Dua laga di segmen utama zuffa boxing 2 menampilkan hasil yang berbeda. Yang satu remuk secara dramatis setelah hampir mengunci kemenangan, yang satu nya menang tipis dalam duel keras yang lebih seperti adu nyali ketimbang adu taktik.
1. Gvozdyk vs kalajdzic.
Oleksandr Gvozdyk datang ke ring dengan gestur berlebihan, tidak buang energi dari detik pertama, jelas ingin menyelesaikan pekerjaan dengan cara efisien.
Radivoje Kalajdzic langsung mendapat pelajaran mahal di awal, Sebuah kombinasi cepat cukup untuk menjatuhkan Kalajdzic dan memberi tanda bahwa malam ini seharus nya berjalan satu arah.
Baca juga:
Kalajdzic memang tidak menyerah, dia bangkit bertahan, Gvozdyk lebih tenang serangan ke badan di ronde ke 4 kembali membuat Kalajdzic jatuh seolah menegaskan bahwa ini hanya soal waktu.
banyak yang mengira Gvozdyk sedang melaju menuju kemenangan aman.
Lalu datang ronde ke 7, satu pukulan kanan Kalajdzic telak menghantam mengguncang keseimbangan Gvozdyk, dalam hitungan detik serangan lanjutan menjatuhkan nya penonton di arena langsung heboooh.
Yang lebih buruk datang setelah nya Gvozdyk mampu berdiri tapi naluri nya sudah terlambat, Kalajdzic melepaskan satu pukulan kanan lagi lebih keras yang membuat nya tersungkur untuk ketiga kali.
Gvozdyk berdiri, tapi tubuh nya tremor akhir nya wasit tidak punya pilihan selain menghentikan laga.
Dalam satu ronde, semua yang di bangun Gvozdyk selama bertahun tahun ancur lebur terkubur bersama luka di dalam batin.
Ini pembuktian kalajdzic bahwa kesabaran dan satu pukulan tepat bisa mengalahkan resume sehebat apa pun.
2. Bohachuk vs Butaev.
Jika laga sebelum nya adalah drama jatuh bangun, duel Serhii Bohachuk vs Radzhab Butaev adu keras yang tak kenal lelah.
Sejak awal, Butaev tidak tanpak seperti petinju yang baru naik kelas. Pukulan pukulan nya punya bobot dan beberapa di antara nya membuat bohachuk sedikit agak kesulitan.
Memasuki paruh kedua laga perubahan mulai terlihat, tubuh butaev mulai mengkhianati ambisi nya, Bohachuk meski menerima banyak pukulan tanpak sedikit lebih konsisten dalam menjaga tekanan.
Di ronde akhir Bohachuk mendaratkan pukulan mencetak poin lalu bertahan dan cukup efektif untuk membuat juri terpecah.
Keputusan mayoritas sesuai dengan jalan nya laga. Tipis tidak meyakinkan sepenuh nya tapi juga sulit di bantah.
Bohachuk keluar sebagai pemenang, sementara Butaev harus menerima bahwa keberania nnya tidak cukup tanpa stamina seperti kuda liar.
Gvozdyk belajar bahwa pengalaman tidak kebal terhadap kesalahan, sedangkan bohachuk belajar bahwa menang tidak selalu berarti meyakinkan.
#Oleksandrgvozdyk #Hasiltinjuhariini










Pingback: Hennessy Menang, Tapi Belum Terlihat Siap Naik Level
Pingback: Ranking 1 WBO, Brandon Adams Kembali Bersinar