Sabtu malam di flensburg jerman menghadirkan beberapa pertarungan seru yang sayang kita lewat kan.
Dari kelas menengah super, Can Goek membuka malam dengan cara yang cukup dewasa untuk petinju muda. Menghadapi veteran Nicaragua Robin Zamora, Goek tidak berburu mencari KO. dia tahu persis lawan nya sudah makan asam garam di ring.
Pertarungan sesama southpaw ini berjalan dalam tempo sedang. Goek banyak bermain memanfaatkan jab sedangkan Zamora sesekali membalas memberi jeda serangan dari goek.
Baca juga:
Enam ronde berlalu tanpa kejutan. Kartu nilai berpihak pada Goek dan itu keputusan yang sulit di bantah. skor dari juri 59-55. 59-54. 58-56.
Berbeda dengan laga sebelum nya, pertarungan Ekin Erol di kela berat ringan berlangsung singkat dan keras. Menghadapi Hayden Sheriff, Erol langsung menunjukkan niat nya sejak bel pembuka.
Sheriff jatuh dua kali dalam waktu singkat. Bukan karena satu pukulan ajaib, tapi karena pertahanan yang tidak siap menerima hantaman.
Wasit menghentikan laga di menit pertama. kemenangan cepat ini yang menaikkan nama nya di depan publik lokal. sementara untuk Sheriff ini malam yang ingin segera di lupakan.
Lanjut di kelas menengah, Robert Roman Menghadapi Gregorio Dominguez yang jauh lebih berpengalaman namun Roman tidak terlihat gentar.
Ronde pertama dia gunakan untuk membaca gerkakan lawan. Di ronde kedua dominguez mulai tertekan terkena beberapa pukulan dan sempat terjatuh. Meski masih bisa berdiri kerusakan sudah terlihat.
Saat ronde ketiga seharus nya dimulai, Dominguez memilih tidak melanjutkan atas arahan dari team nya agar tidak mengalami cidera.
Roman melanjutkan rekor sempurna dengan cara yang meyakinkan.
Kemudian di kelas menengah super, Christian Patzke vs Dean Porter dua debutan memberi pertarungan yang lumayan seru. Tidak ada beban atau hitung hitungan rumit. Mereka bertukar pukulan mencoba menunjukkan karakter masing masing.
Empat ronde berjalan seimbang. Ada momen untuk Patzke ada juga ronde milik Porter. Hasil imbang 38-38 di semua kartu terasa adil. Untuk dua petinju yang baru memulai ini fondasi yang baik.
Lanjut Alexander Chupil tidak butuh waktu lama. Dua knockdown di ronde pertama membuat Ajemani Amani Jr terlihat kehilangan semangat. Saat ronde kedua seharus nya di mulai Amani memilih tidak keluar.
Kemenangan cepat ini memeperpanjang rekor nya menjadi 16x menqng dengan 11 KO/TKO.
Laga berikut nya ini mungkin momen paling aneh, Viktor Faust hanya butuh 18 detik untuk merebut sabuk WBO European heavyweight.
Sebuah jab membuat Todorche Cvetkov goyang, Tidak ada kombinasi brutal atau rentetan pukulan panjang. Cvetkov berlutut dan memilih tidak melanjutkan.
Penonton sempat terdiam heran apa yang sedang terjadi. Faust menang, sabuk di dapat, tapi rasa puas itu tidak sepenuh nya ada. Ini salah satu kemenangan tercepat tapi juga paling membingungkan.
Pertarungan sesama Hamburg ini lebih serius. Darian Yasar masuk ke ring dengan sistematis menghadapi Menal Meno Topcu yang datang dengan rekor tak terkalahkan.
Knockdown di ronde ketiga mulai mengubah arah pertarungan. Yasar terus menekan membuat nya kehabisan tenaga. Ronde ke enam knockdown kembali terjadi.
Topcu sudah tidak sanggup membalas. Handuk masuk. Yasar merebut gelar WBF Euro dengan cara yang tegas dan tanpa perdebatan.
Di partai utama, Freddy Kiwitt mempertahankan gelar WBF super welter dan merebut sabuk WBO Global yang kosong. Skor juri cukup lebar dan jalannya laga mendukung itu.
Kiwitt mengontrol hampir seluruh ronde dengan jab dan hook kiri yang tajam. Suleiman Jafaru bukan lawan yang pasrah. dia sempat memberi tekanan lewat ledakan pukulan singkat membuat Kiwitt harus tetap waspada.
Namun secara keseluruhan Kiwitt terlalu licin. dia meredam nya dengan footwork dan counter yang tajam.
Hasil akhir para juri memberi nya skor 118-110. 117-111 dan 117-110.
#Hasiltinju #Tinjudunia #Tinjuhariini










Pingback: Nelson Asofa Solomona KO Cepat, Sejauh Mana Asli nya?
Pingback: Wladimir Klitschko ingin Comeback, Di Dukung Oleh Usyk