Hasil Lengkap Tinju Dunia Hari Ini di Turning Stone Resort 1 Maret 2026 WIB

Curmel moton menang TKO ronde ke melawan flores

Turning Stone Resort & Casino New York di penuhi aksi tanpa henti dalam rangkaian laga yang menghadirkan talenta muda, duel ketat, hingga penyelesaian cepat.

Berikut rangkuman lengkap nya di susun dari partai pembuka hingga laga utama.

1. Scalzo vs Cook.

Malam di mulai dengan pertarungan kelas junior welter antara Katrina Scalzo dan Michelle Cook.

Cook menguasai laga di beberapa momen dan sempat mendapatkan dukungan dari salah satu juri dengan skor 40-36.

Di sisi lain Scalzo yang menjalani debut profesional menunjukkan ketenangan mengejutkan memanfaatkan pergerakan kaki dan jab untuk mencuri ronde tipis, satu juri memberi keunggulan 39-37 untuk Scalzo sementara juri ketiga mencatat skor 38-38.

Mereka harus puas karena duel berakhir dengan hasil imbang.

2. Andrello vs Radtke.

Petinju tuan rumah Damiana Andrello memberikan hiburan bagi publik lokal dengan kemenangan angka mutlak atas Jessica Radtke.

Radtke yang memiliki jangkauan lebih panjang memanfaatkan nya dengan baik, sedangkan Andrello memilih menyerang dalam jarak pendek memaksa pertarungan jarak dekat dan mengandalkan volume pukulan.

Strategi itu efektif dia lebih aktif dalam pertukaran pukulan dan berhasil meyakinkan dua juri dengan skor 40-36 serta satu juri 39-37.

Kemenangan ini memperbaiki rekor nya dan memperlihatkan perkembangan signifikan dalam bertarung nya.

3. Poulard vs charles.

Tak butuh waktu lama bagi Brandon Poulard untuk mencuri perhatian, dalam duel kelas junior menengah melawan Charles Scott Jr dia langsung hadir dengan serangan mematikan.

Sejak awal ronde pertama Poulard menekan lewat kombinasi cepat membuat Scott kewalahan.

Serangan bertubi tubi memaksa wasit menghentikan laga sebelum ronde pembuka berakhir, rekor sempurna 3-0 dengan seluruh kemenangan lewat KO menegaskan reputasi nya sebagai finisher tajam.

4. Mosquera III vs Sanders.

Di kelas ringan Rodrigo Mosquera III menunjukkan kontrol penuh atas Khalil Sanders, duel empat ronde Mosquera menjatuhkan lawan nya dua kali momen penting yang praktis mengunci kemenangan.

Meski Sanders menunjukkan ketangguhan untuk bangkit dan melanjutkan laga, dominasi Mosquera dalam akurasi dan tempo sulit di perdebatkan.

Ketiga juri memberikan skor identik 40-34, penampilan ini memperlihatkan kemajuan teknik dari Mosquera.

5. Shera Mae vs maribel.

Salah satu penampilan paling solid malam itu datang dari Shera Mae Patricio yang menghadapi mantan juara dunia Maribel Ramirez di kelas junior bantam.

Awal laga berlangsung keras dengan jual beli pukulan, namun setelah 30 detik pertama yang intens Patricio beralih ke pendekatan teknis, dia memanfaatkan jab dan pergerakan lateral untuk mengontrol membuat Ramirez kesulitan menekan secara efektif.

Hook kiri ke tubuh mulai menunjukkan dampak nya pada ronde ke 4, Ramirez beberapa kali terdorong ke tali ring akibat tekanan tersebut.

Memasuki ronde akhir Patricio memanfaatkan sudut serangan dan menjaga kepala tetap bergerak untuk menghindari balasan.

Meski Ramirez terus maju hingga bel terakhir pembengkakan di wajah nya menjadi gambaran siapa yang lebih unggul.

Skor mutlak 60-54 dan dua kali 59-55 mencerminkan dominasi Patricio yang kini semakin mantap melangkah di karir profesional nya.

6. Curmel Moton vs Flores.

Sorotan tertuju pada prospek muda Curmel Moton yang kembali naik ring setelah jeda terpanjang dalam karir nya.

Lawan nya Wilfredo Flores di kenal sebagai petinju tangguh yang jarang di hentikan sebelum waktu nya.

Sejak ronde pertama Moton langsung memamerkan kecepatan tangan dan agresivitas, serangan ke tubuh menjadi senjata utama untuk melumpuhkan pergerakan Flores yang lebih tinggi dan bertangan kidal.

Hook kiri Moton baik ke kepala maupun body terus mendarat dengan niat untuk merusak.

Di ronde ke 2 tekanan semakin meningkat, kombinasi tanpa jeda membuat Flores terjebak di tali ring, menjelang akhir ronde Flores tanpak sempoyongan hebat dan hanya tertolong oleh tali ring agar tidak terjatuh.

Pelindung gigi nya berlumuran darah menandakan keras nya serangan yang di terima.

