebih tepat sasaran.

Warrington mencoba menekan membawa laga ke pola lama yang penuh tekanan fisik namun kali ini Wood lebih siap tidak terpancing bertarung liar tidak lagi hanya mengandalkan keberanian dan daya tahan tetapi juga kontrol tempo.

Sejak ronde awal Wood memilih jarak yang tepat memanfaatkan keunggulan dan tidak memberi Warrington ruang untuk membangun serangan.

Warrington memang tangguh dia mampu menyerap pukulan dan terus bergerak maju tetapi yang hilang dari adalah efektivitas akhir, tekanan tanpa hasil nyata tidak cukup untuk memenangkan ronde di level ini.

Di ronde ronde akhir tidak ada tanda-tanda kelelahan signifikan dari Wood dia tetap disiplin hingga bel terakhir berbunyi.

Kemenangan angka yang dia raih bukan hanya sah tetapi meyakinkan.

Panas nya tensi pra pertarungan berubah total setelah laga usai kedua petinju menunjukkan rasa hormat yang tulus dan berpelukan .

Ada sesuatu tentang bertarung 12 ronde penuh yang mengubah perspektif, setelah saling memukul habis habisan ego biasa nya mereda yang tersisa adalah pengakuan terhadap ketangguhan masing masing.

Wood bahkan mengakui bahwa versi Warrington kali ini lebih lengkap secara fisik di banding pertemuan pertama, itu menunjukkan bahwa kemenangan ini bukan karena penurunan drastis lawan tapi peningkatan diri nya sendiri.

Sejak berpisah dari Domonic Ingle dan bekerja sama dengan Ben Davison Wood menjelma menjadi juara dunia dua kali di kelas bulu.

Dia membuktikan bahwa perubahan lingkungan baru bisa mengubah arah karir secara drastis.

kisah Wood ini adalah gambaran bahwa prime seorang petinju tidak selalu datang di usia 20 an, kadang kedewasaan taktik dan stabilitas mental justru muncul di usia 30 an.

Apakah Wood akan pensiun??

Kini Wood berusia 37 tahun, dalam tinju kelas bulu dan sekitar nya ini bukan usia muda, refleks menurun, recovery lebih lama dan resiko cidera meningkat.

Kemenangan atas rival besar di kampung halaman sendiri seperti penutup sempurna, Wood sendiri mengakui dia belum yakin apakah akan bertarung lagi.

Pandangan penulis, jika dia memutuskan pensiun sekarang ini adalah keputusan yang sangat tepat dia pergi dengan kemenangan dominan dan reputasi terjaga yang jelas sebagai salah satu petinju Inggris paling menghibur dalam dekade terakhir.

Namun terkadang semudah itu, tawaran besar bisa datang, pertarungan sabuk atau laga lintas divisi bisa menggoda.

Jika Wood tetap bertahan pilihan nya harus selektif, Pertarungan sembarangan hanya akan mengikis perjuangan yang sudah dia bangun.

#Leighwood #Joshwarrington

3 komentar untuk “Tuntaskan Kontroversi, Leigh Wood Tutup Rivalitas Dengan Warrington dan Pensiun?”

  1. Pingback: Hasil tinju oscar collazo vs jayson vayson 2025

  2. Pingback: Hasil Tinju Dunia di T-Mobile Arena 22 Februari 2026

  3. Pingback: Eimantas Stanionis – Petarung Keras Pernah WBA Reguler 2022

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top