Hasil Tinju Dunia Hari ini Di Caribe Royale Sabtu 21 Februari 2026 WIB

Pero menang atas haynesworth 3 ronde

Jumat malam waktu setempat di Caribe Royale Orlando Florida menghadirkan rangkaian laga yang memperlihatkan perbedaan kelas, ketenangan strategi dan ketajaman penyelesaian.

Dari kelas berat hingga junior menengah para petinju muda memanfaatkan panggung ini untuk menegaskan posisi mereka dalam peta persaingan masing masing divisi.

Sorotan utama datang dari pertarungan kelas berat ketika Dainier Pero kembali menunjukkan bahwa namanya semakin layak di perhitungkan di antara deretan prospek serius divisi ini.

Pero tidak membutuhkan waktu lama untuk mengendalikan jalan nya pertarungan melawan Donald Haynesworth.

Sejak bel pertama berbunyi petinju kidal asal Kuba itu langsung memaksakan jarak dengan jab tangan kiri yang konsisten, strategi nya mengunci lawan di luar jangkauan, memancing reaksi lalu melepaskan kombinasi keras ke arah kepala.

Haynesworth yang jauh lebih senior secara usia berusaha masuk ke dalam jarak serang, Namun setiap upaya tersebut justru membuka peluang bagi straight kiri dan hook kanan Pero yang datang cepat.

Perbedaan kecepatan tangan terlihat begitu juga akurasi, tidak ada pukulan yang terbuang sia sia dari Pero.

Memasuki ronde ke 2 tekanan mulai terasa berat bagi Haynesworth, wajah nya mulai memerah dan hidung nya mengucurkan darah cukup deras hingga sudut ring kesulitan mengendalikan nya.

Secara teknis pertarungan masih bisa di lanjutkan namun arah laga sudah tidak bisa di selamatkan.

Ketika ronde ke 3 hendak di mulai, Haynesworth memilih tetap duduk di bangku nya, keputusan sudut menghentikan pertarungan mengukuhkan kemenangan TKO ronde kedua bagi Pero.

Kemenangan ini memperpanjang tren positif nya setelah sempat mengalami momen sulit tahun lalu ketika dua kali di jatuhkan dalam satu laga, Pero kini menunjukkan strategi berbeda, dia tidak lagi tergesa gesa mencari KO spektakuler.

Pero membangun tekanan merusak pertahanan lawan secara sistematis lalu menutup laga ketika peluang terbuka.

Dengan usia 26 tahun dan latar belakang amatir Kuba yang kuat, Pero tanpak mulai menemukan ritme profesional nya, bila konsistensi ini terjaga dia bisa menjadi ancaman nyata dalam beberapa tahun ke depan.

Gabriela Tellez Menang Cepat vs Nova.

Sebelum laga kelas berat tersebut, perhatian penonton sempat tertuju pada duel kelas ringan putri yang melibatkan Gabriela Tellez melawan Crystal Garcia Nova.

Pertarungan ini sebenar nya belum menunjukkan pola jelas ketika momen penentu terjadi.

Tellez tampil agresif sejak awal memanfaatkan pukulan kanan keras nya untuk menekan Nova, dua pukulan mendarat dan langsung mengubah jalan nya ronde pertama.

Nova terlihat sempoyongan dan berusaha mengamankan diri dengan clinch, namun dalam proses tersebut dia malah mengalami cidera pada bahu kanann ya sendiri, setelah ronde berakhir dia tidak mampu melanjutkan laga.

Kemenangan pun di berikan kepada Tellez melalui penghentian sudut setelah ronde pertama.

Walau kemenangan ini menambah catatan positif dalam rekor nya situasi nya jelas bukan skenario ideal bagi kedua pihak, Tellez tentu menginginkan kemenangan yang lebih meyakinkan sementara Nova harus menerima kekalahan akibat cidera yang terjadi dalam situasi defensif.

Kemenangan ini tetap penting, di usia 19 tahun tellez masih dalam tahap pembentukan identitas sebagai petinju profesional.

Gaya bertarung nya cukup liar langsung mencari momentum dan menekan sejak awal ronde, dia juga membawa nama besar dalam keluarga nya mengingat kakak nya pernah bertarung di level kejuaraan dunia.

Namun perjalanan masih panjang, tantangan berikut nya adalah menghadapi lawan yang mampu bertahan lebih lama dan memaksa nya menunjukkan variasi taktik.

Saat itu terjadi barulah publik bisa mengukur sejauh mana potensi nya.

Alex Bray Tampil Terkontrol vs Rodrigo.

Menutup rangkaian laga utama malam itu adalah pertarungan kelas junior menengah yang menampilkan Alex Bray melawan Rodrigo Damian Coria.

Berbeda dengan dua laga sebelum nya yang berakhir cepat, duel ini berjalan penuh 10 ronde.

Bray tampil dengan pendekatan yang sangat disiplin tidak memaksakan tempo tinggi dan tidak terpancing untuk bertarung liar.

Strateginya menjaga jarak memanfaatkan tinggi badan dan jangkauan serta mengontro dengan jab, Coria memang terus bergerak maju mencoba menekan dan sesekali mengincar tubuh.

Namun tekanan tersebut tidak cukup konsisten untuk membalikkan keadaan.

Bray terlihat belajar dari pengalaman sebelum nya, dalam laga terdahulu meski menang cepat dia sempat terkena beberapa pukulan yang tidak perlu.

Kali ini dia memilih bermain aman, Uppercut di lepaskan ketika Coria masuk terlalu dalam, Pukulan di arahkan dari luar jangkauan.

Ketiga juri memberikan kemenangan angka mutlak bagi Bray, skor yang cukup lebar mencerminkan dominasi teknis nya sepanjang laga.

Bagi petinju berusia 19 tahun ini, kemenangan tersebut lebih tentang pengendalian diri dari pada sensasi, dia menunjukkan bahwa mampu bertarung 10 ronde dengan disiplin, menjaga stamina dan tetap konsisten dalam rencana permainan.

Sebagai prospek muda di divisi junior menengah, perkembangan seperti ini penting.

Bukan hanya soal kemampuan memukul keras tetapi juga kecerdasan membaca pertarungan dan menghindari resiko yang tidak perlu.

#Danierpero #Kelasberat #Hasiltinjudunia

2 komentar untuk “Hasil Tinju Dunia Hari ini Di Caribe Royale Sabtu 21 Februari 2026 WIB”

  1. Pingback: Agit kabayel: Ancaman kelas berat 2025?

  2. Pingback: Bek Nurmaganbet:Siap Mengguncang Kelas Menengah Super 2025

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top