Ketika ronde ke 2 berakhir Flores memilih tetap di sudut nya, pertarungan resmi di hentikan memberi Moton kemenangan TKO dan memperpanjang rekor tak terkalahkan nya menjadi 9-0 (7 KO).

7. Mills vs green.

Laga terus memanas ketika Bryce Mills menunjukkan bahwa nama nya bukan hanya besar di penjualan tiket tetapi juga serius di dalam ring.

Petinju 24 tahun asal New York itu membungkam Tobias Green lewat TKO ronde ke 4 dalam duel 10 ronde kelas junior welter.

Sejak awal laga Mills langsung membaca pola jab Green yang kurang disiplin dan memanfaatkan nya dengan pukulan kanan keras ke arah dagu.

Beberapa hook kiri ke tubuh juga di lepaskan dengan niat untuk menguras stamina lawan.

Memasuki ronde ke 2 tekanan tidak menurun, Mills mulai memvariasikan serangan dengan uppercut kiri yang saat jarak mulai memendek.

Green mencoba merespons dengan mengincar bagian tengah tubuh Mills berharap dapat memperlambat tempo agresif nya strategi itu sempat memberi hasil kecil.

Di ronde ke 3 Green menemukan sedikit peluang dia mendaratkan uppercut tajam ketika Mills terlalu lama berada di garis tengah tanpa banyak pergerakan kepala.

Momen tersebut memberi secercah harapan bahwa laga akan berubah menjadi pertarungan yang lebih seimbang.

Namun ronde ke 4 Mills mendaratkan uppercut kanan yang membuat kaki Green gemetar, melihat lawan nya kehilangan keseimbangan Mills tidak memberi kesempatan pulih.

Dia mengejar ke tali ring dan melancarkan kombinasi lanjutan termasuk pukulan melengkung dari atas dan uppercut tambahan yang membuat wasit tak punya pilihan selain menghentikan laga pada menit 1:23 ronde tersebut.

Kemenangan ini membawa rekor Mills menjadi 21-1 (8 KO) sekaligus menambah koleksi sabuk minor di kelas 140 pon.

Usai pertarungan Mills langsung melontarkan tantangan kepada Emiliano Vargas petinju muda tak terkalahkan anak dari fernando vargas senior.

Tantangan tersebut membuka kemungkinan duel besar antar prospek yang bisa mengangkat profil kedua nya ke level lebih tinggi.

8. Lorenzo parra vs Elijah pierce.

Di partai utama satu kejutan besar terjadi ketika Lorenzo Parra menunjukkan bahwa kepindahan nya ke kelas bulu tidak hanya naik divisi tanpa ancaman.

Petinju asal Venezuela itu justru membawa daya ledak yang sama bahkan lebih mematikan saat menghentikan Elijah Pierce hanya dalam dua ronde.

Laga ini sejati nya tidak hanya soal peringkat dan sabuk minor, parra naik ring dengan kondisi emosional yang tidak ringan setelah kehilangan ayah nya beberapa hari sebelum pertarungan.

Ronde pembuka berjalan cukup seimbang, Pierce petinju kidal berusia 29 tahun tanpak lebih cair dalam pergerakan awal.

Dia beberapa kali mendaratkan straight kiri ke tubuh yang efektif menahan agresivitas Parra, Pierce mencoba mengendalikan dan memaksa Parra berfikir dua kali sebelum masuk ke area berbahaya.

Namun memasuki ronde ke 2 berubah drastis, Parra mulai meningkatkan intensitas tekanan.

Dia memotong sudut ring membuat Pierce bergerak mundur ke arah tali, momen krusial datang ketika Parra berhasil menjebak lawannya tanpa ruang keluar.

Dalam rentang detik yang sangat singkat tiga pukulan keras di lepaskan secara beruntun, Kombinasi tersebut mendarat telak dan langsung menghilangkan respons Pierce wasit Ricky Gonzalez tidak menunggu lama untuk menghentikan laga pada menit 1:44.

Kemenangan ini menjadi spesial, Pierce sebelum nya tengah menikmati 12 kemenangan beruntun dan menempati posisi elite dalam peringkat 126 pon.

Menghentikan petinju dengan seperti itu bukan perkara mudah, Parra bukan hanya meraih sabuk minor tetapi juga membuka pintu menuju persaingan gelar dunia yang lebih serius.

Rekor Parra kini berkembang menjadi 24-1-1 (18 KO), satu satu nya kekalahan profesional nya pada 2017 dia tampil konsisten dan semakin dewasa dalam pengambilan keputusan di ring.

Perpindahan dari bantamweight ke featherweight terbukti tidak mengurangi ketajaman pukulan nya.

Sementara itu kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Pierce (21-3, 17 KO) selain memutus rangkaian kemenangan nya hasil tersebut juga mengguncang posisi nya di peta persaingan kelas bulu.

#Curmelmoton #Lorenzoparra #Hasiltinjuterbaru

2 komentar untuk “Hasil Lengkap Tinju Dunia Hari Ini di Turning Stone Resort 1 Maret 2026 WIB”

  1. Pingback: Prediksi Devin haney vs Brian norman jr 2025

  2. Pingback: Navarrete Satukan Gelar, Nunez Tumbang Ronde 11

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top